BSFC – ELECTRIC HEART

Electric Heart

Cast                 : Choi Minho, Lee Taemin, Kim Gweboon, Kim Jonghyun, Lee Jinki, Choi Jiyeon

Genre              : Romance ( aku kurang ngerti genre )

Rating             : PG – 15

Leght               : more than 3000 words

**********************************************************************

Sial..

Kata pertama yang dapat ku ucapkan sekarang. Belum genap 30 menit tubuhku berada dalam kelas, Rektor kampus telah membunyikan gendang untukku segera menemuinya di ruang penghakiman kampus.

 

” Kenapa aku dipanggil ? ” tanyaku pada seseorang dibalik pintu yang hanya dapat mengangkat bahu menjawab pertanyaanku. Aku akan berakhir selama 2 jam di ruangan rektor menyebalkan itu, sepertinya.

 

Mengapa aku mengatakan sepertinya ? Karena siapapun yang berhadapan dengannya berarti benar – benar dalam bahaya besar. Aku berani bersumpah, terahir kali aku tau seorang temanku keluar dari ruangannya dengan wajah pucat berakhir menangis di toilet kampus selama berjam – jam. Oh baiklah Choi Minho, bersiaplah untuk menghadapi kenyataan apapun. Aku merasa tak melakukan kesalahan apapun, so why should I afraid with ? Setelah aku izin keluar dari kelas, sepanjang perjalanan menuju ruangannya mulutku merapal kata – kata yang ku keluarkan tanpa ku mengerti apa maknanya..

 

Tok Tok Tok

 

” Masuk.. ” suara baritonenya terdengar mempersilahkanku masuk, aku tersenyum sedikit kemudian mebawa masuk tubuhku kedalam ruangannya.

 

” Permisi Sam, apa anda mencari Choi Minho ? ”

 

” Ne, apa kau Choi itu ? ”

 

‘Choi itu’ ? Aku tersenyum menyembunyikan kekesalanku, kemudian mengangguk..

 

” Ne Sam, Aku Choi Minho.. ”

 

” Baiklah Choi, silahkan duduk.. ”

 

Lagi – lagi aku terpaksa harus tersenyum menyembunyikan kekesalanku, setelah memanggil namaku seenaknya kini namja tua menyebalkan yang ku panggil ‘Sam’ itu tak melirikkan matanya padaku alih alih menggerakkan kepalanya menghadapku. Dengan berat hati aku duduk di hadapannya, kursi ini lebih terasa seperti kursi pesakitan, aku tak akan berahir disini bukan ?

 

” Kau tau kesalahanmu Choi ? ”

 

” ….. ” aku menggelengkan kepalaku

 

” Semester berapa kau saat ini ? ”

 

” Semester 7 Sam.. ” kini ia menghentikan kegiatan menulisnya, melepas kacamatanya, dan menatap tajam padaku.

 

” Lebih tepatnya menuju semester 8 Choi, kesalahan yang kau lakukan adalah karena kau tak memenuhi syarat untuk melanjutkan ke semester 8.. ”

 

menyeritkan dahiku bingung, syarat apa ?

 

” apa kesalahanku Sam ? ”

 

” kau tanya apa kesalahanmu ? Kau inging mengulang tahun depan Choi ?! ”

 

Aku kaget, sebenarnya bukan karena suara Sam, tetapi karena ia mengatakan ‘mengulang tahun depan’ dan diiring hentakkan keras dari meja kaca dihadapanku yang berbunyi karena benturan cincin – cincing besar yang melingkar di jarinya..

 

Rektor dan dukun pun tak dapat di bedakan lagi di tahun 2013 ini.

 

” Mengulang ? Maaf Sam, tapi aku tak mengerti maksudmu.. ”

 

” Tugasmu untuk bulan ini mana Choi ? ”

 

BANG ! Itu dia, tugasku !

