BSFC – STANGER A

STRANGER1.png

Judul:  Stranger

Cast: Kim Gweboo, Lee Jinki, Kim Jonghyun

Genre: Romance

Rating: PG-15

Leght: 3,008 words

 

-Seoul, 2013-

“Jagiya, mwohae?” terdengar suara lembut namja di telingaku bersamaan dengan kurasakan tangan besarnya merangkulku dari belakang – kegiatan favoritenya sejak 3 tahun belakangan ini –

“Eum… Tidakkah bisa kau lihat aku sedang mencuci piring, oppa?”jawabku santai sambil mulai kurasakan butterfly kiss yang diberikannya di pundakku.

“heuum… ”gumamnya tanpa peduli dengan pertanyaanku dan terus melanjutkan aksinya yang sekarang sudah sampai ke leherku. Mengapa dia suka menyerang titik kelemahanku?

“Unghh… Oppa…”sahutku berbalik menghapnya, saat kurasa aksinya sudah terlewat batas.

“Waeyo?”bertanya tanpa melepaskan pelukannya di pinggangku dan menatapku dengan innocent look miliknya.

“Aku lelah jika harus keramas setiap hari!”

-Daegu, 2005-

“Jonghyun oppa~”teriakku memanggil seorang namja yang badannya sedikit lebih pendek dariku.

“Ah~ Bonnieee~ Ppalli…”sahutnya sambil melambaikan tangannya ke arahku menyuruhku untuk cepat menyusulnya.

“Hosh… Hosh… Oppa~ mengapa meninggalkanku?”protesku kepada Jjong oppa–panggilan akrabku kepadanya- sambil mem-pout-kan bibir apel milikku.

“Aigoo~kyeopta.”jawab jjong oppa sambil mencubit pipi kananku, “mian, tadi oppa ada janji dengan teman lama.”

“Oh? Teman lama? Chodeung Hakgyo Chingu? (Teman Sekolah Dasar?)”

“Nee~, majayo.”jawabnya singkat sambil menggandeng tanganku lembut, “Kaja~ Aku sudah tidak sabar ingin mencicipi kimchi jigae buatan umma.”

Aku hanya mejawabnya sambil menganggukkan kepalaku sambil tersenyum. Terlalu bahagia saat dia menggandeng tanganku. Apakah dia tak tahu jika aku sangat suka saat dia menggandeng tanganku? Atau mungkin dia sudah tau? Ah, molla~ yang ku tahu, aku bahagia saat berada di sampingnya.

-Seoul, 2007-

“Oppa, kaja~”ajakku sambil menarik lengan kekar Jjong oppa. Ya, Jjong oppa yang dulu terlihat cute bagiku, sekarang sudah mulai berubah menjadi real namja. 2 tahun sepertinya waktu yang cukup bagi Jjong oppa agar terlihat lebih dewasa.

Lihat saja perawakannya sekarang, walaupun hanya sedikit bertambah tinggi, tapi otot-otot pada lengan dan bahunya mulai terlihat jelas. Apalagi jika dia menggunakan kemeja hitam ketat favoriteku. Hahaha…. Rasanya ingin sekali aku memelukknya.

Hmmm…. Mungkin kalian akan bingung kenapa aku terlihat begitu bahagia hanya dengan digandeng oleh Jjong oppa? Bahkan jika dia memelukku, mungkin aku akan jatuh pingsan saat itu juga. Apa kalian pikir aku adalah yeoja chingu Jjong oppa? Hmm.. I wish galz…!!! Tapi sayangnya Jjong oppa belum memintaku untuk menjadi yeoja chinggu nya. Padahal kalian tahu, kami sudah dekat sejak 5 tahun yang lalu.

-Daegu, 2002-

“Andwaeyo, jebal~ (Tolong, jangan~)”rintihku memohon kepada dua orang namja berseragam SMA yang mengambil kunci gembok sepedaku yang sekarang sudah menjadi mainan mereka. Mereka bermain-main dengan kunciku, saat aku hendak mengambilnya di namja yang berperawakan tinggi, dia melemparnya kepada namja gemuk. Begitu juga sebaliknya saat aku hendak mengambilnya di namja gemuk itu, dia malah melemparnya ke namja tinggi.

Hosh … Hosh …

Aku sangat lelah sampai akhirnya…

“YA!!!! Kembalikan kunci itu!! Itu bukan milik kalian kan?”

Terdengar suara seorang namja yang mulai berjalan ke arah kami. Aku tidak dapat melihat dengan jelas wajah sang namja, yang aku tahu dia berperawakan tak begitu tinggi dan memiliki badan yang besar?? Apa karna penglihatanku yang kabur sehingga dia terlihat membias?? Aku tidak tahu apa lagi yang terjadi berikutnya karena seluruh badanku sangat lemas dan perlahan-lahan mataku pun tertutup.

–          Seoul, 2007 –

“Maukah kau menjadi pacarku, Kim Gwiboon?”mulutku terbuka sangat lebar, sepertinya sangat memungkinkan bagi semua serangga untuk memenuhi mulutku.

Hari ini, namja yang aku cintai sejak 5 tahun yang lalu, menyatakan cintanya kepadaku? Jjong oppa menyatakan cintanya kepadaku. Jonghyun…..!!! KIM JONGHYUN gaaallzzzzz!!!! Aku tidak tahu harus bagaimana, aku terlalu bahagia. Aku hanya berdiri diam, memandangi Jjong oppa yang masih berlutut dihadapanku dengan tanpa kusadari aku meneteskan air mata.

Jjong oppa sepertinya melihat diriku menangis lalu dia pun berdiri memegang wajahku dengan kedua tangannya.

“Ssshh… Uljima Gwibonnie…(Jangan menangis Gwibonnie…) Wae ureo? (kenapa kamu menangis?)” Tanya Jjong oppa sambil mendekatkan wajahnya di wajahku tanpa berhenti menghapus air mata yang terus mengalir deras di pipiku dengan kedua ibu carinya.

“Mianhae… Uljima nee~ Uri jibe kaja! (Mari kita pulang ke rumah!)” menguatkan dirinya sendiri karena sekarang matanya sudah berkaca-kaca –menahan nangis- yang justru membuatku terus mengeluarkan airmata.

Jjong oppa terus mendekapku dengan lengan kanan kekarnya sambil membawaku yang masih terus menangis.

Sepanjang perjalanan pulang menuju rumahku hanya diisi dengan keheningan. Tak ada satu pun yang keluar dari mulut kami. Jjong oppa terus memandang jalan sambil mengemudikan mobilnya dan hanya sesekali melirik ke arahku yang malah memandang ke luar jendela mobil.

Aku tak paham mengapa aku tidak bisa menjawab pertanyaan Jjong oppa. Kim Jonghyun, namja yang sudah mencuri perhatianku sejak 5 tahun lalu menyatakan bahwa dia mencintaiku! Seharusnya aku dapat dengan mudah menjawabnya tetapi aku hanya bisa diam bahkan menangis. Hingga sekarang pun aku masih menangis sambil melihat ke arah luar dari jendela mobil.

“Ja~ sampaiii~~”ucap Jjong oppa memecahkan keheningan diantara kami setelah tanpa kusadari kami sudah sampai di depan rumahku. Oppa membuka pintu mobilnya dan berlari ke sisi kanan mobil lalu membuka pintu – mengulurkan tangannya – mengajakku untuk keluar.

