BSFC – TO YOUR HEART A

To Your Heart - Poster

Judul              : To Your Heart

Author            : Rahasia

Cast                : BumSook (Kibum-Eunsook), Taemin (Yeoja), Jonghyun, Minho, Gwiboon.

Genre             : Romance, Fluff

Rating             : G

Lenght            : Oneshot – 5928 words

Summary       : Sebenarnyabukan klepto, ini namanya cinta. Kulakukan hal bodoh ini

sebagai ganti mendapatkan hatimu.

A/N                 : Fiksi ini terinspirasi dari diri aku sendiri yang suka ngumpulin segala macam yang berhubungan dengan biasku walaupun hal-hal kecil, trus juga Japan-Movie yang  judul-nya “Kimi Ni Todoke”. Walaupun ceritanya jauuuhh berbeda, karakter tokoh utama yeoja-nya mirip dikit, haha. Mohon maaf sebesar-besarnya kalau ada yang ga suka. Oke, Happy reading!! ^ ^~©©©

 

-PENGENALAN TOKOH-

 

Nama                           : Lee Eunsook

Tanggal lahir               : 14 Desember

Cita-cita                      : Jadi istri yang baik

Makanan kesukaan      : Segala masakan yang ada ayam-nya

Hobi                            : Mengumpulkan segala macam barang yang berhubungan dengan Kim Kibum.

 

Eunsook adalah seorang gadis kelas 1 SMA yang sangat pemalu, mudah panik, ceroboh, namun baik hati. Dan yang paling harus diperhatikan adalah dia SANGAT POLOS. Eunsook mempunyai rambut lurus panjang, mata sipit, kulitnya putih sehat dan lembut, giginya seperti kelinci yang jika dia tersenyum atau tertawa maka akan terlihat sangat imut dan lucu. Eunsook hanya memiliki seorang teman yang dekat dengannya, Taemin, itu pun karena Taemin adalah tetangga Eunsook sedari Eunsook masih kecil. Eunsook tidak pandai berteman karena kecanggungannya. Padahal teman-teman sekelas begitu menyukainya karena dia sangat menggemaskan. Dia punya kebiasaan mengumpulkan segala jenis barang yang berhubungan dengan Kim Kibum secara diam-diam, sehingga Taemin memanggilnya kleptobum. Kenapa dia suka mengoleksi barang yang berbau Kim Kibum? Karena Eunsook sangat menyukai Kibum dan hanya Taemin yang tahu.

 

Nama                           : Kim Kibum

Tanggal lahir               : 23 September

Cita-cita                      : Jadi pilot

Makanan Kesukaan     : Yang manis-manis

Hobi                            : Marah-marah sama Eunsook dan belanja barang-barang yang membuat dirinya tampil keren.

 

Kibum adalah teman sekelas Eunsook. Kibum sangat terkenal di sekolah karena wajahnya yang sangat tampan sekaligus cantik dan fashionable sehingga tidak hanya para siswi yang memujinya, bahkan para siswa! Berbanding terbalik dengan Eunsook, Kibum memiliki banyak teman. Tapi jika sudah berhadapan dengan Eunsook, maka tiada hari Kibum di sekolah tanpa marah-marah, bahkan tanpa alasan yang jelas Kibum akan memarahi Eunsook. Mengapa Kibum begitu benci pada Eunsook? Atau malah sebaliknya Kibum diam-diam juga menyukai Eunsook?

 

 

**********

 

Eunsook POV

 

Ribut sekali…

Kepalaku mulai pusing dengan kebisingan yang dibuat teman-teman. Ternyata kelasku tidak jauh berbeda dengan kelas-kelas lain yang jika sedang tidak ada guru, maka akan membuat kepalaku serasa akan  pecah. Aku cinta ketenangan…

 

Tapi tidak apa-apa, yang penting teman-temanku senang. Lihat saja, mereka semua tertawa.

 

Tapi kalau dipikir-pikir, padahal ini sudah akhir semester dan minggu depan sudah ujian. Kenapa mereka tidak mengulang pelajaran saja untuk lebih siap menghadapi soal-soal yang akan mereka terima di ujian nanti. Dan aku yang ingin melakukan hal itu, jangankan belajar, membaca satu kalimat saja maknanya tidak bisa kutangkap karna terlalu ribut. Aku main game saja, oh Candypang… aku ingin menciptakan rekor baru!

 

Kalau kuperhatikan lagi, semua anak kelas duduk bergerombol dengan teman dekat mereka masing-masing. Ada kelompok yang bergosip. Ada yang membahas fashion dan aksesoris terbaru, Gwiboon di antaranya terlihat begitu antusias dan berbangga dengan memperlihatkan koleksinya. Ada kelompok anak laki-laki yang asik menonton video 17 tahun ke atas dari ponsel Jonghyun. Ada pula yang bermain kejar-kejaran layaknya anak kelas 3 SD yang sedang menghabiskan jam istirahat. Dan oh! Di sudut kelas ada kelompok yang sedang meningkatkan ilmu spiritual mereka, pantas saja dari tadi aku merinding. Dan aku di sini, di samping Taemin, di kelompok bandar gosip yang sedang naik daun di sekolah karna gosip-gosip yang dibuat anak kelasku bisa dibilang hot, aku akui itu. Tapi bagiku, candypang lebih menarik daripada gosip. >,<

 

Candy~ candy~

Candy!

 

Ah! Sedikit lagi aku bisa melewati skor-ku yang dulu.

 

Time Over

 

“Ah!” waktunya habis. “Huffttttt…” aku hanya bisa menghela nafas kecewa karena kali ini aku gagal. Mungkin sebaiknya aku mendengarkan gosip teman-teman di sampingku saja. Sepertinya menyenangkan selama mereka tidak membuat gosip tentang aku. Aku sedikit menggeser kursiku ke kiri, sedikit lebih dekat dengan Taemin yang sepertinya terpaksa ikut mendengarkan mereka.

“….Nah! makanya, sejak saat itu dia tidak pernah lagi naik bus ke sekolah, karna pacarnya yang om-om pengusaha itu~”. Kalimat pertama yang kudengar dari mereka semenjak aku bergabung dengan kelompok gosip ini. Aku jadi penasaran.

“Tae… siapa yang mereka maksud?” tanyaku pelan-pelan, aku tidak mau membuat kaget teman-teman lain yang sedang khidmat mendengarkan gosip itu.

 

Pluk~

“Aw!” siapa yang melempar kepalaku dengan penghapus pensil.

 

Ya! Lee Eunsook, bisa tidak? Diam sebentar saja? Aku bisa stres kalau kalian terus berceloteh yang tidak-tidak di sampingku!”

“Ki-Kibum…, a-aku… tidak.. bu-bukan begitu…” aku panik, aku tidak tahu harus jawab apa. Kim Kibum memarahiku lagi, sepertinya dia sangat marah sampai melempari kepalaku dengan penghapusnya miliknya. Hiks. Rasanya sedih sekali. Aku mencoba memandangi wajahnya yang di sana ada sepasang mata yang menatap tajam ke arahku dan sukses membuatku menunduk kembali. Seharusnya aku bicara lebih pelan tadi, agar Kibum yang duduk di sebelah kananku tidak terganggu.

“Eyy, Kibum-ah, lembutlah sedikit pada Eunsook, kau ini… Dari tadi yang berbicara itu bukan Eunsook, tapi dia, mereka yang di sana, di sudut sana, itu dan mereka yang di situ!” Taemin, terima kasih. Tapi hanya kuucapkan dalam hati karena aku sudah terlalu takut untuk bicara. Walau sudah menjadi hal yang biasa jika siapapun melihat Taemin membelaku, tapi aku selalu takjub dengan kepahlawanan Taemin terhadapku. T^T

“ah sudahlah. Minho-ya, Buatlah kelas menjadi lebih tenang sedikit…, kau ini ketua kelas” Kibum mulai menjauh dari kami dan beralih ke tempat Minho selang dua bangku di depannya. Aku, Kibum, dan Taemin duduk di bangku paling belakang. Aku sedikit lega karna dia tidak marah-marah panjang lebar seperti biasanya.

“Iya iya.. kau ini, seperti tidak pernah ribut saja..” Minho mulai bangun dari duduknya dan berjalan ke depan kelas untuk menyuruh teman-teman  sedikit lebih tenang. Diam-diam aku  memperhatikan Kibum yang kini sudah memainkan ponselnya dengan posisi berdiri sambil bersandar di meja Minho. Kuperhatikan dari kepala hingga kakinya. Ah! Sepatu baru! Dia pakai sepatu baru! Kibum keren sekali!

 

Eoh? Apa itu? Di dekat kakinya ada sesuatu. Itu penghapus yang tadi dilemparinya ke kepalaku! Sepertinya dia sudah lupa dengan benda miliknya itu.

 

Aku… ingin mengambilnya…

Membawa penghapus itu pulang ke rumahku..

Dan kuletakkan dikamar, di lemari koleksiku….

 

………………………….

 

Bel pulang sudah berbunyi dari tadi. Mr. Park juga sudah keluar mengakhiri pelajaran sekolah hari ini. Aku tersenyum pada Taemin yang sudah kebosanan dari tadi.
“Taemin-ah, sini aku bereskan bukumu” Ucapku pada Taemin yang hampir ketiduran.

 

“Teman-teman, jangan pulang dulu, aku ingin kita membahas tentang tour kelas kita untuk semester ini” suara Minho membuat anak-anak kelas mengeluh karna jam pulang mereka tertunda.

 

Minho mulai berjalan ke depan kelas agar yang lain bisa dengan mudah memperhatikannya  bicara. “Jadi.. aku dan wali kelas sudah menentukan beberapa tempat untuk kita pilih sebagai tujuan wisata di semester pertama kita, dan aku sebagai ketua kelas…” Minho membenahi poninya dan kembali melanjutkan “aku akan memimpin proses vote kita untuk memilih satu tempat yang akan kita kunjungi…”. dan sekarang dia tersenyum. Tampan sekali pacar temanku ini. Iya, dia kekasih Taemin.

 

“Besok saja, aku mengantuk, hoaaahmmm” keluh Taemin sambil menguap lebar yang kelihatannya benar-benar mengantuk dan mulai mengistirahatkan kepalanya di atas meja.

“Ayolah Tae, hanya sebentar, besok kita sudah libur untuk persiapan ujian, haha! lucu sekali tampang mengantukmu itu” Sela Kibum sambil menertawai Taemin. Kibum… kamu cerah sekali ketika berbicara dengan orang selain aku.

 

Selesai dengan buku-buku Taemin, kubereskan milikku. Semua alat tulis kumasukkan ke kotak pensil. Aku tersenyum senang ketika mendapati penghapus Kibum yang tadi sudah berada dalam kotak pensilku. Rasa bahagiaku meluap-luap.

Tunggu dulu! Aku bukan berbahagia karna berhasil mencuri! Bahagiaku karna penghapus ini milik Kim Kibum, dan sekarang sudah ada di tanganku. Karena aku.. aku menyukainya.. saaaangat suka. Aku menyukai setiap hal yang ada padanya. Aku jatuh cinta pada pandangan pertama seperti di film-film. Setiap kali mengingat hal yang berhubungan dengannya jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya, ini namanya berdebar-debar. Apalagi kalau aku harus bertatapan langsung dengannya, lututku juga akan ikut berdebar-debar, maksudku gemetar. Tapi hal ini menjadi hal yang benar-benar berat karna dia  sering memarahiku dan membuatku semakin ciut untuk memberi tahu kalau aku sangat suka padanya. Ditambah posisi duduknya tepat di samping kananku.