 

” ahh anu, itu Sam.. ” aku tersenyum canggung, kepalaku gatal

 

” Teman – temanmu sudah mengumpulkan semua, bahkan yang kuberi nilai D pun ada, tapi mengapa seseorang dengan tingkat kecerdasan bermusik taraf Internasional sepertimu tak mengumpulkan tugas ? ”

 

Aku menelan ludah

 

” Apa yang menjadi masalahmu Choi ?! ”

 

” Baru kali ini Sam aku kesulitan mengerjakan tugasku.. Aku tak mengerti mengerjakannya bagaimana.. ”

 

” Apa susahnya Choi ? menciptakan lagu bertemakan bebas, kau hanya perlu memeras otakmu untuk menulis liriknya dan kau mengerti nada, kau mengerti music untuk mengaransementnya menjadi sebuah Harmoni.. ”

 

” Sam, menciptakan lagu tak semudah itu bagiku.. ”

 

” putarlah sedikit otakmu Choi, apa kau tidak malu dengan temanmu ? Hah ? ”

 

” menulis dan merangkainya menjadi nada bukanlah soal otak Sam.. ”

 

” lalu soal apa ? Aku tak ingin mendengar banyak alasan.. Bisa kau kumpulkan tugasmu dlm 1 minggu ? aku tak bisa memberikan kelonggaran lebih banyak padamu.. ”

 

” Aku akan berusaha Sam.. ”

 

” Tak ada alasan, kalau tugasmu tak terpenuhi maka untuk semester ini kau harus mengulang tahun depan.. ”

 

Aku pusing, tak ada satupun temanku yang dapat membantu bahkan Kim Jonghyun sialan itu pun tak bisa. Aku diam tak dapat menjawab, aku tak ingin mengulang karena itu aku harus menyelesaikannya..

 

Dafuq lalalalalala lalalalalala ~

 

 

Dari mana harus aku mulai ?

Aku tak memiliki ide, Sama sekali. Atau mungkin aku salah memilih tempat ?

 

” Kodok ! ”

 

Suara itu, suara terkutuk ! Aku terus saja berkerja keras, memeras otakku, tema apa yang harus aku angkat ? Tak ada satu pun ide bersarang di otakku saat ini, ditambah lagi dengan sosok terkutuk yang kini duduk di Sampingku..

 

” aku dengar kau dipanggil Rektor ? why ? ”

 

” berisik, aku sedang konsentrasi.. pergilah”

 

” ow ow ow, tugas bulan ini belum kau selesaikan ? Pantas saja namja tua itu mencarimu.. ”

 

” kalau kau tak berniat membantu, lebih baik kau pergi Hyung.. ”

 

” Ya ! kau berani mengusirku ? Kau fikir aku siapa hah ? ya choi minho seharus- ”

Aku mendelik padanya, Dosen macam apa yang mengajar dengan pakaian santai seperti ini ? Ia lebih terlihat seperti mahasiswa disini ketimbang seorang Dosen..

 

” oh ya, kompetisi akan dimulai beberapa minggu lagi, latihan akan semakin rutin dirumahku ne, kita harus menang lagi tahun ini.. !! ” ucapnya

 

” soal kompetisi kita bicarakan nanti, bantu aku buat tugas.. Astaga, tugas 1 bulan harus aku selesaikan 1 minggu ?! ” menjambak rambutku frustasi

 

ia tertawa terbahak bahak – bahak..

 

” Minho, tugas itu perihal pribadi, aku tak bisa ikut campur, Rektor pun akan tau kalau ada campur tanganku, karyaku terlalu lekat dimatanya.. Aku tau masalahmu, mencobalah untuk terbuka dan temukan apa yang kau cari.. ”

 

” aku tak mencari apapun.. ”

 

” jelas kau mencari, sesuatu yang hilang itu harus kau dapatkan kembali Minho.. ”

 

tau apa ia mengenai hidupku, memang iya Jjong Hyung sosok yang sangat baik padaku, bahkan sudah kuanggap Hyung ku sendiri juga adiknya Gweboon yang juga berteman baik, bahkan sangan baik denganku.