“Gomawo~”

“Ani”akhirnya aku mengeluarkan suara setelah diam seribu bahasa sepanjang perjalanan.

“Hmmm??”Jjong oppa menatapku yang ada dihadapannya –bingung-

“Oppa mian~”ucapku perlahan-lahan mulai menengadahkan kepalaku sambil menatap dalam kedua mata seoarang Kim Jonghyun.

“Oh, anieyo. Gwaenchana~ mungkin oppa terlalu berlebihan menganggap semua ini. Harusnya oppa tahu jika kamu hanya menganggapku sebagai oppa, keunyang oppa.”

“Oppa~~”kugenggam tangan Jjong oppa memanggilnya sambil mengernyitkan dahi, berusaha memberitahunya bahwa yang dia pikirkan adalah salah.

“Kokjongma (Jangan khawatir) oppa paham dengan apa kamu pikirkan. Kamu tidak usah menjelaskannya, bonnie~”

Apa yang harus aku lakukan? Sepertinya semua protein yang dimilikinya hanya terbentuk menjadi abs nya saja, tanpa ada sedikitpun yang tersalurkan ke otaknya.

“Ja~ ije, jibe ane deurolka~ oppa kayahadwe (Nah, sekarang masuklah ke dalam rumah~ karena oppa harus pergi)”Jjong oppa mengucapkan salam perpisahan? Mwoo? Ige aninde (Bukan seperti ini). Aku tidak mungkin membiarkan hari ini berakhir dengan statusku dan Jjong oppa yang masih sama dengan kemarin.

Mungkin kalian akan berpikir aku gila, tapi aku tidak akan melepaskan Jjong oppa, tidak akan pernah! Kutarik tangan oppa saat dia mulai berbalik hendak meninggalkanku, lalu kukecup pipi kirinya sesaat setelah dia kembali menghadapku.

–            Seoul,  2010  –

“Pokoknya aku ingin semuanya bernuansa merah muda.”

“Bonnie~”

“Wae? Shireo?”

“Anie~ Keugon aninde~ (Tidak, bukan seperti itu, tapi~)”

“Ah, satu lagi. Oppa harus memakai kemeja merah muda yang sudah kita pilih kemarin”

Dan Jjong oppa pun hanya menghela nafas saat Aku memperjelas tentang konsep pernikahanku dengan Jjong oppa. Ah~ apa aku sudah memberitahu kalian jika aku sudah resmi menjadi yeoja chingu Jjong oppa? Dan pada natal tahun lalu Jjong oppa tiba-tiba melamarku di Namsan tower. Dan sekarang tepatnya 3 bulan setelah pertunangan kami, kami pun memutuskan untuk menikah.

Apa kau tahu? Aku sangat senang sekali ketika Jjong oppa memintaku untuk menjadi istrinya. Bagaimana tidak, hanya dia satu-satunya pria yang mendiami hatiku. Untuk pertama, sekarang dan selamanya. Aku sempat kaget dengan tindakan Jjong oppa yang terkesan buru-buru. Tapi, hey! Apakah kau akan menolak jika pria idamanmu tiba-tiba melamarmu?

–            Seoul, 2007 –

Jjong oppa membelalakan matanya saat merasakan bibirku yang mendarat singkat di pipi kirinya. Suhu tubuhku meningkat, detak jantungku berpacu sangat cepat. Gugup? Of course!!! Hey, I just kissed the only one man that I love!!! Sudah kupastikan wajahku semerah udang saat direbus.

“B-bonnie~”

“Hmm… Waeyo oppa?”dengan besar hati kutengadahkan kepalaku yang sempat tertunduk pasca kejadian konyol yang baru saja kulakukan.

“Ige.. Museun deusieyo? (Ini.. Apa maksudnya?)”sambil menunjuk pipi kirinya yang terlihat sedikit mengkilap, ah~ kurasa itu pasti karena lip gloss ku.

“Hmm… A-aku mau menjadi yeoja chingu Jjong oppa…”jawabku malu-malu sambil menatap lantai dan mulai kembali memainkan ujung dressku (singkat kata: nervous)

“Mwooo??”jawab Jjong oppa dengan nada tinggi seperti menyentakku.

Aku menatapnya –kaget- karena baru kali ini aku mendengar Jjong oppa berteriak.

“…Ka-kalau tawaran oppa tadi masih berlaku~”tambahku – masih kaget – saat melihat reaksinya.

“Tentu saja masih berlaku. Jadi, kau menerimaku, bonnie?”

Aiiisshh~ sepertinya memang semua protein dan gizi dari makanan yang selama ini dikonsumsi olehnya hanya menjadi otot saja, tanpa menyisakan sedikit untuk nutrisi otaknya.

“Molla~ pikir saja sendiri~”jawabku asal –kesal- sambil membalikkan tubuhku hendak memasuki rumahku. Sampai tiba-tiba kurasakan ada yang merangkulku dari belakang, memeluk pinggangku dan menaruh kepalanya di pundakku.

“G-gomawo bonnie~”ucap Jjong oppa lirih.

“Eoh? O-oppa~”sahutku sambil menoleh ke arah Jjong oppa dan dapat kulihat air matanya mengalir saat matanya terpejam. Menyentuh tangannya yang masih melingkar diperutku – membalikkan badanku – dan menghadapnya. Ku raih wajahnya dengan kedua tanganku membuatnya membuka matanya perlahan-lahan.

“Wae ureo? Oppaneun Haengbokhajianayo? (Mengapa menangis? Apa oppa tidak bahagia? )”tanyaku kembali dengan mata sayu penuh tanda tanya. Bukankah dia memintaku untuk menjadi yeoja chingunya? Tetapi mengapa sekarang dia menangis?

“Anieyo! Igeoneun Haengbokhan nunmul! (Tidak! Ini adalah airmata bahagia!)”jawabnya sambil memegang kedua tanganku dan mulai mengecupnya singkat.

Aku terpaku hanya dapat mengernyitkan dahiku.

“Gomawo”sahutnya lagi mendekap wajahku dan mulai mengecup keningku. Kupejamkan mataku sambil merasakan bibirnya mendarat lembut dikeningku. Oppa melepaskan kecupannya di keningku dan menatap mataku dalam.

Perlahan-lahan wajah Jjong oppa mulai mendekatiku tanpa mengalihkan tatapannya pada mataku, hingga akhirnya hidung kami bersentuhan, reflek oppa memiringkan sedikit wajahnya dan akhirnya kurasakan kelembutan bibirnya di bibirku. Terasa sengatan-sengatan listrik yang mengalir di tubuhku. Ciuman pertamaku dengan lelaki yang kucintai.

–          Seoul, 2010 –

“Apa aku sudah memberitahumu kalau aku hanya ingin keluarga kita saja yang hadir, oppa?”tanyaku sambil menggandeng lengan Jjong oppa dan berjalan di sekitar Dongdaemun setelah memilih cincin pernikahan kami.

“Nee, Jagi~ Malhaesseoseo~ (Iya, sayang~ kamu sudah bilang~)”jawabnya singkat

“Hmm… Lalu untuk dress, aku tidak mau me….”

“…memakai mini dress yang umma pilih untukmu?”sambung Jjong oppa sebelum aku menyelesaikan pernyataanku.

“Nee, majayo! Dress itu terlalu pendek, oppa~”

“Araseo~”

“Hmm… Keurom… Cake….”