 

Padahal.. kalau diingat-ingat lagi pertama kali bertemu dengannya waktu hari pertama masuk sekolah, dia tidak sekejam itu terhadapku.

 

-FLASHBACK-

 

“Kyaahhhh!! Aku terlambat! Ummaaaa, hiks, kenapa tidak membangunku~~ padahal ini hari pertamaku masuk SMA~!” Aku hanya bisa mengeluh sambil berteriak menuruni tangga rumahku. Rambutku belum tersisir. Belum sarapan. Tapi syukurlah seragamku sudah rapi. Kulihat Umma-ku baru masuk rumah dari mengambil koran di luar.

“Kau kan sudah besar… Hei Jangan terburu-buru di tangga Eunsook-ah, sudah berapa kali kau jatuh di tangga, eoh? Kemari cepat, sarapan dulu, biar tidak terlambat nanti Appa yang akan mengantarmu ke sekolah” Umma benar, kulihat masih ada Appa yang belum berangkat ke kantor dan sedang menikmati kopinya di meja makan. Aku mendekati Appa dan duduk tepat di sebelahnya.

“Pagi, Appa” Sapaku pada Appa sambil memberikan senyum terbaikku. “Appa akan mengantarku ke sekolah kan, Appa?” Kulihat Appa membalas senyumku sambil menerima koran dari Umma. Tidak buang-buang waktu langsung kulahap roti yang sudah diolesi selai oleh Umma.

Ne.., Putri kesayangan Appa sudah jadi gadis SMA sekarang. Appa harus lebih berhati-hati lagi, mungkin untuk besok dan seterusnya pun Appa akan mengantarmu ke sekolah, hahaha”
Appa, mwoya~, aku tidak mau, seperti anak kecil saja. Lagipula ada Taemin, aku bisa pergi dengannya naik bus”

“Kalau kau tidak terlambat lagi” sela Umma.

Umma~, Umma tidak membangunkanku~”

“Kau sudah besar…”

Aku hanya bisa mengerucutkan bibirku sebagai tanda protes bahwa keterlambatan ini bukan salahku. Kulihat Appa tertawa di sampingku sambil memperhatikan kami di balik korannya.

 

Aku melanjutkan sarapanku dan Umma mulai menyisir rambutku dengan hati-hati agar aku tidak kesakitan, itu karna rambutku sangat panjang. Aku tahu, mereka berdua sangat menyayangiku. Begitu juga aku. Aku sangat menyayangi mereka berdua..

 

……………………………

 

Sudah sampai.

 

“Jaga diri baik-baik, oke? Anak laki-laki SMA tidak sama dengan anak laki-laki SMP, arraso?”

“Ahahaha, ne Appa, Appa juga hati-hati”

Sebelum turun dari mobil aku mencium pipi Appa dan tersenyum lebar padanya.

Byebye, Appa!” ucapku melambaikan tangan padanya sampai mobil Appa tidak terlihat lagi.

Takut terlambat aku berbalik cepat dan “GYAA!”

 

BRUGH

 

“Ughh, neomu appho~” aku terjatuh, aku menabrak seseorang anak laki-laki yang sedang berlari lumayan cepat. Kurasa hidungku terbentur tulang bahunya, sakit sekali.

“Eoh! Gwaenchana? Aigoo, berhati-hatilah, hidungmu merah, masih bisa bangun? Ayo, kita hampir terlambat” dia yang kutabrak tadi mengulurkan tangannya untuk membantuku bangun. Padahal tadi aku yang menabraknya, tapi dia tidak marah malah menolongku, baik sekali dia. Mungkin ini maksud Appa. Anak laki-laki SMA berbeda dengan anak laki-laki SMP. Jadi artinya anak laki-laki SMA lebih baik budi dari pada anak laki-laki SMP yang selalu jahil.

 

Gu-gumawo, maafkan aku tadi menabrakmu” aku menerima uluran tangannya.

“haha, tidak apa, aku juga tidak hati-hati, dan sepertinya kau yang kesakitan”

Wah… dia tersenyum. Dia punya lesung pipit, matanya seperti mata kucing, dan baik hati. Manis sekali…

 

Deg deg deg deg

 

Jantungku jadi berdebar-debar. Aku suka… . Jam pertamaku di SMA luar biasa.

 

Umma, Aku jatuh cinta….

Aku mulai bangkit dari posisi jatuhku. Aku belum pernah menemui laki-laki sebaik dan semanis ini. Dan dia…

“Cantik…” tidak sengaja aku melontarkan kekagumanku padanya sambil tersenyum terpesona. Sepertinya senyumku terlalu lebar. Dia tertegun, berhenti menarik badanku. Wajahnya memerah, perlahan mulai menatap tajam ke arahku dan tiba-tiba melepas pegangan tangannya. Dan aku kembali terjatuh.

 

BRUGH

 

“kyaah!” Sekarang bokongku yang sakit. Hiks.

“Apa-apaan kau! Da-dan.. SENYUM MACAM APA ITU!” Dia terlihat sangat marah, berbalik dan langsung meninggalkanku yang terduduk di tanah di depan gerbang sekolah seperti orang bodoh.

“Ma-.. maafkan aku…”  ucapku pelan dan sama sekali tak ada yang mendengar. seharusnya aku tidak berkata seperti itu, mungkin aku melukai hatinya sebagai seorang laki-laki dengan mengatakannya cantik. “Maaf…”.

Aku terlalu shock untuk bangkit dari posisiku. Orang yang baru menolongku tiba-tiba meneriakiku dengan sangat marah. Jantungku masih belum stabil. Perasaanku campur aduk. Aku menyukainya sekaligus merasa takut padanya.

 

Kuperhatikan sekelilingku beberapa anak berlarian masuk ke sekolah karna takut terlambat sambil memandangiku aneh. Aku malu. Aku mulai bangun sendiri dengan kepala tertunduk karena aku benar-benar malu.

 

Tiba-tiba ada sesuatu yang jatuh. Sebuah gantungan kunci. Sponge Bob? Lucu sekali. Ah! Mungkin ini milik anak yang tadi. Apa harus aku kembalikan nanti?

 

Tapi aku takut…

 

Dan jika mengingat wajahnya lagi, rasanya aku  jadi ingin memiliki gantungan kunci ini dan tidak mengembalikannya.

 

Aku simpan saja. Maafkan aku… Lagi…

 

-FLASHBACK END-

 

 

Gantungan kunci Sponge Bob milik Kibum adalah koleksi pertamaku. Tapi aku benar-benar menyesal mengingat tingkah bodohku dulu.

 

Diam-diam aku melirik kibum lagi yang duduk di samping kananku sedang menguatkan ikatan tali sepatunya. Kibum tampan sekali… dan benar-benar lebih cantik dariku. Semenjak kejadian itu dia tidak pernah lagi tersenyum padaku. Dia hanya akan berurusan denganku dengan sikap marah-marahnya, bertolak belakang dengan sikapnya yang ceria terhadap orang lain.

“huffft” kembali menghela nafas setelah berhayal panjang.

Ya, Lee Eunsook, kenapa bernafas dengan mulut. Mana kertas untuk pilihanmu, cepat masukkan ke sini”.

“Eh? Kertas apa Jonghyun? A-aku tidak punya foto gadis pakai bikini…” Aku benar-benar tidak punya.

“AAAHAHAHAHAHAHAH!” tiba-tiba anak-anak kelas tertawa, mereka menertawaiku. Sedangkan Jonghyun terlihat sedikit kaget.

“Apakah aku begitu piktor di matamu, Sookie?” Tanya Jonghyun dengan memasang wajah sedih yang menurutku terlihat sangat aneh.

Uri kyeopta Eunsook menghayal lagi, haha” ujar Gwiboon yang duduk di depanku. “Maksud Jong, kertas untuk vote tempat wisata kelas kita nanti, cepat tuliskan pilihanmu, lihat di papan tulis sana, sekalian kau tuliskan pilihan Taemin, dia sudah tidur, haha”

“Ah, ne.. gumapta, Gwiboonnie..”

Eh? Sejak kapan Taemin tertidur? Cepat-cepat kuambil pensil dan selembar kertas untuk menuliskan pilihanku dan satu untuk Taemin.

“Jonghyun, ini..”

“Masukkan ke kotak ini” menyodorkan kotak kecil ditangannya. “Aigoo Eunsook, selain sering jatuh, kau ini juga terlalu sering melamun sampai lupa keadaan di sekelilingmu. Kami sudah memulai voting dari tadi..” Jelas Jonghyun sambil mengacak rambutku dan menuju ke meja teman-teman yang lain.

“Jangan~~~ rambutku…” lagi, menunjukkan tanda protes dengan mengerucutkan bibirku. Rambutku jadi sedikit berantakan. Kembali kurapikan. Tidak sengaja aku melihat ke arah Kibum. Auranya gelap sekali. Dia menatapku dengan death glare-nya. Lalu dia membuang wajahnya dengan melanjutkan obrolannya dengan teman di kursi depannya. Wajar saja dia marah padaku. Aku sudah tidak memperhatikan teman-teman yang sedang melakukan voting kelas. Aku bodoh sekali…

 

…………………………

 

“Baiklah, dari hasil vote menunjukkan kalau tujuan wisata semester pertama kita adalah Kebun Binatang Everland di Seoul, dan ini bagus karena Seoul tidak terlalu jauh dengan daerah kita Gyeonggi-Do” Jelas Minho di depan kelas.

“arrggghhh! Padahal tujuanku adalah pantai, akan banyak wanita dewasa yang seksi di sana. Kebun binatang? Tidak elite, huh~” Omel Jonghyun yang berdiri di samping Minho.

“Tidak ada protes” tegas Minho dengan menatap malas ke arah Jonghyun. “Hari Minggu pertama setelah selesai ujian, kita berkumpul di sekolah jam 8 pagi, tidak ada yang terlambat. Bawa perlengkapan seperlunya saja, kita tidak akan menginap di kebun binatang itu, mengerti Kim Gwiboon? Kau tidak perlu bawa koper segala”

“APA MAKSUDMU?!! Taemin bangun! Pacarmu menghinaku! Huh~” sedangkan Taemin yang diteriaki Gwiboon sama sekali tidak berkutik dari tidurnya.

 

“Baiklah, kalian sudah boleh pulang, nanti aku akan menyampaikan hasil keputusan kita pada wali kelas” Minho mengakhiri diskusi kelas lalu menuju ke arahku dan Taemin. Teman-teman yang lain mulai beranjak keluar kelas. Kibum juga sudah tidak di bangkunya. Cepat sekali..

 

“Nyenyak sekali tidurnya…haha” Minho tersenyum ke arahku “Taem bangun.. ayo pulang” Minho menepuk pelan punggung Taemin dengan menunduk dekat wajah Taemin. Mereka manis sekali, kapan aku dan Kibum akan seperti itu… huuu..

 

 

 

*****

**********

 

Malam ini Taemin tidur di rumahku, alasannya ingin diajari Matematika untuk ujian besok.

 

“Huwahhh, sudah lama aku tidak masuk kamarmu, koleksi barang Kibum-mu makin banyak saja” Kagum Taemin membuka lemari kecil di dekat meja belajarku.

“Jelas saja, semenjak berpacaran dengan Minho, kau sudah jarang menemaniku di rumah” Aku menggerutu di atas ranjang sambil membolak-balikkan halaman buku matematika untuk menandai rumus mana yang harus dipelajari Taemin.