 

Dan mereka juga tau, bahwa keluarga tak seharusnya menjadikanku robot dikediamannya.

 

 

” Gwee !! ”

 

aku memanggil Gweboon saat ia berada di beranda kampus. Terlihat sedang memegang handphone touch pinknya dengan tampang panik, aku mengerti wajahnya.

 

” oh hai Minho, ada apa ? ”

 

” Kau panik ? apa sesuatu terjadi ? ”

 

” ah ani, aku sedang mengkhawatirkan seseorang.. Jinki Oppa sedang dalam perjalanan kesini.. ada apa ? ”

 

” kau mengkhawatirkan Jinki- oh, siapa Jinki, Gwe ? ” ia berdiri dan menggerak gerakkan kakinya gelisah, wajahnya tampak tak fokus dan seperti sedang menunggu seseorang yang jelas terlihat karena sedari tadi ia melihat pada jam tangan manis pemberianku yang berada di tangan kanannya.

 

” Akan ku ceritakan nanti, Ia kekasih ku.. Hmm Minho, apa kau sedang free hari ini ? ”

 

” hari ini ? Ada tugas sih, memangnya ada apa ? ”

 

” ku jelaskan nanti, aku duluan yaa.. ” melambaikan tangannya padaku dan kemudian menghampiri sebuah mobil sport berwarna putih yang menjemputnya, mobil ini jelas bukan mobil Jonghyun Hyung.

 

” Ne, hati – hati, nanti malam aku kerumahmu.. !! ”

 

 

Tok Tok Tok

 

” Ne… ”

 

Beranjak dari tempat tidur untuk membuka pintu kamarku, kalau bukan Jiyeon pasti umma..

 

” Oppa.. ”

 

” ne ? Musun mariya ? ” tanyaku to the point

 

” ani.. Apa aku mengganggu ? ”

 

” masuklah.. ” karena melihat wajahnya yang sudah pasti kupahami ada sesuatu ku izinkan ia masuk kedalam kamarku.

 

Setelah Jiyeon masuk kemudian menutup dan mengunci kembali kamarku. Aku terbiasa untuk menutup bahkan mengunci kamarku, hanya Jiyeon -adik perempuanku-  dan Ummaku yang datang ke kamarku, tak ada orang lain kecuali mereka.

 

Sebenarnya aku masih memiliki Appa dan seorang Hyung, tapi karena beberapa hal yang tak kumengerti mereka jarang bicara padaku, perempuan dirumah ini adalah penghubung kami bertiga yang jarang bertemu dan jarang saling bicara.

 

” ada apa Jiyeon ? ”

 

Aku duduk di kursi meja belajarku dan Jiyeon duduk di tempat tidurku. Ia menyilangkan kakinya dan duduk dengan nyaman, kemudian ia memandangku dan tersenyum.

 

” Aku mau tanya boleh ? ”

 

” Boleh, tanya apa sih.. ? “

 

” Apa oppa punya yeojachingu ? ”

 

” Yeojachingu ? ”

 

” ne ! Oppa, apa rasanya punya kekasih ? Ceritakan padaku.. Pleasee… ”

 

Kekasih ? Yeojachingu ? Apa itu Gwebon ?

 

” teman perempuan sih aku punya, kalau kekasih sih.. ”

 

” yah Oppa, don’t be shy to mee.. ” Aku berfikir lagi, menatap Dongsaengku kemudian duduk di sampingnya dan menatapnya tajam..