“Kamu ingin Strawberry Cake, bukan? Kamu tidak mau Chocolate Cake, karena menurutmu warna pink pada Strawberry Cake itu akan serasi dengan konsep pernikahan kita yang serba merah muda, Iya kan, Jagi~” papar Jjong oppa yang sekarang menghadapku sambil memegang erat kedua tanganku.

“Jagi~ kokjongma, da Gwaenchankoeleyo! Oppa jum mideojwo~ (Sayang~ jangan khawatir. Semuanya akan baik-baik saja! Tolong percayalah kepada oppa~)”Jjong oppa mulai menenangkanku – memelukku – dan mengelus punggungku.

Sepertinya kekhawatiranku sangat terlihat jelas dimatanya, sampai-sampai Jjong oppa bicara seperti itu kepadaku. Aku pasti akan khawatir, pasti! Jika kalian berada di posisiku, kalian juga pasti akan merasakan apa yang aku rasakan. Pernikahan kalian bersama dengan pria yang kalian cintai. Pastinya kalian ingin membuatnya menjadi diingat sampai anak dan cucu kalian, bukan? Itulah yang terjadi padaku sekarang.

–          Seoul, 2013 –

semalam, tetapi pagi ini oppa langsung menerjangku setelah aku menyiapkan sarapan untuk kami. kan apa yang aku rasakan. pertunan“Ngghh… oppa~ kemanhae”lenguhku saat tangan oppa mulai menjalar di dalam blouseku. Aku tidak mengerti dengan gairahnya selama ini. Padahal kami baru saja melakukannya semalam.

“Oppa~ kemanhae~”tolakku karena kutahu apa yang akan terjadi jika kami tetap melanjutkan ini semua.

“Waeyo yeobo? Just foreplay, okay?”

–          Seoul, 2010 –

Hari ini adalah hari yang paling membahagiakan untukku. Hari pernikahan kami. Hari pernikahan Kim Gweboon dan Kim Jonghyun. Oh my god! Ini semua seperti mimpi. Saat pertama kali bertemu dengan oppa, menjadi yeoja chingunya kemudian tunangannya dan sekarang – sebentar lagi – aku akan menjadi istri dari seorang Kim Jonghyun…!!!!

Tanpa sadar, aku tersenyum simpul menatap pantulan diriku di cermin lengkap dengan make up tipis dan semi long dress bernuansa merah muda.

“Gweboon~”

“Umma~” aku membalas sapaan ummaku dari balik pintu dan bergegas ingin memeluknya.

“Aigoo~ nae saranghaneun ddal~ (Ya ampun, anakku tercinta~)”ucap umma saat membalas pelukanku.

“Kau sudah siap kan, gwe?”Tanya appa kepadaku setelah moment kecil antara ibu dan anak yang sedikit mengeluarkan air mata – bahagia -.

“Nee~ aku sudah siap appa~”

Appa hanya menjawabnya dengan belaian lembut yang diberikan pada rambut coklatku yang terurai sempurna.

“Kaja~ semua orang pasti sudah menunggumu dari tadi.”ajak appa memberikan tangannya untuk kugandeng menuju gereja kecil tempatku dan Jjong oppa akan mengucapkan janji suci kami.

Kulihat pria yang aku cintai berdiri tegap di depan altar gereja memakai kemeja merah muda yang sudah kupilihkan dulu – tersenyum tipis – menunggu kehadiranku bersama dengan appaku.

Jantungku berdegup sangat cepat, lebih cepat daripada saat Jjong oppa menyatakan cinta kepadaku dulu. “Eotteokhae?”gumamku pelan. Tapi tidak cukup pelan hingga terdengar oleh appa.

“Kokjongma~”ucap appa pelan, seperti menjawab kekhawatiranku sambil mengelus tanganku yang melingkar di lengannya.

“Ja~ Kim Jonghyun, saya serahkan Kim Gweboon anak saya kepadamu!”kata appa saat memberikan tanganku yang langsung disambut oleh Jjong oppa.

“Nee abeonim~”jawab oppa membungkukan sedikit badannya dan membawaku ke altar bersamanya.

Kami mengikuti prosesi upacara pernikahan dengan sangat khidmat, kecuali saat kudapati Jjong oppa yang mencuri waktu untuk melirikku.

“Tak usah melihatku seperti itu, oppa~ aku tahu kalau aku cantik.”godaku kepadanya saat pastor memberikan khotbah kepada kami.

“Uhuuk~~”

Hmm… kena kau, memangnya Cuma kamu saja yang bisa menggodaku?

“Uhuuk~ uhhuk~”

Oke, ini mulai aneh. Apa Jjong oppa sakit? Tidak dapat menahan rasa penasaranku, akhirnya aku pun memandang ke arah Jjong oppa yang saat ini kembali batuk dan menutup mulutnya dengan sapu tangan putih miliknya.

Sadar akan pandanganku, oppa pun menatapku dengan tatapan tenang khas miliknya sambil tersenyum kepadaku. Tapi, ada yang beda dengan Jjong oppa saat ini. Wajahnya terlihat lebih pucat.

–          Seoul, 2013 –

“Hmm… hmmm…o-oppa~~”aku berusaha bernapas dan menghentikan ciuma ganas yang diberikan oppa kepadaku. Bukannya aku tidak suka, tapi aku juga harus menjaga prideku sebagai seorang wanita.

“Umma~”

“Eoh, Ireonaseo? (Eoh, sudah bangun?)”ucapku menjawab panggilan seorang namja cilik yang belum genap berusia 3 tahun.

“Nee~ keudne, umma wa appa ga eobseoyo (Iya~ tapi, umma dan appa tidak ada~)”

“Aigoo~ nae agy~ mian! Tapi tadi umma memanggil appa, sepertinya umma memerlukan bantuan appa, jadi appa terpaksa meninggalkanmu.”

“Nee~ Gwaenchana appa~”jawab malaikat kecilku polos tanpa tahu bahwa appanya sedang berbohong padanya.

“Jangan terus membohonginya, oppa~”sahutku melanjutkan pekerjaanku yang sempat tertunda.

“Anieyo! Appa tidak pernah berbohong, iya kan?”Tanya oppa kepada namja kecil yang sekarang sudah digendongnya, dengan memasang innocent look andalan miliknya.

“Keunde umma, oneul eodie kasseoyo?? (Tapi umma, mau pergi kemanakah kita hari ini?)”

Alih-alih menjawab pertanyaan polos darinya, aku dan oppa hanya tersenyum simpul.

–          Seoul, 2010 –

“Kim Jonghyun, apakah kau bersedia menerima Kim Gweboon sebagai istrimu, terus bersamanya dalam untung dan malang, dalam susah dan senang, dalam suka dan duka, sekarang dan selamanya?”Tanya pastor kepada Jjong oppa yang sedang menghadapku – masih – dengan wajahnya yang pucat.

Khawatir akan keadaan Jjong oppa, karena sampai sekarang dia belum menjawab pertanyaan pastor yang diberikan kepadanya, aku pun melepaskan genggaman tangan kami dan mendekap wajahnya dengan kedua tanganku.

“Oppa~ wae keureyo? (Oppa~ ada apa?)”tanyaku lirih saat melihat mata Jjong oppa yang mulai tergenang cairan bening yang akhirnya jatuh di kedua pipinya.