“Hah? Apa ini? Ini bukan barang, ini sampah Eunsook-ah”

Aku bangun dari posisiku dan mendekati Taemin.

“Yang mana?”

“Ini! Bungkus permen, cup eskrim, dan ini, ini, howahhhh, kau gila~ kleptobum

Anniyooo, bukan sampah, ini bungkus permen yang dibuang Kibum, jadi bungkus permen ini pernah jadi milik Kibum, bungkus coklat ini juga, bukan sampah.. Minnie-ah…” Aku menatap memelas ke Taemin karna aku tahu dia akan menyuruhku membuangnya dan aku takut dia akan memberitahu umma hobby anehku. Sedangkan Taemin membalas dengan tatapan kau-sungguh-tidak-masuk-akal-Eunsook.

“Jadi sampai kapan kau akan terus menyimpan perasaanmu seperti itu? Ini sudah hampir setengah tahun dari pertama masuk SMA. Kenapa tidak langsung bilang saja, aku akan membantumu” Tanya Taemin sambil menutup kembali lemari koleksiku.

“Yang benar saja Taemin-ah! Kau tidak lihat dia begitu membenciku, setiap hari selalu memarahiku dan memandang jengkel ke arahku, memiliki barang-barang bekas miliknya saja aku sudah bahagia, kalau memiliki hatinya.. aku tidak berani” kenyataan yang baru aku ucapkan benar-benar membuatku sedih.

“Kenapa kau begitu yakin dia membencimu, aku tidak melihatnya seperti itu”

“Minnie-ah~ kita lanjutkan belajar kita saja ne… abaikan perasaan dan koleksiku yang menurutmu aneh itu, eoh? Ayooo~~” rengekku menariknya untuk ikut naik ke ranjangku yang lumayan luas.

Keudae.., seaneh apapun Lee Eunsook, kau tetap temanku dan putri kesayangan Paman dan Bibi Lee, haha”

“ahaha, ayo kita belajar! Minnie fighting! Aku sudah menandai halaman mana yang harus kau pelajari” Kuserahkan buku matematika tadi ke Taemin sambil tersenyum lebar untuk menyemangatinya “Kyaaaa! Taeminnn~”

Tiba-tiba Taemin memelukku erat. “Kau lucu sekali kalau tersenyum seperti itu, aku gemas, haha, kalau aku laki-laki mungkin dari kecil aku sudah menjadikanmu yeoja-chingu-ku” Taemin masih belum melepaskan pelukannya.

“Eyy~ aku akan memberitahu Minho besok!”

“Haha, aku bilang kan kalau aku laki-laki, lihat dadaku” mulai melepaskan pelukannya dan menarik ujung kausnya ke bawah agar tonjolan dadanya terlihat lebih jelas “Aku perempuan! Hahhaha!”

 

……..

Malam ini aku dan Taemin bisa dibilang benar-benar belajar walau terkadang diselingi bercanda dan gelak tawa sampai membuat ibuku berteriak dari bawah agar kami tidak terlalu ribut dan mengganggu tetangga lain. Sayangnya Taemin tertidur lebih dulu dariku dan akhirnya aku harus belajar sendiri. Tapi gantungan kunci Sponge Bob milik Kibum di samping buku-buku ini membuatku tetap semangat. Kibum, semoga kamu bisa menjawab soal dengan lancar besok. Dan juga untukku dan Taemin… FIGHTING!

 

***

*****

*******

 

Howahh~ Benar-benar damai mengingat masa-masa ujian sudah lewat. Yah, walaupun masih ada sedikit ketidak-tenangan dengan hasil yang akan keluar nanti. Hari ini aku dan teman-teman kelasku akan pergi ke kebun binatang untuk wisata semester kelas.

 

Sepertinya aku dan Taemin benar-benar datang terlambat dari waktu yang disepakati waktu itu, ini sudah jam 8 pagi lewat. Ini semua gara-gara Appa yang memaksa ingin mengantar kami sampai sekolah dengan alasan ingin menemui wali kelasku dan menitipkanku dengan baik. Sehingga kami terjebak macet di jalur kota.

 

“Taemin-ah kupikir kau tidak jadi ikut” wajah Minho terlihat begitu gelisah karna mengira kekasihnya ini hampir tidak datang. “Ayo, yang lain sudah datang semua….. Eumm.. Eunsook-ah, boleh Taemin duduk di bus bersamaku?”

“Tentu saja!” jawabku mantap dengan senyumku yang lebar. Aku akan sangat bahagia jika melihat sepasang kekasih bahagia.

“Benar tidak apa?”

“Sungguh ^___^”

“Baiklah, aku kira kau tidak akan mau karna kulihat bangku lain yang kosong hanya di situ” jelas Taemin sambil menunjuk ke arah yang dia maksud. Di samping Kim-Ki-bum.

“Oh.Um.ma” aku terlalu kaget, aku menyesal. “Tae-Taeminnie..” Aku mulai menarik lengan kaus Taemin.

“Ahahhaahaha! Tidak apa Eunsook-ah, kau pasti bisa! Haha, kau lucu sekali, ayo Minho” Taemin sengaja sekali meninggalkan aku seperti ini, Taemin.. Minho.. kalian jahat sekali… Padahal sudah tahu Kibum sangat membenciku.

“Tenang saja Eunsook, Kibum tidak akan menolak, haha” Benarkah Minho? Tapi apa maksudmu? T^T

 

Kulihat ke belakangku, di sana ada Appa yang baru saja selesai mengobrol dengan wali kelasku. Dia melihatku dan melambaikan tangannya. Appa… aku ingin berlari ke pelukanmu. T^T

 

……………………………….

 

Diam..

Aku hanya bisa diam…

 

Taemin jauh di depan sana duduk bersama Minho di dekat supir bus. Kibum yang duduk di dekat jendela bus di sampingku hanya mau mengobrol dengan Gwiboon di depannya dan Jonghyun yang ada di belakang kami. Apa dia lebih memilih lehernya sakit karna asik melihat ke belakang dibanding mengobrol denganku. Aku menyedihkan sekali. Aku main Candypang saja…

 

Candy~ candy~

 

Swiing~ Ckiiiiieeet!

 

“Kyaaaaaaah! Ummaaa!”

“Eunsook Gwaenchana????!” Teriak Mr. Park wali kelas kami dari depan.

Na-nan gwaenchanayo, Sonsaengnim, Gwaenchanayo.. Ah Mianhaeyo..

Sedangkan teman-teman yang lain malah tertawa melihatku. Sepertinya Kibum juga terlihat kaget, tapi dia langsung buang muka dan melihat keluar jendela.

 

Yaa.. Lagi, aku terjatuh. Aku jatuh dari tempat dudukku ketika bus berbelok kencang tiba-tiba. Sebenarnya bukan salah pak supir. Aku saja yang tidak siap karna asik dengan Candypang-ku.

 

Ponselku kumasukkan kembali ke dalam tas. Aku bangun dan berpegangan pada kursi, tangan kananku menepuk-nepuk bokongku membersihkan debu di rokku gara-gara terjatuh tadi.

“Kim Kibum, kenapa kau senyum-senyum sendiri seperti orang aneh begitu!” Tanya Gwiboon dan menatap heran pada Kibum di belakangnya.

“Siapa? Siapa yg senyum-senyum? Ahahaha! Kau salah lihat! Yaa Sini kau! haha!”

“Kyaaaahahaa, jangan rusak rambutku!” Kibum bangun dari duduknya dan mulai mengganggu Gwiboon dengan mengacak-ngacak rambutnya. Mereka terlihat sangat akrab. Aku tahu mereka sepupu. Aku juga tahu kalau Gwiboon sudah punya pacar seorang oppa-oppa yang bermata sipit yang sering menjemputnya di sekolah. Tapi tetap saja aku cemburu. Hatiku sakit melihatnya. Seperti ingin menangis.

“Eoh!” aku kaget karna tiba-tiba Kibum mengalihkan pandangannya ke arahku.

“Sedang apa kau? Kenapa tidak duduk lagi? ……. Minggir!” Dia keluar dari kursi kami. Lalu mendorongku masuk agar aku yang duduk di dekat jendela. Dan dia kembali duduk di posisiku tadi. “Kalau sampai kau membuat keributan dan mengganggu ketenanganku lagi…” kata-katanya tidak diteruskan, hanya dilanjutkan dengan tatapan tajam mata kucingnya. Aku hanya bisa menunduk agar wajahku tertutup dengan rambutku dan dia tidak akan bisa melihat wajah menyedihkanku. Umma.. aku takut.

Yaa.. Kibum-ah, tolonglah sehari ini saja kau jangan marah-marah pada Eunsook. Lagipula ia pasti kesakitan karna terjatuh tadi. Sookie, gwaenchana??” Tanya Jonghyun padaku yang sekarang wajahnya sangat dekat di sampingku.

N-Ne..”

“Duduklah Jjong, Kau juga mau terjatuh, eoh?” Marah Kibum dan mendorong kepala Jonghyun jauh ke belakang.

“Huwahh, Kim Kibum, Kau benar-benar!! Kepalaku ini sangat berharga!” Protes Jonghyun.

“Sudah jangan bertengkar lagi! Sookie, kau mau permen? Ini..” Tawar gwiboon mengarahkan sebungkus besar permen ke arahku.

Kuambil satu dari Gwiboon dan langsung membuka bungkusan permen dan memasukkan permennya ke dalam mulutku. “Gumawo-yo, Gwibonnie ^___^” ucapku pada Gwiboon.

Ne.. Jangan berterima kasih padaku, permen ini milik Kibum, dia yang membelinya. Ini Kibum, kukembalikan, sudah kuambil setengah”

 

JEDDERRRRRRRR

 

Tiba-tiba permen yang yang ada dimulutku tertelan begitu saja. Sujud syukur karna permennya tidak tersangkut di tenggorokanku. Ya Tuhan, ini pertama kalinya aku memakan sesuatu yang dibelikan Kibum. Aku bahagia sekali. Dan sujud syukur yang kedua karna bungkusan permen yang ada di tanganku belum kubuang, koleksi KibumThing-ku bertambah. Debaran jantungku yang sudah dimulai dari pertama tadi aku duduk dekat di samping Kibum kini bertambah dua kali lipat. Aku bahagia sekali. Dan satu penyesalanku saat ini, kenapa tadi aku hanya mengambil satu. Tapi apa Kibum tidak marah aku memakan permen miliknya? Sepertinya dia tidak marah. Kibum.. Jeongmal Gumawoyoo :’). Bungkus permen di tanganku kumasukkan ke dalam ransel kecilku tanpa sepengetahuan Kibum.

 

Diam-diam sepanjang perjalanan aku mengambil setiap bungkusan cemilan yang dimakan Kibum dari kantong plastik di yang ditaruh antara aku dan Kibum. Mudah sekali karena dia selalu membuang mukanya dari hadapanku. Ada bungkus coklat, bekas kemasan kacang dan es krim. Wah! Aku bahagia sekali!! >___<’

 

 

………………………………..

 

“Kita sudah sampaiiii!!!” Teriak Minho dan Taemin dengan semangat. Aku rindu Taemin.

 

“Baiklah anak-anak, Sebelum turun dari bus, dengarkan dulu pengarahan bapak, sekarang sudah jam sebelas siang, sekarang kalian bebas bermain di sini. Ingat tidak boleh jauh dari area kebun binatang ini, jaga diri baik-baik dan jaga nama sekolah, mengerti?” Tanya Mr. Park.