 

” yah, anak kecil sepertimu belum pastas punya kekasih, lulus saja SMA dulu ! ”

 

” Oppa.. Kalau Oppa diberikan hadiah dari perempuan, hadiah apa yang Oppa harapkan ? yang mahal atau yang so sweet ? ”

 

” so sweet apanya ?! aku bilang pada Umma yaa.. Sana – sana keluar, pertanyaan tak bermutu.. ”

 

” Aku kan belum selesai tanyaa.. Yaa, Oppaaa.. Jawab pertanyaan ku duluu.. ”

 

Aku menyeretnya keluar dari kamarku, ia terus saja menggelepar – gelepar tak karuan, menunjukkan kemanjaannya padaku yang tak akan berhasil kali ini.

 

” kau mengganggu ku, sana belajar.. ! ”

 

aku menutup pintu tak memperdulikan teriakannya yang semakin menjadi. Bagaimana bisa aku jelaskan sementara aku tak mengerti pertanyaan semacam itu ?

 

 

Aku putuskan untuk berjalan menuju rumah Gweboon malam ini, menikmati angin malam sesekali aku rasa lumayan untuk menghilangkan penat, atau mungkin bisa membuatku menjadi cemerlang dengan tugasku, aku terus berfikir bagaimana agar aku dapat menyelesaikan tugasku, Gweboon pasti akan membantu, tapi apa anak Kedokteran mengerti soal Music ?

 

Semakin lama aku mulai menyesal juga berjalan menuju rumah Gwe, rumahnya hanya berjarak beberapa blok dri rumahku. Tas berisi Saxophone yang ku sandang di bahuku terasa semakin berat saja, walaupun sebenarnya bukan karena Saxophone sih tapi karena pemikiran bodohku yang tak kunjung membaik mengingat bagaimana tragisnya masa depanku dengan tidak dikumpulkannya tugas.

Ini adalah kali pertama aku merasa kesulitan untuk mengerjakan tugasku. Permasalahan pokok dari tugasku kali ini adalah aku tidak tau apa pokok permasalahannya.

 

Ting Tong

 

” Nee ~ ”

 

” Hai Gwe.. ” aku tersenyum pada Gwe yang menbuka pintu untukku, didepan rumahnya ada mobil sport putih yang kuyakini bukan miliknya terparkir.

 

” Oh Minho, ayoo masuk.. ”

 

” Ada tamu ya ? Mobil siapa didepan ? ”

 

gwe hanya tersenyum, pemandangan tak biasa bagiku karena wajah Gwe sedikit merona.

 

” Iya, teman Jjong Oppa.. ”

 

” Ya Gwe, kau berhutang cerita padaku.. ” Gwe hanya tersenyum dengan rona wajah yang semakin menjadi di wajahnya.

 

” Akan ku kenalkan kau padanya malam ini.. ”

 

Kucing betina yang dulu galak kini sudah menemukan majikan yang bisa menjinakkannya. Apa tak aneh kalau kini ia berjalan dengan wajah merona mengalungkan tangannya di lenganku dan kami beriringan, wajahku tak lepas memandang wajahnya yang tak melepaskan senyumnya dari tadi.

 

“ Jongg.. !! Ada Minhoo.. !! “

 

“ Dia Oppamu Gwe -…..-“

 

Gwe memang sangat ‘sopan’ pada Oppanya, mereka berdua hidup bersama selama kurang lebih 3 tahun setelah kedua orang tua mereka meninggal. Aku bangga pada mereka berdua, keadaan keluarga mereka bukanlah keluarga yang tergolong kaya sebelumnya, namun setelah kematian kedua orang tunya, Jjong Hyung yang merasa bertanggung jawab akan kelangsungan hidupnya dan kehidupan adiknya menemukan apa yang dapat ia jadikan sebagai nafkah bagi mereka. Kedua orangtua mereka adalah seorang seniman murni dengan berbagai macam keahlian. Ibunya adalah seorang penari contemporer berotak cerdas atas penghargaan olimpiade Sainsnya, sementara ayahnya adalah seorang pemusik yang pandai melukis dan merangkai kata – kata.

 

Jadi tak sulit bagiku untuk memahamin, Gwe adalah seorang calon dokter muda cantik yang pandai menari, dan Jonghyun Hyung adalah seorang perayu ulung dengan music dan bait lagunya.