“M-mianhae bonnie~ uhhuk uhuukk~”Jjong oppa tersungkur di hadapanku sambil menutup mulutnya. Aku pun langsung berlutut menghadapnya memegang kedua lengannya agar dia tidak jatuh lagi.

“Wae mianhandago? (kenapa meminta maaf?)”Tanya ku kepada Jjong oppa yang masih menundukkan wajahnya belum melepaskan tangan yang menutupi mulutnya.

“Oppaaaa~~~ Wae keureyooo~~”kugoyangkan badan Jjong oppa dan tanpa sengaja membuat dia melepaskan tangan yang dari tadi menutupi mulutnya jatuh di atas pangkuanku. Wajah Jjong oppa masih menunduk dan dengan jelas aku melihat darah di tangan oppa.

“Mm-mianhae Jagi~”menengadahkan kepalanya mentapku dengan cairan merah kental yang memaksa keluar dari mulutmya yang tipis sebelum akhirnya, “Uhhuukk~ uhuuukk~”

“Kemanhae Jong!”kudengar suara seorang namja dari bangku umat – berdiri – dan mulai berjalan ke arahku atau ke arah Jjong oppa lebih tepatnya.

“Hhyung~ uhhuk~~ uhuuk~~”sahut Jjong opa merentangkan lengannya seolah ingin diraih oleh sang namja chubby bermatakan bulan sabit yang sekarang sudah menerima tangan Jjong oppa.

“Se-seprtinya memang tidak akan sempat, uhuuk~ hy-hyung~~ uhuuk~”

“Aku bilang cukup, Jjong!”sentak sang namja kepada Jjong oppa.

“YAA!! Neo nuguji?? Kenapa kamu membentak Jjong oppa? Dan apa yang sebenarnya sedang kalian bicarakan?”balasku berteriak kepada sang namja dengan menahan air mata yang mendesak keluar dari mata kucingku.

Aku tak tahu apa yang sedang terjadi sekarang. Jjong oppa tersungkur dihadapanku berbicara dengan namja asing yang aku tidak tahu pasti apa yang sedang mereka bicarakan.

“Oppaaaa~~~ apa yang sebenarnya terjadi??? Oppa kenapa??”Tanyaku kepada Jjong oppa yang masih diam seribu bahasa setelah diminta diam oleh sang namja chubby tadi.

“Gweboon~ Kim Gweboon, uljima~~”sahut Jjong oppa sambil berusaha meraih wajahku dengan tangannya.

“Oppaaaa~~ hukkss… huksss….”Aku sudah tidak bisa menahan semuanya lagi. Tangisku pun akhirnya lepas saat kusandarkan kepalaku pada dada bidang Jjong oppa. Kurasakan tangan lembut Jjong oppa membelai rambutku pelan, bahkan sangat pelan.

“Jinki hyung~”Jjong oppa mengambil tangan namja yang bernama Jinki tadi dan meletakannya di atas tanganku.

“Mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untukku menyerahkannya kepadamu, hyung.”

APAAA?? Menyerahkanku kepada pria asing bermata sipit dan berpipi chubby di depanku? Apa yang sebenarnya dimaskud oleh Jjong oppa?

“Apa maksud dari semua ini oppa? Apa kau mau menyerahkanku kepada dia?”tanyaku kepada Jjong oppa sambil menunjuk ke arah Jinki yang menatapku dengan wajah datar tanpa ekspresi.

“Apa kau rela jika aku menikah dengannya? Setelah apa yang sudah kau korbankan selama ini hanya untuk bersamaku? Setelah… setelah semua yang sudah kita lewati bersama? Apa kau rela?”

–          Seoul, 2013 –

“Nah, Jjongie ayo beri salam untuk Jonghyun ahjussi.”kata Jinki oppa sambil menurunkan Jjongie dari gendongannya.

“Annyeonghaseyo Jonghyun Ahjussi.”sapa Jjongie sambil membungkukkan badan mungilnya.

“Keunde umma~ Kenapa namaku dan ahjussi sama?”Tanya Jjongie polos sambil menunjuk ke arah makam Jjong oppa.

Jonghyun oppa meninggalkan kami tepat dihari pernikahanku dan Jinki oppa. Ya, akhirnya aku dan Jinki oppa menikah. Awalnya semua karena Jjong oppa, tetapi setelah menjalani hidup bersama Jinki oppa, tidak adil rasanya jika aku harus terus menyalahkan kehadirannya dihidupku. Karena mungkin Jinki oppa pun berpikir hal yang sama denganku. Kami melakukan semuanya karena Jjong oppa.

Hingga akhirnya seiring dengan berjalannya waktu, kami bisa menerima satu sama lain dan menghasilkan buah cinta kami Lee Jonghyun. Kami sepakat memberikan nama anak kami sama persis seperti Jonghyun oppa. Karena kami sadar, berkat Jonghyun oppa kami menemukan takdir kami. Walaupun harus berakhir dengan orang asing.

********

Dear My Lovely Bonnie~

 

Aku harap kau tidak akan marah padaku saat kau membaca surat ini, Jagi~ Its Weird but ini adalah surat pertama yang kutuliskan untukmu, iya kan? *wink*

Kau mungkin kaget dengan kehadiran seorang pria sipit berpipi chubby, tiba-tiba memberikanmu secarik kertas merah muda ini. Pertama, biarkan aku memperkenalkannya kepadamu. Atau mungkin kau sudah mengenalnya? Anyway, Dia adalah Lee Jinki, sunbaeku sejak SD. Kami terpisah saat Jinki hyung melanjutkan Sekolah di Seoul dan kami bertemu lagi saat dia berkunjung ke Daegu. Dan sejak saat itu, kami tak pernah lupa untuk saling memberikan kabar.

Aku sangat mencintaimu bonnie~ sangat!! Bahkan melebihi rasa cintaku pada diriku sendiri. Kau mungkin tidak tahu bagaimana gugupnya aku saat melamarmu di Namsan Tower tahun lalu. Dan aku merasa menjadi pria paling beruntung saat kau menerima lamaranku.

Jika aku harus pergi saat ini juga, aku hanya ingin memastikan dirimu aman walaupun tak bersamaku. So… hmm… Aku harap kau mau menerimanya sepenuh hati seperti kau menerimaku buin~

 Aku harap kau mau memaafkanku setelah kau membaca surat ini.

 

                                                                                                            Always Love,

 

                                                                                                    Jjongie

END

85 responses to “BSFC – STANGER A

  1. it’s too simple, membaca suatu cerita menurutku harus ada ketertarikan di awal2 paragraf hingga membuat kt pengen baca seterusnya, tapi crt ini belum menimbulkan ketertarikan itu. Gaya bahasa dan alur juga sederhana, kurang greget.Tapi ide ceritanya menarik…Next work maybe better!!terus berkarya author!!!Hwiting!!^^

  2. humm…awal bca rada bingung soalny waktuny berubah ubahnya cepet,,jadi pas bca arus mkir,,,awalny gmn tadi..ap mm mw dibuah secepat it ato gmn,jadi membingungkan sedikt.
    ceritanya bagus…smgat lagi bwt ff yg lbh baik lagiiii…. ^___^

    • makasih udah mau baca… ^^

      konsep dan style nulis emang sengaja bikin kayak gtu…
      kalo udah pernah nntn drama Reply 1997, aku mengikuti alurnya seperti itu.
      dan pasti banyk yang bingung pas baca sama kayak aku bingung pas nntn Reply 1997.