“Kami mengerti, Sam~~” Jawab teman-teman serempak.

“Baiklah, tepat jam 1 nanti semuanya sudah harus berkumpul di Caffe di samping bus ini untuk makan siang”

“Baik, Sam~”

“Oke, kalian sudah boleh turun dari bus.., Oia, Eunsook-ah, jaga dirimu baik-baik, jangan sampai terjatuh dan membuat dirimu sendiri malu lagi, haha”

“Ah?! N-ne, Sonsaeng-nim” Jawabku sedikit kaget.

 

………………………..

 

 

Aku benar-benar tinggal sendiri……..

Memang Taemin sudah mengajakku untuk ikut bersamanya dan Minho. Tapi kutolak dengan alasan aku ingin ke minimarket terdekat untuk membeli sedikit cemilan. Aku berbohong. Padahal ransel kecilku sudah penuh dengan cemilan. Aku hanya tidak ingin mengganggu waktu Taemin bersama Minho. Itu saja.

Ingin mencari teman yang lain, mereka semua sudah pergi. Lagi pula, aku tidak tahu harus berbicara apa nanti jika dengan orang selain Taemin. Sebaiknya aku melihat-lihat sendiri saja.

 

………………………

 

 

Waah, banyak sekali binatang yang belum pernah kulihat. Tapi di sini sepi sekali, mungkin karna pengunjung sedang makan siang di caffe depan. Di sana ada harimau, ada anaknya juga! Aku takjub! Apa yang di kandang sebelah sana itu Appa-nya? Melihat mata keluarga harimau membuatku teringat mata kucing Kibum.

“Hihi..” aku jadi terkekeh sendiri. Bahagia sekali mengingat di dalam tasku ada banyak barang bekas Kibum di bus tadi. Ah, harimaunya mendekat ke mari, sebaiknya aku pindah sebelum dicakar keluarga harimau.

 

GREPP

 

“Kyappmmmh!” cepat-cepat kututup mulutku sendiri agar teriakanku tidak didengar orang lain. Aku tidak mau membuat hal yang memalukan lagi. Tapi ini, ada sesuatu yang menarik ranselku dari belakang. Berasal dari kandang di samping kandang keluarga harimau. Jantungku berdetak lebih kencang. Tubuhku mulai gemetar karna ketakutan. Bagaimana ini? Aku tidak berani melihat ke belakangku, bagaimana kalau ternyata yang ada di kandang itu adalah beruang? Atau gorilla? Umma, aku belum mau mati.

“To-…Tolooooong!!!! Gyaaaaa!!! Gyaaaa tolooong!!” akhirnya kuputuskan untuk minta tolong. Aku tidak perduli dibilang memalukan karna sampai dijerat binatang segala. Aku masih ingin hidup. Tidak satu orang pun yang lewat sini. Hiks.

Umma… aku takut, hukss” aku benar-benar takut sampai menangis sesenggukan begini. Aku masih belum berani melihat ke belakang. Aku menangis dengan kedua tangan menutup wajahku. Selain itu aku hanya bisa mempertahankan posisi tubuhku agar tidak ditarik lebih dekat oleh binatang aku-tidak-mau-lihat itu. Kumohon, binatang apapun kau tolong lepaskan aku.

“Lepaskan aku…huks,  nanti akan kukatakan pada Appa-ku untuk menghadiahkanmu makanan spesial. Ku mohon.. huks huks, Umma.. Taemin… huuu~”

Mendengarku bicara panjang lebar, binatang itu mulai menarik-narik tasku lebih kuat.

“Kyaaaaa!! Hukss tolong aku! Taemiiin!! Kibumm!!”

 

Siapapun tolong aku!!

 

Drap drap drap

 

Eoh! Ada suara langkah orang berlari mendekat ke arahku. Kibum??!!

 

“EUNSOOK!! Apa yang kau lakukan di sini?! Kau tidak apa-apa, eoh??! Hey, Shooh! Lepaskan!! Hussh!”

“Ki…Kibum… hikss. Kibum, hiks kumohon tolong aku… huks huks.”

Aku tidak tahu harus bersyukur seperti apa. Akhirnya ada yang datang. Aku sangat senang yang datang menolongku adalah Kibum. Kibum masih berusaha mengusir binatang aku-tidak-mau-lihat itu untuk menjauh dari tepi kandang.

“Huffft, dia tidak mau melepaskannya…” Sekarang kulihat Kibum mulai berkacak pinggang di sampingku dengan santai. Apa dia senang melihatku hampir dimakan binatang buas.

“Huks.. ottokhae.. Kibum.. aku belum mau mati, huks. tolong aku.. a-aku bersedia nanti kau marahi seumur hidup, huks”

“Sudahlah jangan menangis, mana mungkin kau mati di tangan seekor orang utan. Dan… Bodoh! Kau tinggal melepas tas ranselmu kalau ingin terbebas darinya!”

“eoh? O-orang utan?” pelan-pelan aku mencoba melihat ke belakangku untuk memastikan apa yang dikatakan Kibum. Benar! Orang utan! Dia menarik tasku dari balik jeruji kandangnya dan dia sedang sibuk memainkan gantungan kunci di tasku dengan tangan yang satunya! Kekuatannya jauh dibawah gorilla atau beruang seperti yang aku bayangkan. Dan aku sangat setuju dengan perkataan Kibum yang mengataiku bodoh. Aku memang benar-benar bodoh karna tidak terfikirkan sedikitpun untuk melepas ranselku.

 

“Maafkan aku…huks” aku masih belum bisa berhenti menangis karna aku masih ketakutan.

“Hufft, sudahlah, kenapa minta maaf. Cepat lepaskan ranselmu…” Kibum mulai menolongku melepaskan ransel dari punggungku dan menarikku menjauh dari orang utan jahat itu. Orang utan itu terlihat sangat bahagia karena sudah mendapatkan tasku. Dan aku mulai berhenti menangis. Eh? Kenapa Kibum jadi lebih baik terhadapku?

 

“Tanganmu  jadi dingin begini”

Eoh? Aku baru sadar kalau aku masih menggenggam tangan Kibum. Cepat-cepat kulepaskan karna aku takut dia kembali marah. Sekarang jantungku kembali berdetak kencang. Tapi berbeda dengan yang tadi. Tadi karna aku ketakutan, dan yang sekarang berdebar-debar karna Kibum.

“Kau ini.. baru kali ini aku melihatmu menangis.. buat orang khawatir saja”

Kibum mengkhawatirkanku?? Mataku sedikit terbelalak melihat ke arah Kibum karna tidak percaya dengan apa yang barusan kudengar darinya.

“Lihat apa? Matamu sampai melotot begitu… Oh ya! Kau tidak bisa membaca?! Lihat itu!” Aku mengikuti arah pandang Kibum di sampingku.

 

Hanya Petugas Yang Diperbolehkan Masuk!

 

Oh Tuhan…

Kulihat Kibum memutar bola matanya jengah.

“Kau ini sudah kelas 1 SMA, pekalah sedikit dengan sekelilingmu!”

“……”

“Kau tahu ini tempat apa? Ini tempat untuk mengkarantina binatang-binatang yang stres dan juga tempat binatang melahirkan! Kita pengunjung tidak boleh masuk ke sini!”

“…….”

“Bagaimana kalau tadi yang menarikmu adalah beruang? Melepaskan ranselmu saja kau tidak tahu!”

“…….”

Aku hanya bisa diam menunduk mendengarkan Kibum menceramahiku. Tapi aku tidak membantah. Pertama karna aku tidak berani, dan yang kedua karna apa yang dikatakan Kibum memang benar.

 

Srek srek~

 

Perhatian kami berdua teralih ke orang utan tadi. Dia mulai mengeluarkan isi tasku satu persatu. Oh tidak! Isi tasku! Bahaya kalau dilihat Kibum! Bagaimana ini??!!

 

Srat~

 

Dia mulai dengan tidak sabar menumpahkan semua isi tasku lalu melempar tasku yang sudah kosong ke sembarang arah.

“Eunsook.. Kenapa tasmu isinya sampah semua..?”

“Eeh? A-aniyoo…” Bagaimana ini, semoga Kibum tidak tahu kalau itu barang bekas miliknya tadi.

Aku tidak tahu orang utan jenis apa ini. Tapi dia tahu cara memisahkan mana yang disebut sampah dan mana yang disebut benda yang masih bisa dimakan.

 

Sret

 

Dia menepis semua yang menurutnya tidak bisa dimakan keluar kandangnya. Kibum mulai mendekati kandangnya. Berjongkok memperhatikan benda-benda yang dianggap sampah oleh orang lain namun sangat berharga bagiku itu. Bungkus permen, bungkus coklat, bungkus chips, dan stick eskrim.

 

“Eunsook..”

N-Ne…..?” Aku hampir tidak bisa bergerak.

“Kenapa sampah yang tadi aku buang ada di tasmu semua?”

A-aniyoo, Kibum..” bagaimana ini, Kibum mengenali benda-benda itu. Aku tidak tahu harus menjawab apa.

Orang utan yang di kandang itu masih sibuk memilih-milih benda dari tasku.

 

Pluk

 

Kali ini dia melempar dompetku ke arah kami. Kibum memungutnya. Aku masih berdiri mematung memikirkan jawaban seperti apa yang harus aku jelaskan pada Kibum.

 

Prak

 

Ponselku. Sudah tidak utuh T^T. Kibum masih dengan sabar memunguti tiap bagiannya.

 

Pluk

 

Botol minumku yang tidak bisa dibukanya. Kibum mengambilnya lagi.

 

Pluk

 

Bukuku. Buku itu!

 

“……, Buku Kegiatan Sehari-hari Kibum di…. Sekolah???”

 

Terlambat. Kibum sudah membaca judul besar yang kutulis di halaman pertama. Dan itu cukup untuk menjelaskan isi di halaman-halaman selanjutnya. Aku ingin kembali menangis.

 

“Eunsook? Bisa kau jelaskan ini?” Tanyanya sambil menatap bingung ke arahku. Lalu kembali membuka halaman selanjutnya.

 

“Ki..Kibum.. ma-MAAFKAN AKUUU!” teriakku sambil berlari meninggalkannya.

“EUNSOOK! TUNGGU! JANGAN LARI!”

 

Grep

 

Aku kurang cepat. Kibum berhasil menarik tanganku. Orang utan jahat! Aku tidak akan memaafkanmuuuuuuu!

 

………………………………………

 

KIBUM POV

 

Aku masih terus memunguti satu persatu barang Eunsook yang dilempar keluar kandang oleh orang utan itu. Jantungku seperti mau copot mendengar suara Eunsook berteriak minta tolong tadi. Syukur saja aku ada di dekat sini dan langsung meninggalkan teman-teman. Buat khawatir saja. Yang membuatku tidak habis pikir kenapa Eunsook menyimpan sampah bekas cemilanku di bus tadi?

 

Kini orang utan itu melempari sebuah buku. Dan sekarang yang menjadi pertanyaanku kenapa dia juga malah membawa notebook ke kebun binatang seperti ini? Aku penasaran.

 

“……, Buku Kegiatan Sehari-hari Kibum di…. Sekolah???”.  Apa maksudnya?