 

Kemudian Gwe meninggalkanku sendiri disini, menghempaskan tubuhku duduk di sofa ruang tengah dan mengeluarkan Saxophone dari dalam tas dan membersihkannya.

 

“ Oh hai Minho, biasanya kau akan datang 1 jam lagi.. “

 

“ aku hanya sedang malas saja dirumah, Jiyeon merecokiku dengan pertanyaan – pertanyaan yang tak kumengerti.. ah ya, dan aku juga ingin menagih janji darimu dan juga dari adikmu.. “

 

Jonghyun hyung yang turun dari ruangan kerjanya dilantai 2 menyerit heran.

 

“ Janji yang mana ? “

“ Bantu aku membuat tugas ?! “

 

Kemudian Gwe datang bersama sebuah nampan dengan 5 buah gelas Teh panas diatasnya. Ia masih belum melepaskan senyum dari bibirnya, pipinya merona dan sesekali ia mencuri pandang pada teman Jjong Hyung yang tak ku ketahui namanya. Mendecak sebal, kenapa kedua kakak beradik ini terlihat idiot ?

 

“ Taruh dimeja saja Gwe, Taemin sudah tidur sekarang, biarkan saja.. “ ucap Namja teman Jjong Hyung, Gwe hanya mengangguk dan kemudian meletakkan teh diatas meja dan duduk bersama kami di ruangan ini.

 

“ Perkenalkan, aku Jinki, calon adik ipar Jonghyun.. “ tiba – tiba namja yang tak ku ketahui namanya itu bicara dan memperkenalkan diri padaku. Aku tersenyum dan memperkenalkan diriku juga, diluar dugaan ia mengenalku.

 

“ Aku salah satu juri dari kompetisi Internasional yang kau ikuti beberapa tahun terahir ini.. “

 

Aku terkejut bukan main, ternyata ia bertanah kelahiran sama dengaku. Kalau ia juri berarti aku yakin, ia master dalam music. Pernyataannya tadi membuatku semakin on fire untuk mengikuti kompetisi ini. Aku merasa bangga dapat menjadi wakil dari negaraku dalam kompetisi ini.

 

“ Apa benar pemenang kompetisi Internasional ini tak dapat mengerjakan tugasnya sendiri ? apa jadinya yah kalau yang lain tau tentang kesulitanmu ini Minho-ah ? kenapa selama ini kau tak mencari solusi ? “

 

“ aku sudah mencari solusi tapi tak dapat ku temukan, well permasalahannyapun aku tak tau.. bermusik bukan perihal memutar otak bagiku, tetapi soal bagaimana menuangkan perasaan dlam laguku.. sementara apa yang bisa aku tuangkan dalam laguku ? “

 

Mereka bertiga hanya tertawa, apa aku diremehkan sekarang ? oh well, beri tahu aku apa yang menjadi masalahku, jadi tugasku dapat terselesaikan dengan mudah dan kau tak akan mengulang tahun depan.

 

“ Minho, cinta itu indah sekali.. sangat indah walaupun terkadang menyakitkan, tak semua cinta akn berakhir tragis, aku menyakini itu.. selama kau menyakini hubunganku dengan Gwe akan baik baik saja, aku yakin tak akan ada yang tersakiti.. kau bisa lihat dia sekarang.. “ Gweboon memerah, ia malu bahkan sangat malu, aku tercengang dengan kenyataan yang kuhadapi di depoan mataku sekarang.

 

Gweboon adalah kucing betina galak yang akan menyalak walaupun tak di ganggu. Tapi siapa yang di hadapanku sekarang ? Gweboon yang sama dengan yang kukenal, Gweeboon yang kini dapat malu dengan semburat merah dipipinya, bahkan sampai ke telinganya tanpa disentuh dan hanya melalu kata – kata..