      tapi emang mungkin aku juga nulisnya kurang bagus kali ya….
      makasih udah baca… ^^

  3. Ceritanya seperempat(?) sedih, setengah(?) senang…
    Alurnya maju mundur ya? Cuma agak bingung,mungkin otakku yang kehabisan quota..plaaakk
    hwaiting author ^^

  4. Aku aga bingung pertamanya soalny taun ny rubah2 gitu kan, hoho
    Butuh konsentrasi bacanya, kkeke
    Yang pas jinboon ny aga kcepetan kalo kata aku, tapi mungkin dsni emang niat ny ceritain msalah jongboon ny kali ya ..
    Ide ceritanya bagus tapi ga ketebak
    Awalanya aku mikir yang pas di 2013 tu jjong, eh gataunya jinki ..
    Fighting author, terus bikin karya2 ff jinboon yg buanyakk .. (҂’̀⌣’́)9

    • emang mau bikin readernya konsentrasi dan gak asal baca doang…
      hehhee,,,

      pastinya jinboon dunx..
      aku kan jinboon shipper…
      kalo jjong bwat aku juga gppp..

      hehehe…
      YES ada yang terkecoh… hahahaha…

      makasih udah mau baca ^^

  5. Haiiiiiiiii
    *Lambai2-tangan*

    q siap merebt thta reader terciyuz, miapa, mimimi, mi atas mi bawah

    *ABAIKAN*

    HueeEeEeEee,,,

    jjongbon kisah cintamu cuma smpe pintu pernikahan doankk..

    Jinbon cinta asing b’usaha slg menerima. . .

    ULALALA-LALA-LALA

    te2p ya kupel pervet, d awal2 grrr,, coba kalo d lnjut mpe keramas

    #WOWPPAGANGNAMSTYLE

    lee jonghyun tar gde’a jd pemaen ben nama ben’a CN.Blue

    nama blue’a p’wkiln dr appa’a yg pervet__
    #DZHIEG
    #DITAMPOL

    • hahaha…
      semoga menang yaahhh…

      wah kalo d lanjut ampe keramas ntar aku juga ikutan keramas … LOL ….

      emang gedenya lee jonghyun CNBLUE😄

      makasih udah mau baca ^^

  6. Poor jjong… endingny mati. Tp mendinglah dpet peran bnyk, daripada jinki… ru muncul udah end.
    Kemana2 gweboon emg cm buat jinki,

    Ane kira yg grepe2 si gwe tu jjong, trnyt onew… wkwkww suami ane pervertnya gk ktulungan…

    Nice ff thor… Klo kata sahrini ni, sesuatu… belum cetar membahana badai😀

    • hahaha…
      emang abang pervert dia mah..

      hehhee….
      ga tau nieee nge feelnya malah bikin jjong mati #eh

      hahahaa..
      makasih udah di baca aja makasih banget… ^^

  7. sbenar’y part awal sudah terbaca itu adalah Jinboon. tp part berikut’y jadi Jjongboon, untung ada keterangan tempat+tahun, jd ngerti ini alur’y maju-mundur.
    bikin penasaran bwt baca sampe akhir karena part awal itu Jinki, tp berikut’y Gwe malah pacaran,tunangan,menikah ma Jjong…
    Ternyata Jjong nya meninggal,..huweee Gegey jd janda sbelum d kawinin oJjong.
    sakit apa y? 3 taun pacaran Gwe g tau, mungkin benar karena protein yg d makan Jjong smua lari k abs+bisep+trisep, jd otak’y kurang gizi…LOL
    sedikit kurang jelas knp Jjong menyerahkan Gwe pd Jinki,..d akhir memang ad penjelasan 3thn khdupan pernikahan mereka…
    good luck,..lanjutkanlah menulis…hwaitting \\¤_¤//

    • hawaiiitiinnggg…..!!!!

      hahahha… emang proteinnya jjong bwat abs nya semua😄

      yaaahhh ketauan kalo jinboon deh, failed deh gw..
      hahaha…

      makasih udah baca ^^
      makasih komennya..

      makasiihhh ^^

  8. tulisannya rapih thor^^
    bentuknya juga punya ciri khas sendiri,paling suka tulisan ff rapih kaya gini,yah walau ceritanya sedikit tidak ngefeel,but over all oke^_<

  9. ini harusnya maincastnya jonghyun sama gweboon.soalnya hampir 3/4 dari cerita ini menceritakan mereka berdua. awalnya bingung pas baca, liat di awal maincast jinboon tapi yang kebaca jongboon. alurnya terlalu cepat dan sedikit tidak teratur, padahal ide ceritanya bagus tapi kekurangannya ya itu tadi🙂

    • makasih udah mau baca..

      kenapa maincast nya Jinboon karena terakhirnya jadinya ama Jinki c Gweboonnya..
      dan kenapa ceritanya banyakinnya tentang Jonghyun? karena aku emang niat bikin Jjong mati *bales dendam pribadi ama istri tua* hahahhaa..

      makasih yaah udah mau baca and komen ^^

  10. ehem cek 1 2 3

    Gini yah… Kalo gw sih baca.a rada bingung yah soal.a pake alur maju-mundur,,, tapi itu yg bikin gw pen baca terus abis penasarankan apa maksud cerita.a,, wkwkwk

    Kalo ide cerita sih yah sebener.a pas jjong batuk2 gw udh bsa nebak nih ending.a ky gimana tapi cukuplah buat bikin gw sbg pembaca penasaran diawal..

    Eh itu si jinki toh yg grepe2,,, adooohhh pervert emang,,,,

    Good job thor ::)) paiting !!!!

    • FIGHTING……!!!

      iya yah pasti dah pada nebak kalo Jjong bakal mati ..
      hehehe :p

      kenapa pake alur maju mundur karena aku mau bkin reader bener2 konsen dan fokus ama setiap ff, bukan cuma ff aku aja.
      yah itung2 latian kalo baca ff nc.. jd story nya jg dibaca bukan pas NC-an nya aja …

      hehehee..

      but makasih yah udah mau baca and komen ^_^

  11. Eonnii,,, kudu hati2 nih bacanya, waspada sm flashback yg loncat2, kkk~

    johaeyo eonni! Gak diduga endingnya.
    Kirain mereka bakalan nikah(Jongkey). Kirain pas di altar itu Jongie cm bercanda.
    Haha, kirain mulu..

    Jinboon my OTP,
    bagi kecup buat eonni!
    #mumumu :*

    • hehehe..
      makasih udah mau baca…

      nee kecup balik *ini siapa yah* hahaha..
      woaahh ada yang ngira kalo Gwe jadinya ama jjong juga.

      hehehehe…

      makasih yah udah mau baca dan komen ^_^

  12. Pasti nya sneng bgt bsa jd pcar, brtunangan bhkan akan mnikah dg org yg sdah kta cintai sjak lma.
    Tp apa yg trjdi? Jonghyun metong bo~… Eyke jd iktan sdih…
    *apa2an ini?