“Eunsook? Bisa kau jelaskan ini?” Aku memandang bingung ke arah Eunsook yang sekarang terlihat pucat dan berkeringat. Lalu kembali membuka halaman selanjutnya. Di sana tertulis dengan sangat rapi setiap hal yang memang benar menjadi kegiatan yang aku lakukan di sekolah, ada tanggal-tanggalnya pula. Dan banyak sekali tanda hati.

 

“Ki..Kibum.. ma-MAAFKAN AKUUU!” teriak Eunsook tiba-tiba dan mulai berlari meninggalkanku.

“EUNSOOK! TUNGGU! JANGAN LARI!” Kuletakkan asal barang-barang Eunsook dan berusaha mengejarnya. Ternyata dia memang tidak cepat dan aku bisa menangkap tangannya dengan mudah.

 

Grep

 

“Kenapa lari??! Dan kenapa minta maaf??! Kenapa mengumpulkan benda-benda yang aku buang?? Buku apa itu??! Kau menyukaiku?!” Aku tidak perduli dengan pertanyaanku yang begitu banyak. Aku butuh penjelasan. Tapi dia terlihat seperti orang yang sangat ketakutan. Wajahnya terus menunduk dan tangannya begitu dingin. Apa selama ini aku keterlaluan sampai dia setakut ini padaku?

“Eunsook..”

“Hiks..” Oh Tuhan, dia menangis lagi~.

“Eunsook-ah… Kau tidak bisa menjelaskannya??! Eunsook!” aku masih tidak mau melepaskan tangannya.

“hiks… huwaaaaa, Ki-Kibum… Jangan berteriak sedekat i-itu… huwaaaa huks huks, maafkan aku! Hiks, I-Iya! Aku menyukai Kibum! Hiks, aku mengumpulkan benda-benda bekas milikmu karna aku- hiks aku tidak bisa melakukan hal lain, bicara denganmu saja aku sudah tidak berani, hiks, apalagi bilang suka!”

Gadis ini…

“BODOH! Kenapa tidak bilang saja dari dulu!! Kau malah selalu tidak pernah mau melihat ke arahku! Kalau memang suka bilang suka! Jadi aku tidak perlu memendamnya sendirian terlalu lama!”

“Ki-Kibum…”
“Dan apa-apaan itu? Dari pada kau mengumpulkan barang bekas milikku seperti itu lebih baik kau memelukku seperti ini, eoh?! Seperti ini!”

 

GREP

 

Luar biasa. Gadis bodoh ini membuatku ikut terlihat seperti orang bodoh di hadapan binatang-binatang yang sedang dikarantina. Aku tidak pernah seperti ini sebelumnya. Bukannya memarahinya, aku malah memeluknya seperti ini.

 

Apa boleh buat. Aku memang menyukainya..

 

Dan kurasa selama ini aku salah menempatkan gengsiku.

 

……

 

“Eunsook..? Kau masih bernafas…?” Tanyaku karna dia sama sekali tidak berkutik di pelukanku.

Aku merasakan kepalanya di dadaku mengangguk kecil. Aku mulai meregangkan pelukanku dan memeriksa wajahnya. Rambutnya berantakan dan menempel-nempel di wajah karna basah airmatanya tadi. Wajahnya sangat merah. Lucu sekali. Aku ingin tertawa tapi kutahan.

“Kibum..”
“Eunsook, aku juga menyukaimu”

“Kibum…” wajahnya terlihat seperti ingin menangis lagi.

“Aku serius, dan jangan menangis lagi..” Aku memegang kedua lengannya dan memandang lekat kedua matanya.

“Bukannya.. Bukannya selama ini kau membenciku?”

“Maafkan aku…”

Sebenarnya yang bodoh itu aku. Selama ini aku mengira dia menganggapku aneh dengan mengataiku cantik di hari pertama sekolah. Aku trauma dibilang cantik karena waktu kelas 3 SMP aku pernah digosipkan kalau aku ini gay. Yang benar saja! Aku normal! Dan aku malah langsung menyukainya saat melihat dia tersenyum ketika aku menolongnya hingga membuatku kaget dan wajahku sampai memanas malu waktu itu. Aku sangat senang begitu tahu dia sekelas denganku dan duduk tepat di sampingku. Jadi aku bisa melihatnya tersenyum setiap hari. Tapi di hari-hari berikut dia malah tidak pernah mau melihat ke arahku.

Dari situ gengsiku mulai kambuh terhadapnya. Kupikir kalau dia tidak mau melihat ke arahku aku juga bisa membalas dengan bersikap kasar terhadapnya. Kekanakan memang. Gengsi memang sudah menjadi penyakitku. Tapi aku bersyukur perasaanku padanya tidak hilang sampai aku mengetahui yang sebenarnya.

“Aku sama sekali tidak membencimu…”

“Ki-Kibum, aku bahagia sekalii…” Ucapnya dengan ekspresi yang menurutku lucu sekali.

“Haha” Aku kembali memeluknya. Semuanya begitu tiba-tiba. Apa aku harus berterima kasih pada orang utan yang di sana itu? Rasanya lega sekali setelah hampir setengah tahun.

“Eunsook…,” aku menarik nafas dalam. Dia sama sekali tidak menolak pelukanku. “Aku mau kau jadi pacarku dan jangan terlalu dekat dengan Jonghyun.” Bukan permintaan, tapi terdengar seperti perintah. “Saranghae..” Dan ucapan terakhirku sepertinya tidak sempat didengar olehnya.

 

“HEY KALIAN! Kenapa berpacaran di sini?!!! Ini bukan tempat buat pengunjung!!”

 

Petugas itu datang di saat yang sangat tidak tepat! Arrrgggghhhhhh!!!!

 

**********

 

Author POV

 

“Kumohon Kibum, gantungan kunci Sponge Bob ini jangan dibuang, ne?”

“Yang itu tidak akan kubuang, tapi akan ku ambil kembali, haha”

Setelah hampir satu bulan berpacaran dengan Kibum, Eunsook sudah tidak terlalu gugup ketika berbicara dengan Kibum. Dan Kibum juga hanya akan memarahi Eunsook jika kekasihnya ini bertindak bodoh saja.

 

“Ah! Kibum, yang itu juga jangan dibuang~” Rengek Eunsook pada Kibum di sampingnya sambil mencoba merebut pensil yang hanya tinggal 3cm panjangnya di tangan Kibum. Tapi tidak berhasil.

“Kau pilih aku atau sampah ini?”

“Hah? I-Ini bukan sampah, Pensil ini masih bisa dipakai walaupun sudah pendek, dan ini dulu pernah kau pakai juga, eoh? Kibum kumohon, eoh?”

“Semuanya harus dibakar, nanti kubelikan hadiah yang bagus untuk kau simpan…” mulai memasukkan satu persatu barang dari lemari kecil di kamar Eunsook ke dalam kardus. Barang-barang atau sebagiannya bisa dibilang sampah yang selama ini menjadi harta berharga Eunsook.

“Tapi….”

“Tidak ada ‘tapi’, seorang calon istri yang baik harus mendengarkan apa yang dikatakan calon suaminya, bukankah cita-citamu ingin menjadi istri yang baik?”

“Kibum…~” Tiba-tiba wajah yang seperti tahu milik gadis berambut panjang itu berubah warna seperti kepiting rebus.

“Haha, khaja, ini bisa kita bakar di belakang rumah” Kibum mengangkat kardus yang sudah penuh itu namun menaruhnya kembali setelah melihat ke arah Eunsook. Kibum kembali duduk bersila dan mengkode Eunsook untuk mendekat ke arahnya.

“Kemari, aku ikat dulu rambutmu biar nanti tidak berkeringat”

Eunsook menuruti perintah Kibum dan kembali duduk dengan bertumpu di kedua lututnya dihadapan Kibum.

Kibum menguncir sebagian rambut Eunsook ke atas. Sedangkan yang dikuncir rambutnya duduk manis sambil memperhatikan wajah serius Kibum. Gadis ini terlihat begitu bahagia.

“Kibum memang benar cantik kok….” Ujarnya sambil tersenyum..

“Sudah berapa kali kubilang, jangan mengataiku cantik!”

Eunsook menunduk dengan memanyunkan bibirnya karena Kibum tidak terima pujiannya. Kibum malah terkekeh melihat Eunsook seperti itu.

Aigooo~, kau lucu sekaliii~~hahahah!” menarik kedua pipi Eunsook dan tertawa karena wajah Eunsook terlihat benar-benar lucu sekarang. Tapi Eunsook sama sekali tidak melawan.

“Eunsook-ah… Jangan melakukan hal yang aneh-aneh lagi, arra?” Pernyataan Kibum dibalas anggukan dari Eunsook.

“Haha, memang memalukan.. tapi aku ingin bilang.. From now on.., let’s share anything through our heart, especially from my heart.. to your heart.. tidak ada hal yang  disembunyikan lagi. Haha, aku tahu bahasa Inggris-mu tidak terlalu buruk, kau pasti mengerti” Ujar Kibum panjang lebar sambil tersenyum sayang ke arah Eunsook. Sama sekali tidak ada tatapan tajam seperti biasanya.

“Eumm. Kibum… Boleh tidak… aku memelukmu seperti waktu di kebun binatang?” Tanya Eunsook, sedikit memiringkan kepalanya.

“Seperti ini?” Kibum yang memeluk Eunsook lebih dulu.

“Iya, aku suka dipeluk Kibum” Jawab Eunsook sambil membalas pelukan Kibum dan tersenyum lebar.

“Kenapa tidak minta kucium saja?”

“……………..”

“……………..”

“KIBUMMM!!!!!”

“Haahahahaahahah!!”

 

…………………………………………………..

 

Dibalik pintu kamar Eunsook…..

 

Yeobo! Kau dengar itu? Laki-laki itu mencoba mencium putri kita!” Appa Eunsook berbisik kepada Umma Eunsook namun terlihat seperti ingin berteriak. Dia hampir ingin menyerobot masuk namun segera di tahan oleh istrinya.

Appa, sudahlah, mereka hanya bercanda. Kibum itu anak baik-baik kok. Lagipula Eunsook sudah besar. Memang sudah waktunya punya pasangan! Ayo kita pindah saja”. Umma Eunsook ikut berbisik pelan. Namun sang Appa tidak begitu menggubris perkataan sang Umma, malah kembali sibuk menempelkan kupingnya di pintu kamar Eunsook.

Yeobo, aku tidak bisa diam sa-mmmmphh”

Umma Eunsook mulai hilang kesabaran dan menyeret suaminya sambil menutup mulutnya dengan tangan yang satunya.

“Ayo, kita ke dapur saja, bantu aku menyiapkan jus untuk mereka”.

 

……………………………………

……………………………………

 

Ketika kau sangat menyukai seseorang, melihat tissue bekas keringatnya saja kau akan berdebar-debar. Dan ketika memandangi benda-benda miliknya, berharap perasaanmu bisa tersampaikan ke hatinya. That’s what I feel. Haha~

 

-END-

 

*Note untuk admin:

Admin maaf kalau fanfic-ku ga bagus, ga di post juga ga papa, hehe ^^. Tapi kalau di post, kalau bagian pengenalan karakter di pakai, foto Kibum sama Eunsook-nya di print-screen aja ya.., soalnya untuk upload foto cuma satu buat poster. Satu lagi, di alamat aku cantumin nama ayahku, soal ny alamatku susah dicari, bukan kompleks sih (ini bukan berarti aku pede bakalan menang, sumpah aniyooo >,<, tapi mana tau ada mukjizat[?]). Maaf merepotkan >,<. Dan terima kasih…

99 responses to “BSFC – TO YOUR HEART A

  1. ya ampun, eunsook lucu bngt, aku bisa ngebayangin imutnya eunsook! Kibum juga, hahaha kibum emang gengsian yee, haha!
    kayaknya yg paling berjasa di sini monyetnya deh, wkwkwkkwkkwkwkwk! beneran, makasih ya nyet, berkat kamu BumSook jadian. *peluk monyet
    dan ini: ““Haha, aku bilang kan kalau aku laki-laki, lihat dadaku” mulai melepaskan pelukannya dan menarik ujung kausnya ke bawah agar tonjolan dadanya terlihat lebih jelas “Aku perempuan! Hahhaha!” << kata Taem"
    ya ampun taemin, ga punya tonjolan di dada pun kamu dikirain perempuaaaann, lol.
    wah, aku suka thor! bikin lagi!