 

“ Gwe.. are you okay ? “ aku bertanya padanya

 

“ Hm.. “ menggangguk pelan “ Aku permisi kekamar, lanjutkan pembicaraaan kalian.. aku mau tidur, ju- Jumuseyo.. “ ucapnya malu dan menunduk, kenapa ia terlihat begitu manis ?

 

“ kau akan merasakannya, pasti.. “

 

 

Dan disinilah aku, mencari cari seperti orang gila sejak 30 menit yang lalu. Aku mendengar instrumen gitar, indah dan merduuu sekalii.. beberapa kali aku memutar kampus untuk menemukan darimana asal suara gitar itu. Masih mengalun indah, kenapa tak pernah berhenti, seolah ia menikmati juga apa yang kini aku nikmati. Dan ya, aku bertemu pemilik music indah ini.

 

Aku membeku ditempatku, apa ia benar seorang manusia ?

Aku jujur, aku merasakan ribuan Volt listrik menyambar tubuhku..

Mengapa senyumnya seindah itu ?

Apa ia tak lelah terus tersenyum menatap gitarnya ?

Ia berucap tanpa mengeluarkan suaranya memetik gitar dipangkuannya dengan nyaman. Aku bersumpah pada Tuhan, ini adalah rezeki tak terduga lainnya yang tuhan berikan padaku selain karena kau bersyukur aku dilahirkan.

 

Ketika aku ingin menghampiri sosok malaikat itu, ada suara lain menginterupsiku.

 

“ Minho.. “

 

“ Ne.. “ aku menoleh, ternyata Gwe, ia tersenyum padaku

 

“ kau suka pada Taemin.. ? “

“ Taemin ? Taemin siapa ? “

 

“ Gadis disana yang sedang bermain gitar disana.. “

 

“ Jadi namanya Taemin ? “

 

“ kau tau banyak tentangnnya gwe ? “ Gwe tersenyum padaku

 

“ Banyak, banyak yang ku ketahui tentangnya.. ia adalah sepupu jauh Jinki hyung. Gadis periang yang yang banyak tingkah, membawa kebahagiaan pagi seluruh orang disekitarnya.. kau tau Minho, ia sebenarnya bisu.. “

 

“ Bisu ? “ aku memandangnnya tak percaya, kemudian melihat kembali pada Taemin yang masih setia dengan alat musicnya, ia merapal kata – kata tanpa suara yang terlihat sangat indah, menggemaskan dan bibinya membuatku jatuh cinta. Ya, aku jatuh cinta.

 

“ ya, kami heran padanya. Ia tak memiliki kedia norang tua sejak ia berusia 10 tahun, belajar gitar secara otodidak dan sangat mencintai music, music adalah separuh hidupnya.. “

 

Aku tertegun

 

“ Jinki Oppa mengatakannya padaku, ketika ia bertanya kepada Taemin mengapa ia tak pernah mengeluh, Taemin menjawab.. Mengeluh disaat berada disuasana yang tak dinginkan bukanlah hal yang tepat, tapi berusahalah untuk menciptakan suasanamu sendiri dengan sebuah kemampuan, dengan begitu siapapun akan merasa nyaman untuk masuk dalam dunianya, dan ia memilih music sebagai alat pemersatu kita semua.

 

Aku kembali tertegun, ternyata masih banyak yang tak lebih beruntung dariku. Aku tumbuh tanpa kasih sayang, dan kemudian aku menemukan Jjong hyung dan Gweboon karena musicku, dan yang terahir aku menemukan apa yang aku cari, yaitu cinta dan kasih sayang.