  13. Ide awal ceritanya bagus sih , tapi terlalu banyak perubahan alur . Apalagi alurnya maju mundur terlalu rumit jadinya dan butuh kecermatan membaca, ditambah juga karakter jinki yang kurang diperjelas . Gak dikasih tau juga kenapa jjongnya meninggal dan kenapa jinkinya bisa dekat banget sama jjong sampai dia mau nikahin gweboon demi jjong. but, its a good enough. Fighting thor^^

    • makasih udah mau baca…

      emang sih aku akui kurang diperjelas karena beberapa hal…
      hehhe..

      harusnya ada Jjong POV tp diganti jadi surat itu. hehehe…

      makasih yah udah mau baca and komen ^_^

  14. ehhm
    bismillahirrohmanirrohiim -,-
    kalo gue kok sedikit binggung yaaa soalnya alurnya maju mundur muter muter gitu o___o
    terus bingung aja gitu sama jinki tau tau muncul terus disuruh nikah sama gwe laaaaah kesenenngan dia mah :p

  15. oke. ceritanya romantis, tp masih ada beberapa poin yg bikin aku gak ngerti.

    pertama, penyakit jonghyun yg gak jelas. aku kira bakalan diceritain di dalem surat buat gwiboon dia sakit apa.

    kedua, kenapa jonghyun maunya gwiboon nikah sama jinki setelah dia meninggal. memang jinki itu sahabatnya jonghyun, tp biar pembaca gak bingung ada baiknya disisipin sedikit alasan kenapa jonghyun maunya gwiboon sama jinki. apa jinki yang tau umur jonghyun yg gak panjang janji ke jonghyun makanya dia setuju mau jadi pasangan hidup gwiboon setelah jonghyun meninggal.

    ketiga, mungkin ada baiknya klo penulis cerita sedikit tentang latar belakang jinki dari sudut pandang gwiboon misalnya, pekerjaan, sekolah, kapan terakhir dia ketemu jonghyun dan akhirnya setuju nerima permintaan jonghyun untuk nikah sama gwiboon.

    maap ya klo komen/kritiknya banyak. soalnya aku agak bingung aja pas bacanya.

    fighting!

    • yess komennya ada yang panjang ^o^

      pertama Jjong sebenernya sakit Leukimia… kenapa g dijelasin karena waktunya aku g cukup bwt ngelanjutin cerita… klise tapi itu nyata… cz aq udah kerja tapi pengen memeriahkan blinggey walaupun ga menang yang penting ff competition blinggey rame ^_^

      kedua kenapa jjong mau jinki yg nikahin gwe, karna Jinki adalah satu2nya orang yang tau tentang Leukimia Jjong. dan sebenarnya yang nolongin Gwe itu Jinki bukan Jjong, tp karna itu tadi waktunya aku kurang bwat ngetik jadinya gak tersampai kan deh.. makanya banyak yang bingung😛

      ketiga seharusnya emang ada cerita lainnya yaitu Jjong POV di situ bakalan ada cerita tentang Jjong sakit, perasaan Jinki waktu nolong Gwe dan sikap Gwe pasca nikah dengan Jinki. tapi yaahh itulaahh kurang waktunya. hehehe..

      kalo dikasih kesempatan dan banyak yang mau dibikin ulang, bisa kali yah aku REMAKE.. hehehe.. *PD tingkat dewa*
      hehe… kidding ^_^

      aku seneng ada yang komen kayak bgini….

      mkasih yah udah mau baca and komen ^__^

    • saya juga gak mudeng #eh
      hahha…

      kenapa Jjong nyerahin Gwe ke Jinki?
      karena JINBOON FOREVER…
      hahaha… ^^

      makasih udah mau baca and komen ^_^

  16. Okelah buat cerita pake alur maju mundur kaya gini dgn kasih tempat dan taun di tiap penggalan ceritanya, ga bikin reader bingung.
    Buat ceritanya lumayan bagus, seneng akhirnya jinboon yg bersatu smp nikah dan punya anak, bukan jongboon (?)

    • dirimu senang, aku juga senang
      yang penting Jinboon forever.
      hahaha.

      makasih udah mau baca and komen ^_^

  17. Awal baca aku agak bingung. bukan karena alurnya yg maju mundur tp bingung nyariin Jinki nya mana?awalnyd aku pikir yg meluk gwe itu jinki tp pas baca kebawah aku brubah pikiran ‘itu Jonghyun yg nikah ama gwe pasti jonghyun trus Jinki nya mana?’
    Pas dbag.pernikahannya Jjong-gwe aku mulai ngerti. Hh.. ternyata jonghyun nya meninggal. yg dr awal itu ternyata emang Jinki & hmm tetep yaa pervert kkk~
    nice story thor ^^

    • Jinki dikamarku
      #eh

      hahhaa…

      iya yah c jinki kurang perannya.
      ntar lah dibikin scene malam ke ….. bersama Gwe
      *hanya konsumsi pribadi*

      hahaha..

      makasih udah mau baca dan komen ^_^

  18. Hmm ide ceritanya bagus sih. Tapi kurang dijelasin kenapa jong nyerahin gwebon ke jinki. Kurang dapet feelnya hhe

  19. aku bacanya gak nikmatin soalnya kebanyakan jonghyun yang mesra2an ma gweboon..pinginx always jinki..jadi berasa gak baca ff jinboon..meski awalnya mereka barengan..tapi ceritanya menarik sih hihihi

    semangat buat author

  20. hahaha, awalnya agak bingung gara2 alurnya maju mundur. mungkin lebih baik kalau alurnya dibikin satu kali flashback aja,,,
    owh, jadi jinboon menikah awalnya gara2 jonghyun??? wah wah,,,
    padahal aku sempat ngira yang nolong gwe di sekolah tuh si jinki,,,

    • alurnya emang sengaja dibkin kayak gtu…
      udah pernah nntn Reply 1997???
      kalo udah pernah nntn, aku niru alurnya…

      bingung pasti, aku juga bingung pas nntn drama itu. hehe…

      yang nolongin Gwe emang jinki kok, bener….
      cuma emang gak dijelasin karena di ajak Jinki terus “RONDA” tiap malem…
      hahahha LOL

      makasih udah mau baca dan komen ya ^_^

  21. Annyeong !

    Ok, ceritanya bagus … membuat kita jadi penasaran sebenarnya ada apa yah dengan Jonghyun? kemudian Gweboon? dan kemudian pria chubby ternyata Jinki itu.

    Ide ceritanya bagus sih, menggunakan perbedaan waktu di setiap paragraf barunya. Perbedaan waktu yang sengaja di ceritain. Cuman mneurut aku sih yah, perpindahan antara waktunya sangat cepat, detail setiap waktu kurang greget rasanya … jadi agak bingung bacanya. Basicnya maksudnya aku alhamdulillah bisa dapet. Cuma, pas udah baca di tengah, aku udah bisa nebak bakal endingnya gimana *Q*v

    Setuju banget sama beberapa komen di atas, mungkin karena ini lebih je jongboon jadinya pas bagian Jinki ngga makan tempat banyak dalam cerita ini, terkesan buru-buru …

    Tapi gpp … aku bisa nikmatin ini kok!
    Terus menulis! semoga menang!