  2. yaampun ini cerita.a unik banget, aq sampe g kepikiran masalah klepto sampe ngumpulin sampah2 ky gthoo,,

    Author.a kreatif nih aq suka,
    Jalur.a juga asyik detail dan yaaah gitu dech q suka banget

    Good luck thor, doaku menyertaimu🙂

  3. candy~candypang~~~
    eunsookie yg polos tak menyadari kecemburuan Kibum thd Jjong xD
    coba klo Kibum gak gengsian dari dulu~
    tp akhir’a berkat Mo to the Nyet, kesalahpahaman jd clear
    waaaa >.< Bumsook so sweet~~~❤
    Gomawo Nyeeettt ^0^
    *kasih pisang
    FF'a kereennnn~~~ i like it~ like it~~

    • iyaa! Kibum itu ga suka klw jong dekat2 Eunsook, kkkk
      sebener ny pengen bikin lebih banyak jongyu momment, tpi ga bisa karna ini aja uda hampir lewat dari 6000words, syarat lombanya.
      makasih beibi uda nyempetin baca :*

  4. aaaaaaaaaaaaaaaa, demi apa ini aku suka. kibum keliatan cuek gitu tapi sebenernya nyimpen ras buat eunsook,,,
    ini manisssssss banget, cara nulisnya juga aku suka. bahasanya simple tapi inti ceritanya dapet ^^

  5. Suka! that’s what I feel, haha.. * ngutip dr atas
    aigo~ manisnya mereka
    kleptobum? haha,,, eunsook sangtaemu gk tertandingi
    2min, jiboon, mreka jd cameo yg mnis… pas buat nganjel bagian yg kosong
    ahahaha~ saya gak bisa berhenti ketawa
    terima kasih buat saya kebayang muka tablonya si eunsook
    good job, saya suka karakternya

  6. AAAAAAAAAA DEMI APAPUN GUE SUKA FF INIIIIIIH
    gweboon sama kibum sepupuaaaan kkkk~
    pokoknya suka sama bumsook inih!
    key yang gengsian dan eunsook yang ceroboh love love looooove

  7. ini adalah salah satu ff bumsook tersukses, biasanya para author g berani bikin bumsook coz takut g ng-feel klo Onew jd yeoja…kecuali yg punya wp ini yg ud bikin bumsook dengan Jjong sbgai hantu gentayangan(MGMH)…kekeke
    tapi d sini karakter Kibum dan Eunsook sukses membahana. ceritanya manis,kreatif dan inovatif…
    kelakuan Jjong nista bgt sih d skolah nonton video 17+ gkgkgk
    tiap cast d sini berperan dgn apik. Jjong yg tetap jomblo krn milik Gegey seorang, 2Min yg selalu bersama. dan ada Gwe yg pacaran ma oppa2 sipit, pasti itu Jinki…
    saya sukaaaa pokoknya
    Good luck…lanjutkan menulis…hwaitting \\¤_¤//

    • omg, benarkah ff-q sukses???? >,<
      aiguhhh, makasih yaa T^T
      iya juga yaa, kelakuan jjong yg aq bikin di sini trpengaruh sama karakter2 jjong d ff lain yg sering aq baca, melekat deh klw si jjongie suka yadong , wkwk
      iyaa, si oppa-oppa yg sipit itu Jinki, kwkwk, tbh, aq kan JinBoon lover, huhu
      makasih yaa uda semangatin aq, I love you🙂

  8. Hhahah ini ketawa terus ah aku bacanya ..
    Eunsook konyol banget sumpah demi kolor ny bang ayam dah .. Hahaha
    Masa sampe sampah bekas kibum dy simpen juga? Dijadiin koleksi, apa ga dikerubungin semut ya itu? Ahahaah eunsook gemesin banget (>ˆ▽ˆ)-c<¯―¯٥)
    Yang pas eunsook ditarik sma orang utan itu, aku kirain itu eunsook ny ditarik kibum sbner ny, eh gataunya emng orang utan .. Hahaha
    Kirain kibum ny ngikutin eunsook mangkanya dia bisa langsung nyamperin eunsook pas eunsook mnta tolong ..
    Ahh manis banget ini eunsook ny ih ampun diabetes lama2 ini .. Kkeke
    Itu oppa2 yang dibilang pcr gwe tu jinki ya? Ahahhaha lol
    Kalo author nya menang bisa kali ya dbkin sequel ini *poke author* haha
    Keren keren keren .. Neomu choayoo. (´▽`Ʃ♡ƪ)

    • haha! mungkin sampahnya dibersihin dulu sama Eunsook biar ga besemut, aq juga ga tau lol xD
      iyaa, Eunsook itu nggemesin T^T aq sayang bgt sama Eunsook[?]
      eh sst sstt, aq niatan nih, bikin sambungan bumsook yg ini, berkat komentar2 kalian yg membangkitkan gairah[?]ku menulis huaahaha xD
      makasih ya honnn~ ^^

  9. Ehm.ehm.
    #DEHEM-ALA-JUNHYUN-ON-RAINYDAY

    karena harus koment sesuai ame crta,,, makaAaAa

    #PASANG-TAMPANG-ALA-CEP-JUNA

    crita’a OVERCOOK!
    Eh, salah overdosis maksud’a.. Ide’a overdosis bAdai..

    Johae…🙂

    mesa’ke
    si eunsook jd pemulung. Hahaha__
    pic’a jg o.k

    eunsook lbh cntik dri sadako d kimini todoke. Ups__

    jgn ge2r tar eunso0k’a jd ke’PD’an😀

    • pemulung????? jyaakakakakkka, #ngakak
      Eunsook pemulung woyy pemulung! wkwkwk
      eh, komenmu lucu, makasih yaa uda nyempatin baca, wkwk xD

  10. sumpah chingu aku baca nyai senyum senyum sendiri, menurut aku ide nya tuh unik terus pemilihan kata nya tepat sama sifat karakter nya dapet banget. feel nya pas si eon sook itu ketakutan sama kibum kerasa banget . satu kata buat authornya DAEBAK !!!

    • wahh, syukurlah… xD
      salah satu tujuan q memang pengen pembaca bisa ‘dapat’ karakter tiap cast-nya, terutama eunsook xD
      oh thank you ratna😀

  11. Sumpah demi apa. Manis… Prcintaan mreka. Ini ff gk ada adegan sdih sma skali. Tp knpa aku nyesek bcanya ktika eunsook menyatakan dia mncintai kibum diam2? Meski hanya mengoleksi brang bkas mlik ki bum, dia sdah bhgia. Sbgtu nya eunsook memuja ki bum. Oh my gosh… Ada apa dg ku? Knp aku ingin menangis?
    T_T.

    • jangan2… kamu lagi mendam cinta buat seseorang yaa?? T^T
      huweeee, Imel, semangat nee >.<q
      dan makasih uda kasi komentarnya …🙂

      • Ahahahaha… Iya sih. Tp dlu. Skrg prasaan itu udah ku bnuh. Rasanya udah ckup jd org bdoh yg hnya bsa mlhat org itu. Sesak uy…
        Lbh baik sya hanya mlhat ttg SHINee… Jaaauhhh lbh mnynangkan.
        *mlah curhat

  12. Woah! Kyeoptaa~ ♡(>̯┌┐<)♡
    Ok. Awalnya mulai nyerna judul yg diambil sm alur critanya …
    Cuma akhirnya nemu di bagian akhir maknanya …

    Lucunya adalah… Pertemuan mereka ngga lucu, PDKT mereka sangat tidak lucu, dan jadiannya LUCU! Jadian di dalam penangkaran hewan" stress … Tepat, no offense, aku rasa bumsook sama stress nya dgn hewan" yg ada disana. Stress krn ngaku cinta aja sulit …

    Ceritanya ringan, dan mudah dicerna maknanya. Suka cara penulisannya. Pergantian POV nya bagus . Paling suka pov nya eunsook sih … ~(‎​˘▼˘~) (~˘▼˘)~

    Ok bye!
    *makinlucukarenakomensayagaje! (ˇ_ˇ'!l)

    • ahahahha! iyaa! maunya mreka ikut dikarantina disitu, biar keanehan eunsook sama gengsinya ci kibum sembuh! hihi
      makasih yaaa xD
      bye.. ok!!

  13. kyaaaa,aku suka ceritanya,sweet banget!!!!
    kalo aku jadi eunsook pasti aku jg bakal ngelakuin hal yang sama,ehehehhe..
    paling suka pas adegan kibum nguncir rambutnya sookie,aaaaa cute!!!!
    alur ceritanya pas,ide ceritanya menarik,endingnya bagus,tulisannya rapi + sedikit typo.
    aku suka~~
    hwaitiiiinggg^^

    • eyyyyh, iya nih, aq sendiri yg nulis juga sukaaa sekali bagian kibum nguncir rambut ci sookie, pengen ada d situ liat langsung kyaaaaakkk xD
      makasi yaa😀

      • sama-sama🙂
        hee,ini admin onnochan kan ya??
        huaaaa,hwaitiinggg^^
        good luck yaa,semoga menang😀

  14. eunsook jd kleptomania!!! sampe sampah kibum pun d koleksi hahahhahaa

    tp tanpa org utan itu mreka gk mungkin bs jadian..dasarrr kibum!!! gengsi’a gede amattt

  15. ngakngak baca FF ini…campur aduk dah kaya gado”..ada lucu, sedih..geregetnya..pokoknya campur aduk…

    aku suka ama Posternya ceritanya juga gampang dicerna..
    bahasnya juga muda dimengerti…

    eunsook gak dikerubutin lalet tuh klo tidur…xixixix…
    layanya ini pengalaman authornya yah..cuz..ngefeel banget…ahahaha…#gubrak…

    • beneran kamu suka posternya?? #terharu
      padahal posterku yg paling biasa-biasa aja T^T
      makasih yaa, hiks hiks
      makasih lagi uda nyempatin baca & komen🙂

  16. tes tes tes tessss~
    untuk tema yang sederhana tapi alur ceritanya luar biasaaaaaaa! manis manis happy ending! para karakter castnya pas, dan bisa buat yang baca berimajinasi dengan baik /kalo untk saia ya/ >,< ketoledoran eunsook yang manisss dan menggemaskan tidak hanya membuat kibum terpesona dan ikut mengkhawatirkannya, tapi pembaca juga merasakan hal yang sama! oke i just love this fanfic, n honestly i love fluffeh and comedy fanfic so much~ i can't wait for read ur next fanfic, jinboon fanfic maybe kyaaaaa

    • deeeeeeeeeeelllll!!!! ini akuuu, akuuuhhh!!! nora onewwww!!! huweeeeee TT^TT
      makasi uda nyempatin baca fic abal-abal punyakuuu, hiks.
      makasih uda love fanfic akuuu, *peluk deli erat2*
      apaah? nulis JinBoon?? gak mauuuuu! wkwkwk
      ga mau soalnya aq takut ngrusak image/karakter gweboon yg super, kkkk
      aq lebih milih berbahagia nulis Eunsook yg lucu dan menggemaskan xD
      oh deli, thank you~~ xD

      • ohhhh nora yaaaaa~~~~ cieeeeee ayo nulis jinboon lagiiiiii, eunsook sesekali bole tp jgn sering2 hohohoho kasihan onew-y XDDDDD
        u’re welcome nor, tetap nulis yaaa :)))

  17. MAUUU mau banget jadi eunsook…
    manis…

    baisanya key yang bersikap manis dan sekarang onew eh… jinki eeeehhh… eunsook
    aaah manisnya eunsook jadi pengen meluk =3=)…

    • klw di sini aq pengen jadi gwiboon, soalnya pacaran sama oppa2 yg sipit ituu, Jinki, kkkk xD #abaikan
      makasih ya sayang uda nyempatin baca🙂

      • oppa? kakek?
        wkkwkkwkkwkkwkk

        oppa kalo disini kan kakek ya😄
        becanda…

        tapi eunsook manis….