 

You melt like chocolate candy
In this exact moment, you’re electric heart
Stop all your eyes at this time
Right now, I’m electric heart

All the meaning of the world disappears
You and I are the only two left
Even if I block my eyes, lips, ears, and all
Your scent becomes stronger
My love is activated

I go crazy from your stare, action, speech
Your arrogant, conceited attitude
My heart feels like it’ll explode
Move, don’t compare me to other guys
Your perfect attraction
You gonna need me
Oh, drive me crazy

It’s closer to fear than uneasiness
From this continuous shiver that seems like a dream, I
Just like this feeling, you

A little more closer
But you become far away again
Then you steal my heart
This trembling heart
For the first time you guide me
Electric heart

This mysterious feeling
My becomingly hysteric appearance ([Onew] Are you ready?)
Whisper to me, come to me, oh my baby
In this rhythm tonight, swing, my lady
My love is activated (Now start)

It’s closer to fear than uneasiness
Don’t say it’s not from this
Continuous shiver that seems like a dream
You steal my heart

I go crazy from your stare, action, speech
Your arrogant, conceited attitude
My heart feels like it’ll explode
Move, don’t compare me to other guys
Your perfect attraction
You gonna need me
Oh, drive me crazy

I go crazy from that stare of yours
My heart feels like it’ll explode
Move, don’t compare me to other guys
Your perfect attraction
You gonna need me
Oh, drive me crazy

This feel is really like an electric comes to me..

 

19 responses to “BSFC – ELECTRIC HEART

  1. eunggggg~ pengen tau lbih banyak soal taeminnn, pngn baca kelanjutan hubungan minho taeminnnn, pengennnnnnnn!😄

    Perasaan itu emng luar biasa ya, bukti ny minho, baru liat taem sebentar lngsung trsirat lirik lagu berbait2 xD

    author, naiseuuuuu #nice #lol

  2. kasihan banget taemin dia kan pemain utama wanita difanfic ini,tapi bagianya bahkan seperti pemain figuran#plak
    ini mah kayak sigwe ya yang jadi aktris utamanya

    tapi aku suka ceritanya pkai bgt thor..meskipn aktrisnx#taemin bagianx kecil tapi cara pengambaran sosok tae dterakhirnx dpt bgt..aku ngbygn taemin cntik bgt dh klw main gitar mskpun bisu sklipun..lgian minong juga dapat ide buat lirik krn lihat si mungil..lngsung jatuh cinta lagi..kpingin ada lanjutanya thor#abaikan

    semoga menang

  3. Yg main castnya cm Minho di sini.
    Jinboon juga nanggung. Yg lainnya juga. Taemin, cm muncul di akhir.
    Ide ceritanya oke kog, tinggal pengemasannya aja kudu lebih baik lagi.
    Semangat author-sii!

    To Gey Eon, Taemin gak boleh diganti namanya ya kalo jd SG? Aku bingung gender jadinya kalo namanya tetep.*lol,who care?

    Jinboon My OTP!
    Blinggey Jjang!

  4. sebernya sih.. aku udah seneng sama epep ini.
    tapi lg asik-asik baca, lagi penasaran-penasarnnya bgt, eh malah END. jadinya aku pecahin gelas deh soalnya geregetan..

    aku sih ga masalah ending mau kaya gini aja, tapi…. setidaknya ada scene yg bikin moment sweet gituh..

    yah biarlah, biar authorny yg menentukan nasip 2min.

    tante aku pergi ke mol
    pergi bareng sepupunya
    biarpun epepnya kurang pol
    tapi two tumbs up buat authornya~😄

    FIGHTING!!!

  5. mian jujur kalau saya baca ff ini agak nanggung
    karna minho blm jelas dia bisa menyelesaikan tgs.a atau tdk
    memang dia telah mndptkan clue tp itu semua blm cukup bagi sy
    #kalau boleh saran yah thor seharus.a dibuat sampe minho dapat mnyelesaikan tgs.a

    dan juga bagian taemin pun hanya sdkt banget
    dan itupun diambil dari sudut pandang minho ama gwe

    tp secara keseluruhan ff ini uda bgs kok.

    Hwaiting thor

    bye. . .