    Ok, bye! ^^;;;

    • kayaknya gw kenal siapa ini..
      hahahhaa…
      molla ah…

      anw makasih udah mau baca dan komen..
      sorry yah kalo kurang bikin greget..
      waduh jjongbon?? gak mending Jinki and Keyboon ajah??
      hahaha lolol….

      makasih yah sekali lagi,,,
      amiinnn semoga menang….
      yg penting blinggey rame .. hehehe

  22. FF-nya bagus author, wlopun alurnya bolak-balik, tpi kan authornya uda cantumin keterangan waktunya, klw readernya mau lbh fokus bisa ngerti koq ^^
    hanya saja, menurutku, fic ini lebih ke JoongBoon, Jonghyun Gwiboon, karna authornya bikin Gwi sma Jinki jdi maincast, makanya mngkin ada reader yg kecewa.
    aq wlopun JinBoon lovers, klw dri cerita ini aq brharap Gwi bakalan sama Jong, eh malah sama si Stranger Jinki, emang udah jodoh JinBoon apapun ceritanya! hihi xD

    • waduh malah setuju Jongboon?
      okeh lah kalo gtu Jinkinya bwt aku aja. hehehe…

      siippp jadi reader emang harus fokus dan konsen.. ^^
      makasih yah udah mau baca dan komen ^_^

  23. Ceritanya bagus tapi kurang gereget deh kayanya hehe
    Dari awal udah bisa nebak sih walaupun nyeritain tentang jongboon, tp pasti suaminya gweboon itu jinki *soalnya ada jinki di poster* hehehe
    Suka deh sama cerita yang maju mundur tapi simple ga ribet gini. Jadi ga bingung bacanya
    Kekurangannya, mungkin ada beberapa typo aja kali yah sama kurang geregetnya itu, klimaksnya kurang *soktau*
    Hehehe fighting buat karya selanjutnya!!!

    • asiiikk ada yang suka alur maju mundur….
      hahaha…

      iya emang ada typos di tengah2 T__T

      hhahaha pasti ama jinki yah kan ada di poster..
      hahaha..

      kurang greget yah.. hehe,,,

      makasih udah baca dan komen yah ^_^

  24. suratnya kurang panjang? Klimaksny jg kurang euy, ko jjong lgsg meninggal aja ya? Sampe akhir kayany ga dksh tau deh.. Kecepetan step by stepnya

    • waduuh terus aku harus gimana…
      umma yaaa eotteokhaee…???

      hahaa,,,

      makasih yah udah mau baca dan komen ^_^

  25. mama mama, aku abis baca ensi~
    kaget trnyata epep ini mengandung unsur hubungan rumah tangga.

    ceritanya simple, terlalu simple buat aku. padahal klo d tambahin moment2 sweetnya bakal lbh ngena lg.
    itu kok Jinki kesannya cuma hadir d kehidupan gibon buat yadongan doang ya? harusnya sebagai pengganti JJong, Jinki bisa kasih moment yg lbh sweet. wanna be sweet? *lah iklan bentar*

    papah aku pergi ke kantor
    mobilnya ngelindes kepiting
    good luck ya author~
    tetap FIGHTING!!!

    *lambai2 tangan*

    • hahaha…
      random amat komennya😄

      lucu ih,…. suka deh..

      makasih yah udah mau baca…

      gak NC kok… cuma semut biru aja yg lagi kram.
      hehee..

      thanks yaah ^^

  26. Kenapa. Jjong kasian banget rasanya.
    Semua ff yang aku baca disini. Nggak ada satupun yang pairnya Jjong.
    Malah sekarang Jjong harus tiada. Apa salah dan dosa Jjong? Apa? #pukulpukuldadaAuthormanja #disambit
    diksi, EyD, alur, ide, konflik, penyelesaian, tokoh, penokohan. Aku bahkan ragu kalau masih ada yang bisa dikomen lagi B)
    cuma itu.. Aku kurang bisa nangkap feeling antara Jinki dengan Gweboon. Okelah kalo Gweboon bisa nerima Jinki tapi Jinki? Dia terpaksa atau enggak sih?
    Dan emang Jjong parah banget gitu kan -.- nitip-nitipin anak orang.
    Alurnya juga terlalu cepat pas menuju akhir.
    Btw, aku suka sama posternya, Thor!!! Keren, tulisannya.
    Love ya~

    • setuju kalo soal posternya…
      *makasih bontot*

      hahaha
      iya yah jjong mati semua gak jadi ama gwe..biar ama gey un ajah.
      hahaha…

      makasih udah ma baca dan komen yah ^_^

  27. Kirain di awalnya itu jongboon, ga taunya jinboon. Gra2 kata ‘innoncen look’.

    Tetep ya, si jinki itu pervertnya ga ktulungan! Masa tega bkin gwebon keramas mulu tiap hari… Gezz -_-‘

    Khekhekhe…..

  28. LEE JINKI!!!!!!
    ALWAYS BE A PERVERT NAMJA!!!
    HAHAHAHAHAHA *EVIL LAUGH*

    Emang sih yah, klo emang jodoh mah mau gmn juga cerita awalnya ttp aja jinboon!!
    Yeaa yeaaa jinboon!!!
    Muahahahahaha *mabok jinboon*

    Tapi kasian juga sih ama abang jjong, tdk bs ‘menikmati’ gwee T_T *otak pervert ketularan bang jinki, plak!!*

    Ceritanya keren thorrr!!!
    Suer deh, cuma sayangnya kurang detail aja sih ceritanya, huehehehe..
    Maklum kok sayah, ada batasan2 panjang ff sih yah, jd gak bs cerita detail jg gtu~😀

    [ka gey: jd salah guwe getoh?!?!]
    [gw: ampun!!! *ngacir*]

    Next time, klo perlombaannya udah kelar bisa kyknya ini dibikin ff series gtu, dibikin lebih detail lg hubungan bang jinki-bang jjong-mbak gwee, ditambahin konflik lg mungkin, tiba2 jjong idup lg gtu? *jegerr! yg ada gwee ngibrit*

    Udahan aah yah commentnya, kebanyakan ini, bahaya klo blinggey ikutan banjir, ngeri, haha~ *peace* v(^.^)v

    • wuuiih ada yang nyaranin bikin ff ini jd series…
      hahaha.

      bisa juga itu.. tapi siapa yg mau baca…
      hahhaa…

      makasih yah komennya…
      makasih supportnya..
      makasih bwt smwnya ^_^

  29. yaampun kirain ini kisahnya jongkey, td aku di tengah2 mandeg bacanya gara2 itu ksh nya jongkey, eh pas liat castnya ada jinki jd lanjut lg deh lol tp aku suka kisahnya jongkey disini xD lebih2 karakter jjong yg mau nyerahin gwe ke jinki.. lope lope dah u_u tau aja deh jjong klo gwe cm utk jinki😄 tp karkternya onew begitu amat ya? o.o terkesan nakal(?) kkk tp apapun itu kisahnya yg penting jinboon bersatu aku sukaaaa.. lope u deh thor pasangin jinboon dan bkn jongboon kkk

    • hahaha….
      sorry gw mah jinboon shipper dan jonggey shipper…

      hahaha..
      emang abang jinki nakal dan pervert.
      hahaha..

      makasih udah mau baca and komen yah ^_^

  30. hueee,kenapa sedih?ini sedih,tapi happy ending (?)
    miris liat jjong,dia sakit apa??argh,penasaraaannn!!!
    awalnya aku kira aku salah baca pas nyampe bagian flashback,ini gwe knp sama jjong?bukannya di awal dia sama jinki? eh ternyata emang gini toh ceritanya,ehehehehehe
    kereeennn,jodoh itu ketemunya pasti ada jalannya sendiri,dan kematian jjong mgkn jalan jodohnya jinboon.
    daebak thor,good luck ya^^