  18. CETARRRRR!!! gw suka bgt sumpah!! jarang gw nemu ff KibumEunsook yg bagus dan membekas dihati! aduh bhsa gw…. yah gimana kan emang bagus, gw suka tiap karakter cast’a. mulai dari eunsook y super imut menggemaskan, sampai jonghyun y suka yadong astjm! ide ceritanya juga unik, gw aja ga sampe kpikiran buat ngumpulin barang2 kayak gt. eh gw jdi penasaran sama authornya, dia punya blog sendiri g?

    • omg, syahrini ikt baca fanfic q!! kkk ^^v

      hah? blog?? jeongmal mianhae aq ga punya, maaaffff~~~ T^T
      ini tulisan pertama q, makasih yaa uda baca🙂🙂

  19. eunsook emang dah ceroboh bgt, bagus ide critanya,, penggunaan bhsanya jelas, jd mudah dipahami ceritanya..
    Tp coba liburannya jgn dikebun binatang, tempat yg lbh romantis gitu,, hehehehe
    hwaiting..

    • hihi, iya, maaunya di pantai kayak yg di usulin jjong, banyak cewe pake bikini, okok xD
      makasih ya uda bca🙂

  20. Dinyatain cinta didepan orang utan(?)… Ouhhh so sweet yang langka…

    Ide orang utannya bagus thor,kan klo nyatain cnta d dpn org bnyk yg berbau kaos kaki ayam itu romantisnya udah basi,gak bsa di angetin lagi mau di kukus di cerobong asap juga.hahaha kidding thor *colek dagu author..
    Trus kan biasanya ad taburan bunga,dsini taburan sampah bungkus permen.gkgkgk

    orang utan menjadi saksi BumSook jadi kurakura ninja.eehh
    tuh orang utan serasa nonton layar tancep gratis..
    pokokny feel sweet,fluffy dpt bgt, komedinya jg lucu, gak brhnti ngakak, aplgi pas orang utannya
    *prasaan dr td gw ngomong orang utan mulu…

    Aku suka orang utannya,plaaaakkk aku suka ceritnya thor *cubit author

    • wkwkwk, komen kamu lucu dehhh xD
      btw knp kura2 ninja? onkey nija mksudnyah?? #gakMudeng xD
      iyaa, aq juga suka orang utan ny, hihi, makasih yaa😀

    • kan dipelesetin jadi kurakura ninja, hahahaha
      apa aku lucu? maksihh *tersipu malu
      WOY KOMEN YANG LUCU BUKAN ELU *sekarat
      yaaaahhhh authornya ikutan suka orang utan,, hewan ideal(?) tuh,haha

  21. uwaaaaaa, sejauh ini, ini ff favoritkuuuu~~
    gaya bahasa + cara penulisannya bagus.
    ceritanya lucu. karakter eunsook disini mengingatkanku sama helga di film kartun hey arnold yang suka ngumpulin barang2 apa aja punya kibum.
    walaupun masih agak susah ngebayangin bumsook couple, di ff ini feelnya dapet bangeeeet!
    author daebak!

  22. sebelumnya saya agak canggung dengan couple ini.. bumsook. mungkin, karena memang saya belum terbiasa dengan couple tersebut.
    but, pas baca FF ini, feelnya terasa banget. ngebayangin eunsook yang ceroboh. ngebayangin eunsook yang suka nyimpen apapun tentang kibum.
    benar banget.. kata-katanya yang terakhir
    “Ketika kau sangat menyukai seseorang, melihat tissue bekas keringatnya saja kau akan berdebar-debar. Dan ketika memandangi benda-benda miliknya, berharap perasaanmu bisa tersampaikan ke hatinya. That’s what I feel.”

    ketika sedang jatuh cinta, sesuatu tentang seseorang yang disayangi akan membekas dihati. melihatnya berlari, tertawa, berbicara, akan membuat hati berdebar tak karuan. hihi..

    keep writing!🙂

    • wahh, makasih unnie uda baca & kasi komentar di fic aq. aq juga suka fic unnie, aq juarain punya unnie loh xD
      unnie jugaa, terus bikin fic yg super2 yaa, nnti aq baca lagi, oh unnie, boleh aq tau wp unnie? atw fb??🙂

  23. Kyaaaa suka banget sama yang ini >.<
    Sebenarnya ceritanya sudah umum dan endingnya udah bisa ketebak tapi cara author nulisnya itu loh buat saya tertarik, pokoknya jempol dah untuk ini epep😉

  24. Uwaaaa..XD
    ni ff bener2..dibilang manis ga..dibilang ga tapi manis..XD
    jadi gimna donk??…XD

    eunsookie….XD
    bener2 kleptobum…*setumin sama taemin xD* sampe sampahnya kibum disimpan juga..o.o??
    mwo mwo mwo???….cinta mati nih sama kibum..XD
    lucu pas baca cita2nya..jadi istri yg baik..ciyeeeeeeee….XD

    kibum noh..gengsinya tinggi amat..XD suka aja pake gengsi…jujur nape..XD eunsook sampe tatut kan sama kamu..XD

    gyahahaha..XD
    ngakak abis pas adegan dikebun binatang..XD untung aja kibum datang sebagai pahlawan..*??*
    tapi gara2 itu juga mereka jadian..yeiy!!!…XD

    sweeeettttt…XD

    • yayyyyy ^____^
      makasih banyaaaaak uda kasih komentar di fic nora😀
      iyaaa, ci kibum tatapannya ngeri amat ampe eunsook jdi takut, hihi, sekali lagi makasih yaaa😀

  25. awww~~~~~~
    eunsookie!!! koq kamu ngegemesin bgt di siniiii???????
    kibum juga ngegemesin karna penyakit gengsinya ituuuuuuu
    hi author, tulisan kamu bagus, emang bahasanya sederhana, tapi menurutku, dari bahasamu, bisa menggambarkan watak dri tiap cast. pas eunsook pov bahasanya gini, pas bagian kibum pov bahasanya gitu, kan dari situ jg kita bisa menilai watak mereka😀

    dan ide ceritanya, unique🙂

    just love this fic! okay, good luck author😉

  26. awalnya aku coba buka fic y ini krn liat poster’a, tokoh cewek’a si Eunsook di poster keliatan lucu gitu, banget malah. aku baca deh. dan ternyata? emng iya dia unyu2, ceritanya juga enak dibaca. ff nya ga pasaran juga. suka deh–!

    • aihh, ga koq, fic ku ini sebenarnya pa-sa-ran, ceritanya di sekolah, uda ketebak endingnya, si cewek malu2, si cowok gensgsian, hikssssssssssssssss
      eh tapi makasih banyak yaa kamu uda suka😀
      makasiiih🙂

  27. YAAWOOHH~~ luccuuuuuuu ngegemesiiinnn epepnya~
    aku suka ide critanya. cleptobum hihihihi😄
    bahsanya juga simpel, jd enak dibacanya.
    sukaaaaaa!!!

    tapi kenapa hrus ending dikandang monyet??? aku jd tersinggung #eh?

    mau mantun dulu ah~

    adik aku pergi kesekolah
    tidak lupa bawa kayu
    semoga authornya dapet hadiah
    soalnya epepnya unyu-unyu~

    PS: authornim kalau dpt hadiah jgn lupa bagi dua sama aku ya~😉

    • omo omo! mianhaee klw kamu trsinggung di kandang monyetnyaaa xD xD
      kyahhhh xD

      aq balas ya pantunnya…
      klw ada jarum yg patah
      jgn disimpan di dalam peti
      klw ada penulisan yg salah
      aq mohon jgn lapor pak polisi >,<

      kkkk, makasih ya sayang🙂

    • iyaa, Eunsook itu super menggemaskan, aq sayaaaaaang sekali sama eunsook xD
      hihi makasih yaa uda nyempatin baca🙂

  28. pernah baca crta ky gini tp dulu bgt, long time ago.. tp lupa dmana? Di komik maybe, tp tetep sukaan yg ini, cocok bgt deh pasangan eunsook ma kibum.. Cara nulisny da bagus, crtanya jg mengalir, smuanya pas deh.. ga berlebihan,

    • oo jinjjaaa??? *0*
      eh aq juga penggemar komik lho? klw beneran ada komik yg mirip kayak gini kasi k aq donk, jd pengen baca xD
      btw, makasih yaa uda nyempatin baca😀

  29. wahhh..lucu banget eunsook pake ngumpulin barang2 kibum lagi…
    so sweett,,lucu ff nya bikin penasaran,,kocak abiss,,,eunsook lucu banget,,,
    aku suka ceritanya,,bahasanya simple enak dibaca,,I LIKE IT.
    buat lagi thor,,pairing bumsook,,
    HWAITHING!!!!

    • hihi, makasih yaa uda suka and nyempatin baca😀
      nnti klw ada umur panjang aq bikin bumsook lgi deh xD
      makasih banyaaak xD

  30. /dying/
    Aigooooooooo! Fluffy! Aku meleleh baca ceritanya X)
    keren.
    Soal tata bahasa Thor.. Kan Author-nim nulis gini:
    -“ah sudahlah. Minho-ya, Buatlah kelas menjadi lebih tenang sedikit…, kau ini ketua kelas”
    harusnya di awal dialog pakai huruf kapital, kecuali kalau ada tanda koma sebelumnya. DAN~ dialog harus selalu ditutup dengan tanda baca.
    Yang penulisan kayak gini juga:
    -“ Appa, sudahlah, mereka hanya bercanda.
    Harusnya pada dialog pembukanya tanda kutip lalu langsung kata, nggak usah pakai spasi.
    Last, penulisan yang benar itu ‘peduli’ buka perduli~
    soal cerita, plot sama alurnya udah ketebak~ tapi cara penyajian Author-nim yang keren, bikin aku senyum-senyum sampai temen disebelah aku mau nendang aku dari tadi.
    Romance-nya dapat banget! Sampai aku sekarang aja belum berhenti senyum! Aku pengen nangis aja deh T^T
    kalau biasanya aku baca ff dan nemu emot entah kenapa menurut aku itu ganggu konsentrasi aku baca, tapi di ff Author, entah karena peletakan emot yang tepat, atau karena jumlah emot yang pas. Aku malah cekikikan sendiri liat emot di ff Author-nim!
    Plot, tema, karakter, penokohan, konflik, penyelesaian, diksi, EyD~ nggak ada yang bisa dikoreksi lagi~
    aku masih mesem-mesem nih Thor! ;__; pokoknya wish u luck to be a winner aja lah.