  6. yaaahh tam muncul dikittt banget,,, walaupun bisu en gak bisa berdialog tapi kan bisa di bikin banyak adegan dan moment2,,, waaaahh nanggung thor,,, aq pengen tauw gimana akhir kisah cinta taem dan tugas.a bang minong….

    Gantung thor *nyesek

  7. Aaaaaaaaaaaaa. MinhoxTaemin aaaaaaa. Couple favorite aaaaaaaacck. Gomawo Author-nim #kecupbasah.
    Tata penulisannya aja yang diperbaikin yaaa. Kan Author nulis gini:
    -” Kenapa aku dipanggil ? ”
    itu harusnya setelah tanda kutip nggak ada spasi, dan harusnya itu penulisannya kaya gini:
    “Kenapa aku dipanggil?”
    ingat kalau nama orang harus pakai huruf kapital yaa Author-nim, dan huruf awal dialog harus selalu huruf besar(kecuali kalau sebelumnya ada tanda koma)
    selebihnya Author berhasil bikin aku meleleh. Meskipun alangkah baiknya kalau Author membaca ulang lagi dan lagi soalnya ada typo yang cukup ganggu. Tapi pas liat poster. So sweeeeeeet banget><
    lope-lope deh Thor :*

  8. Ini ngegantung ni, 2min ny gajelas jdian apa ngg ya, huhuu
    Hahaha jinboon ny gemesin ampun ..
    Gwe nya jadi luluh gitu sma jinki, ahhahaa
    Gwe = kucing betina .. Aahahaha sbar ya gwe dibilang kucing betina sma si kodok, yahahaha

  9. Lho? udah selesai? haha~ saya terlalu mnikmati ceritanya… kagak lhat klo udh end😀
    Thor ni musti, hrus, wajib ad sequelnya… wpnya apa thor? entr buat yg taemin pov ya? haha~ maksa bnget saya😀

    Gila! tu minho jatuh cinta pada pndngn pertma? pesona wajah malaikat taemin emng gk bs ditolak,,, siapa dl kakaknya? onew ; suami saya, kke~

    Simpel tp sweet… ni ending emng sengaja buat pensaran kn? haha~ author ngangguk😀

  10. Loh, kok udah end?
    Authorr~ *manjakumat
    Moment 2min nya gak ad ? Trus kok taeminny cma muncul di akhir? Kelanjutannya gimana
    *banyak nanya
    *disiram aspal

    oh iyaa ad typo,hehe
    inging > ingin
    aduh kok mendadak amnesia,td aku bca ada 4 typo klo g slah,tapi lupa apa kosakata(?)nya..
    Heuheu mianhe thor..
    Crita ny udah bagus, cma kurang panjang..
    Klo boleh crewet lanjutin dong crtanya! Nant pub d mana~(?) gitu.eh
    *lariiiii

  11. Annyeong Haseyo ~~~
    wah makasih yah buat komen semua, semuanya membangun banget buat aku terus nulis lebih baik.. maaf kalo FF nya kurang memuaskan. sebenernya kau ngirim ini FF udah hampir jam 12 malem, krna itu aku kepepet mana yang ada deh aku post daripada ngga sama sekali, hehehe maaf yah readers.. terima kasih udah mau baca dan bersedia komentar.. Kamsahamnida _._

    BLINGGEY HWAITING !!!!

  12. eh, ciyussan ini end disitu? yah thor nanggung bangettt *reader gak tahu diri..
    mau lagi thor.. suka 2min momentnyaa.. hhehe

  13. ohhh jadi maksud electric heart itu minho yg baru liat taemin langsung kesetrum alias penasran gtu??kekkekeee
    mau taemin bisu atau apapun itu,yg penting dia telah membius mata minho dg pesonanya kekeke,,
    bener kata minho buat lagu itu bkn masalah otak,tapi perasaan.. tapi endnyaaa gue kira bakal ada 2min kissu kissu,jd pgen tahu kelanjutan hbungan minho dan taemin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s