    • hehehe…
      gak salah baca kok…
      emang akunya yg salah nulis #eh

      hahaa…

      sorry yah bikin bingung…

      makasih juga udah mau baca dan komen.
      pokoknya jinboon foreveahh.. ^^

  31. aku suka ide ceritnya author ^^
    yihaaaaaa… ^_^
    author bisa aja nipu di awal..😉
    saya bener2 terkecoh.. saya pikir itu si gwe kissing, nc-an bareng jjong
    dan segala skinship bareng sama jjong oppa…
    oh.. oh.. oh.. #nyanyi OH SNSD
    ternyataaa~~~~~ itu si jinki ya… ? #toeeng

    saya gak bingung sama alur waktunya… #reader pinter #muji diri sendiri =,=
    hanya saja supaya lebih menarik.. flashbacknya lebih oke kalo tulisannya dicetak miring..
    dan cara penceritaan flashback dikemas lebih apik lagi..
    ato mungkin lebih baik lagi kalau flashbacknya gak terlalu sering…
    cukup sekali ato dua kali aja..
    dan di akhir barulah diungkap kalau namja yg jadi suami gwe adalah Jinki oppa.. ^^
    dengan tujuan ngebangkitin rasa penasaran readernya sampe di akhir cerita.. kalo reader udah penasaran, yakin deh.. maw sepanjang apapun ff nya, dia bakalan pantengin layar baca ffnya sampe akhir.. ^^

    back to the story..
    AHA! thats mean, jinki n gwe ===> married? yihaaaaaa~~~~ \^.^/
    tapi malang bgt jjong mesti metong pas maw nikah ama gwe… T^T
    jjong oppaaaaa~~~ hueeeeee #peluk makam jjong

    • yeaaahhh ada komen panjang lagi ^O^

      hehehe…
      ciyeee reader pinteerr.. author senang.

      hahaha…
      aseekkk terkecoh… hahaha…

      kalo alurnya emang sengaja gak dibikin ada tulisan flashback…
      niatnya biar readernya sedikit berpikir, fokus dan konsen pas baca ff tapi mungkin kurang dikemas dengan apik aja jadinya rada bingung.

      hehehe,,

      huwaaaa abang Real maapkan akuuu,,,
      Gwe lebih cocok ama abang skeheh TTT___TTT
      *ikutan meluk makam jjong*

  32. waduuuhh

    kaget pas baca ada 36 komen nyangkut di ff ku..
    hehehe..

    pertamanya g nyangka bakalan dibaca apalagi dikomen ama segini banyak reader *ketauan amatirnya* kkkk

    hmmm…

    semuanya pada sama yah komennya rata-rata

    1. alur = aku emang snegaja bikin alur maju mundur karena mengadaptasi dari alur drama Reply 1997. kalo ada yang udah nntn drama itu pasti liat kemiripan soal alur. cuma mungkin ffnya aku kurang dikemas dengan apik aja kali yah, jadinya banyak banget yang bingung… mianhamnida *bow*

    2. kenapa Jjong nyerahin Gwe ke jinki gampang banget?
    Karena Jjong hanya memberitahu tentang penyakitnya leukimia ke Jinki seorang yang notabennya adalah seorang mahasiswa kedokteran *oh jinki mahasiswa kedokteran?* iya jinki mahasiswa kedokteran. kenapa g diceritain karena sejujurnya saya akui waktu yang saya butuhkan kurang buat bikin ff ini. karena diselingi oleh kerjaan. report akhir tahun dan strategi market bwat awal tahun. jadi, yah gtu lah…. hehhehe..

    3. Kependekan
    emang.. sangat pendek malah… dan seharusnya ada Jonghyun POV yang berisi semua tentang gudnah gulana dia pas tau kena leukimia, perasaan jinki pas tau jjong mau nitipin gwe ke dia pas jjong mati nanti dan perasaan Gweboon pasca pernikahan dia dengan Jinki..

    tapi yah itu tadi,, kurang aja waktunya bwat aku untuk memanage ceritanya..
    sedih pake banget… bikin FF selalu gak beres.. T__T

    tapi kan yang penting Blinggey ff competition nya rame *padahal tanpa aku juga udah rame kayaknya*

    hahahaha…

    aaahhhh the last but not least

    makasih Gey unni istri tua dan dua temannya yang sangat sesuatuuu pake banget udah masukin FF aku dibest 21.

    padahal hopeless pake banget pas liat ada 45 FF yang udah lolos administrasi(?) kemarin.. hehehe…

    thats all..
    thank you….

    FIGHTING bwat semua author….
    FIGHTING bwat reader semua… semoga menang reader terkeren yaahhh ^^
    Bye bye ^__^

    • Waks… ekaaa i lop yu puull. .
      Kenapa gweboon dilasih ke jinki..
      Karna jinki ada untuk gweboon..
      Apaa daah ini wkwkwkwkwk…
      Iya emang kurang banget ni ff.
      Makasih uh baca and komen ekaaa…
      Muaacchhhhh…

  33. awalnya bingung, alurnya ternyata maju mundur (‘-‘?), tapi keren lah, jjong romantis, jinki apalagi buktinya sampe punya baby sama gwe? -_- *hehehe*

  34. Oooh… Syukur deh.. Yg penting jinki kawinnya sama gweboon.. Kekeke..

    Jong.. Yg sabar.. Takdir kamu emang ga sebagus jalan cintamu..

    Haah.. Awalnya ga ngerti sama jln ceritanya.. Hehehe..
    Tapi.. Pas mpe ujung..baru ketemu jalan ceritanya.

  35. Sukka ma nie ep.ep…😉

    Lngsung ngakak pas bca:
    “Aku lelah jk hrus keramas stiap hari..”
    Haaha…..

    Awlny c q kira tu Jong (mskipun agk sdikit gk rela), eh! tyt jinki oppa.. (nafas lega)… Hehe..

    Ok! Thorr..!!
    Lanjutkn!

  36. Wuuaahhh… Daebak!
    Ini ff alur flashback’a bikin penasaran..
    Trnyata dugaan saya bner, suami’a gwe itu jinki (soal’a klo manggil jjong pasti “jjong oppa” tp pas manggik suami’a cuma “oppa”)
    Pdhal dugaan’a nyaris salah gegara gwe jalan ke altar ditunggu ama jjong..
    Kasian jg jjong, trus gx nyangka jinki bakal muncul saat itu..
    Wah, klo cerita ini dijadiin series, saya dgn senang hati akan membaca’a (.><.)
    Author-nim hwaitting!

  37. jadi jjong metong?? jong nyerahin gwe ke jinki krn dia akan metong bgtu?? awalnya gue fikir yg diawal cerita gwe sama jong ternyata salah hheehe, tapi yah sekali lagi yg namanya jodoh yg mau digimanain jg tetep aja jodoh, mau gwe awalnya cinta jong dan nikah sama jong tapi tetep aja yg namanya jodoh yah jinki lagi jinki lagi wwkkwkwwwkw

  38. jonghyun udh tau keadaannya kaya gitu,makanya dia nyuruh jinki yg jadi pengganti dia di sisi gweboon karna dia tau kalo jinki itu orang baikkan.
    salut ama jonghyun🙂
    walaupun mereka baru dipertemukan didepan altar. tapi untung sekarang mereka udh mencintai satu sama lain trus udh punya anak dengan nama jonghyun.. wah dicerita ini kisah perjuangan(?) cinta ama persahabatannya dpt bgt😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s