    • huwaaaa, aq dapat bnyk masukan dari kamuuu, makasi banyaaaaakkkkk73456x
      aku suka bgt sama komennya, hikss hikss
      makasih yaa uda care sama tulisanku T^T
      aq seneng bgt~
      utk ke depan, aq akan berusaha lebih baik🙂
      makasih lagi uda suka🙂

      btw, aq gatau emot itu apa T^T, mind to explain it?
      emot itu apa yaa? >,<

      embrio jeongmal gumawo nee🙂

      I LOVE YOUU😀😀

      • huwaaaa~~~~ aku bahagia kalau kamu merasa senang dengan masukan aku><
        senang bisa membantu^^

        emot itu kepanjangan emotikon. contoh:🙂. :3, T^T
        ekspresi wajah kata lainnya^^~~~~~~
        ne~~ cheonma~~ mudah_mudahan kamu menang. HWAITINGGGGGG~~~~~~~~~~~

  31. ane dapet feelnya

    biasa.a aku kurang suka baca bumsook

    haha eunsook sangtaenya parah banget

    masa sih saking sukanya ama kibum, mesti ngumpulin benda” milik kibum
    bahkan sampah bekas dari kibum juga dikumpulin

    monyet itu merupakan pemersatu bumsook deh

    hwaiting thor

  32. HAAAHAHAHA….

    ngakak….
    dan juga pertemuan pertamanya eunsook n kibum sesuatu ne….
    kekeke^^ kibum shock sama gigi kelincinya eunsook yah…
    *digaplok sandal…

    hahaha … sumph ngakak sama hobby eunsook yg mungutin barang bekas di pakai sama kibum.. n itu dia merhatiin penghapus yg tadi di lempar kibum.. eh. setelah di ambil matanya lngsung bersbinar..

    Hahaha.. thanks to orang utan yg telah membongkar keunikan seorang eunsook..
    n tuh petugas kenapa dtng di saat yang teramat tidak tepat ..

    *lempr petugas ke jeruji..
    bhasa nya ringan dan rapi mulus kaya phanya kibumiee…
    *dibekep sandal

    ah.. AUTHOR JJANG…

  33. aku sukaaaaa…bikin ngakak juga xD hobinya eunsook aneh bin ajaib ngumpulin barang kibum sampe bekas2nya segala.. hebat deh eunsook xD ahh itu orngutan penyelamat cinta(?) bumsook, kirain aku tadi yg nyerang eunsook sii kibum eh ternyata malah beneran hewan,orang utan sekalian pula wkkk
    hwaiting author buat bikin karya selanjutnya! ^^~

  34. Liat posternya aja udah penasaran, apalagi isinya suka banget!!
    Walaupun ceritanya meremaja banget alias agak sering terjadi didunia nyata dan dunia perFFan tapi aku suka feel BumSook dapet full.
    Kosa katanya suka, alurnya suka, dll deh
    Yang jelas suka, suka dan suka!!

  35. jeongmalllll~~~~ ini bener2 lucu… gokil.. seruuu…
    ngakak… dari awal ampe akhir… thor..
    pertama dari posternya aja udah bikin aku tertarik utk baca…
    dan bahkan ada notenya.. “not klepto, its called love”
    that’s it!!! itu ngena banget pesannya ^^

    karakternya kuat.. dan mirip sama karakter aslinya onew n key…

    eunsook tetep manis dan lucu dalam wujud wanita.. woaaaaawww…

    sumpah ya ini saya cekikikan baca FF ini jam stgh 2 subuh… dan saya gak taw apa yg bakal tetangga pikirin stlh denger suara ketawa saya yg horor… :3

    aq suka bgt.. eunsook nya maniak kibum bgt… dan aku sukaa…
    bener2 deskripsiin kalo dia cinta banget sama kibum…
    aigooo sampe2 eunsook gak bisa bedain yg mana sampah dan yg mana brang kepemilikan kibum… -____-a #cubit eunsook #tepok jidat

    beneran deh genre begini ini favoritku… bener2 humoris bgt…. eunsook ini ngundang tawa bgt… ^_^V

    cie..ciee..cieee.. trnyata Kibum emg sering ngasih tatapan death glare ke eunsook klo dya deket sama Jjong?
    cemburuuuu.. ciieee.. cemburu…

    nahhh yg paling lucu emg pas eunsook dgn pabo nya terjebak di kandang khusus bintang yg dikarantina..
    mwoya~~~ orang utannya pinter milah2 barang2 eunsook…😄😄😄

    kibum saking gemesnya ama ‘hoby’ uniknya Eunsook sampe meluk Eunsook seperti itu… OUHHH~~ *o*
    entah kenapa itu sweet bgt.. pelukan reflekx, campur gemes, campur sebel, campur sayang, campur lega..
    woaahh.. bener2 bikin perasaanku ikut berdaun-daun #ehhh
    bikin berbunga-bunga maksudnya.. ^^V

    neeee.. keureyo~~~ kenapa Eunsook cuma minta peluk? poppo ato kissing juga boleh bgt kog… \(^_^)/
    neomuuu joha author.. ^_^
    moga menang ne…😉😉

    • huwaaaaa, jinjjaa ciyus miapaahh keyennnn T^T

      komentar kamu sesuatuuuuuu bgt, aq jatuh cinta sama kamu, huweeeee

      tiap kalimat yg kamu tulis bener2 sesuai sama tujuan fic yg aq tulis ini, dan sepertinya semuanya tersampaikan ke kamu, aq seneng banget, komentar kamu nunjukin kalau aq uda cetak goal >,<

      meer,…. [so akrab aku nya] makasi banyak yaaaa *peluk meerable erat2* *smoooochhhhh* *I LOVE YOUUU*

      moga kamu jg menang jdi reader terkeren xD

  36. oh myyyyyyyy T^T

    sebelumnya, aq mau ngucapin makasih banyak87345x buat kak ghea, kak choy, sama kk marni yg uda ngasih aq kesempatan ikutan kompetisi fic ini dan terpilih masuk 20besar.

    selanjutnya, buat reader-reader yg sudah meluangkan waktu untuk membaca, dan mengetik komentar di fanfic-q yg tidak ada apa2nya ini. hiks T^T
    jujur sejujur-jujurnya, aq bukan penulis… fanfic ini ga ada pesan, amanat, atau apapun,yang ada cuma semangat aq huwee. ga bisa nulis maksa nulis huwee lagi. tapi pas baca pengumuman dri kak ghea aq jadi pengen nyoba. dan jadilah fanfic ini sebagai tulisan pertamaku yg dipublish. uda gitu, pas baca komentar2 kalian, aq serasa bakalan panjang umur[?], jadi pengen lanjutin cerita bumsook yg di atas, dan sayangnya… sepertinya nora ga bisa buat cerita yg lain dikarenakan wawasan dalam hal menulis gak luas, ide terbatas, semuanya stuck T^T. reader semua yg uda komen, makasih banyak yaaa (ini tulus dari hati yg terdalam, sampe pengen nangis >,<), pengen aq salamin satu2, aq peluk satu2, tpi ga bisa T^T. I'm so grateful, uh thank you..

    especially for:

    keysruh, nunadk, hyu hyo, Miyuki, citra, Zeshalovedubu, i-o, ilalee, noonamin, gheashawol, MVP-t.21, Ratna Ramdhani, Imellee, Vit2min ABC, missonye, aprilkey, itzuka, mirakoya magina, delishenka, phantasyfonia, Divaa, Kim Ra Tae, Hikma, FifishawolNew, Diaonyou, Intan malinda, Hwangrijin, Nhietaa, bananafrog, dubudubudam, Ciie gembul anagh, loph Love key, wiwit onew, embriopanda, lita samantha, ikka love all, yena, 1014am, dan meerable. I love you, guys, U are the best🙂

    *mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisn nama dan gelar

  37. ahhh bumsook bumsook! suka banget sama pairing ingkarannya OnKey ini wkwk suka sama karakter di masing2 tokoh. kibumnya manly >< maybe because in here he must gentle to threaten eunsook. ahh pokonya suka lah. posternya juga aku suka banget hihi semoga menang ^^;;

  38. pertama: Mau protes #ngambek Jjong aku di bikin yadong

    Kedua: Cerita’a Lucu, biasanya di ff yang aku baca Key biasa jadi cew dan Onew jadi cow. Karna ini SG yah bisa di terima lah. Feel’a Ok

  39. saya ganti ID #kagak ada yg nanya *PLAK

    pertama saya suka poster nya,,mereka serasi,,,suka sama kehidupan di sekolah,,*ngenang masa sekolah

    kedua sosok eun sook emang rada mirip sama tokoh di Kimi Ni Todoke,,,,,

    ketiga yg saya bingung saya nangis baca ff ini,,padahal kan sweet, sedih aja sihhhh, melihat sookie yg begitu menyukai kibum tp mengira kibum membencinya hiks hiks😥

    keempat *ini ngapa jadi nurutin author kekeke~* waktu part sookie udah jadian sama kibum,,,,,mp3 saya muterin lagu eunji sama yoseob yg Love day~ berasa pas banget,,,hihhihi,,,abis nangis malah senyum2 gaje *plak #curcol saya,,,

    bagus ff nya saya suka,,,😀

  40. Hahahaha..

    Eunsook lucu banget…

    Dan ini ff bumsook pertama yg q baca..

    Eunsook hobinya aneh banget..
    Dan itu… Aigooo… Umma appa eunsook jg punya hobi aneh.. Nguping anaknya pacaran.. Kekeke..

    Ffnya daebak thor…!!

  41. aaah akhirnya ketemuu jugaa ff bumsook buatan nochan ~!!! T-T)/ aaah lucuu bagus banget.. feel bumsook nya dapet huhuhu… kibum versi seme emang lebih tepat pasangan ama Lee Eunsook~~! ^^ aku lagi suka banget ama bumsook.. nochan jjang~~!!!!! :***

  42. orang utan hebat,,,
    berkat dia eunsook ama kibum jadian deh,,,
    eciecieeee,,,,
    bagus banget ff nya,,,
    dapet feelnya,,, ^^

  43. Kyaaaa!!!!
    Gx tau klo pairing ini bisa sangat menarik!!😄
    Trnyata klo di”switch” malah lebih parah dari pairing jinboon
    Wkwkwkwkwkwk..
    Sukasukasukasuka
    Eunsok pemalu yg ‘kleptobum’ gegara dimarah-marahi kibum dan Kibum yg marah-marah gaje gegara cemburu dan dicuekin eunsok
    Demi apa mereka sweet banget..
    Thanks to orang utan coz buat mereka bersatu
    Author-nim, buat lagi dong ff bumsok’a *fallin in love*😄❤❤❤
    Hwaitting!

  44. Huwaaaaaaaaa… ceritanyaaaaaa bikin senyum senyummm

    Eunsook lucu banget … hahhaa
    Tapi kebiasaan eunsook sama dgn kebiasaan aku, menyimpan barang berharga’nya’ meskipun itu hanya bungkus permen… huaaaa seaneh itukah aku ? X3

    Ahaha sweet banget deeh thoor
    Aku suka suka sukaaa banget poster nya, ffnya apalagi😀

    Semangat thooorr
    Lope lope muahhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s