(FF SHINEE SHOUNEN AI JINBOON) WE ARE FOREVER BONNIE & CLIDE Part 5

editing by @AetherionVienna

editing by @AetherionVienna


 

Main Cast:

Gweboon

Jinki

 

Support Cast:

Taeyeon

Jjong

Minho

Kahi (after school)

 

Genre: Live

Rating: PG

Gak jadi deng tamat d part 5. Aku bikin satu part lagi, abisnya kepanjangan. Aku bagi dua ama part 6. Kalo aku paksain jd satu part, kalian nunggu lebih lama lagi.. kekeke.

Padahal udah niatan, kalau FF ini kelar. Aku mau syukuran, mau tamatin FF My Ghost My Hero.

 

RCL!!

 

Boonie POV

Apa yang Tuhan inginkan dariku?

Aku tidak meminta banyak. Tidak untuk menjadi kaya, popular disekolah atau orang tua yang meramutku. Cukup bersama Jinki oppa, aku tidak pernah mengeluh.

Jangan mengambil satu-satunya milikku.

 

Tap tap tap tap.

Aku tak mengerti megapa hari ini rumah sakit cukup ramai. Aku tak dapat berlari walau ingin. Hanya melangkahkan kakiku dengan cepat diantara orang-orang yang berjalan santai. Tujuan pertamaku adalah bagian informasi.

-“Selama ini aku selalu mengikutimu setelah kau pergi dari rumah. Aku menghawatirkanmu.”-

 

-“Setelah melihatmu dapat tertawa bersama seseorang bernama Onew, aku mulai tenang”.-

 

Perkataan Jjong kembali terputar dikepalaku. Orang yang bahkan tidak pernah kuperhatikan, ternyata menghawatirkanku.

Aku berharap Jjong hanya membual. Jangan membuatku merasa bersalah karena selama ini tidak pernah melihat padanya.

-“Siang tadi, aku melihat beberapa orang membawa Onew kerumah sakit. Dan hal pertama yang kupikirkan adalah, mengberitahumu.”-

 

Hingga detik ini. Aku tetap berkata pada diriku sendiri. Jjong hanya membual, Jjong hanya senang jika berhasil mengerjaiku. Dan tidak pernah terjadi apa-apa pada Onew oppa. Dia baik-baik saja, sedang menungguku dirumah.

“Permisi.”

“Selamat sore.”

Wanita yang cantik. Dia cantik karena senyum yang tak pernah lepas dari bibirnya. Mata wanita ini tenang, menyejukkan saat dia menatapmu. Tapi senyumnya tidak berhasil padaku. Aku lebih suka melihat senyum Onew oppa yang meminta makan, karena aku belum memasakan apapun untuk makan malam.

“Pasien yang baru saja mengalami kecelakaan, kecelakaan kerja di kontruksi. Apa kau tahu dimana dia dirawat?”

“Kapan kejadiannya?”

“Tadi siang.”

Kumohon. Katakana padaku kalau tidak ada kecelakaan hari ini.
“Anda bisa mencarinya di ICU.”

“Oh. Terima kasih.”

Pabo! Seharusnya aku tahu aku harus mencarinya di ICU!

Kembali aku harus melewati orang-orang yang menghalangiku untuk berlari. Ini kali pertamaku memasuki rumah sakit. Dan bersyukur karena petunjuk arah dirumah sakit ini tidak membuatku tersesat.

ICU tidak seramai lobi rumah sakit. Maka aku dapat berlari, seperti yang dilakukan banyak perawat dan dokter disini.

Aku melihat beberapa perawat memasuki sebuah ruangan dengan pintu kaca bertuliskan ICU. Pintu yang akan terbuka sendiri tanpa harus mendorongnya. Kesanalah aku akan mencari Onew.

“Aww!”

Seorang perawat pria beradu bahu denganku.

“Maaf, tolong jangan menghalangi jalan.”

Dia pergi begitu saja. Di terlihat sedang tergesa-gesa dengan stetoskop dilehernya dan sebuah kotak ditangannya.

Pertama memasuki ruang ini aku tidak tahu harus berbuat apa. Hanya berdiri dan melihat kesibukan diruangan ini. Suara langkah kaki yang tergesa mendominasi tempat ini. Erangan orang-orang yang kesakitan menggangguku. Apakah salah satu dari mereka adalah Onew? Tapi dimana?

Tidak. Onew oppa tidak ada disini bukan?

“Maaf. Anda tidak boleh masuk.”

Seorang perawat wanita berdiri didepanku menghalangi jalanku. Berbeda dengan wanita dilobi, perawat ini tidak memberikan senyumnya padaku sama sekali.

“Aku mencari oppaku. Dia mengalami kecelakaan siang tadi.”

“Siapa nama oppamu?”

“Lee Jinki.”

Tidak ada pasien bernama Lee Jinki. Katakan itu padaku.

“Mari ikut dengan saya.”

Jantungku berdetak semakin cepat. Langkahku melemah. Perawat ini akan mengantarku pada Onew oppa. Jadi benar Jjong tidak membual? Aku tidak berani membayangkan seperti apa kondisi Onew saat ini. Aku lebih suka mensugestikan pikiranku bahwa Onew oppa baik-baik saja. Tidak ada hal buruk menimpanya.

Aku mengimbangi langkah cepat perawat wanita ini. Dia berhenti disebuah lobi kecil. Dia berbicara dengan seorang wanita yang tersenyum lebih ramah. Kemudian wanita yang berada dibalik meja lobi memandangiku dengan senyumnya.

“Anda keluarga dari Lee Jinki?”

“Ne.”

Aku berjalan mendekati meja lobi. Memperhatikan wanita ramah ini mengetik sesuatu pada layar komputernya. Sementara perawat yang mengentarku kemari pergi entah kemana. Apakah aku masih boleh untuk berharap bahwa Lee Jinki ini bukan Onew oppaku?

“Lee Jinki. Dari PT Han. Construction?”

Apa mungkin ditempat kerja Onew oppa ada dua nama Lee Jinki? Harus menerima kenyataan seperti ini?

“Ne.”

Dadaku sakit. Kakiku mulai tak sanggup menahan beban tubuhku.

Kutarik nafasku dalam-dalam. Aku harus kuat menghadapi situasi seperti ini. Untuk Onew oppa.

Kini dengan cekatan wanita ini membuka lembaran arsip dimejanya. Kemudian mengambil selembar data hasil print dari komputernya.

“Tuan Lee mengalami patah tulang kaki, dan retak tulang rusuk. Juga luka dalam yang cukup parah. Harus ditangani secepatnya.”

Apa maksud wanita ini? Mereka belum melakukan tindakan apapun pada Onew oppa?

Kau tahu? Rasanya bagai petir yang menyambar didepanmu. Kilaunya yang pekat membuat matamu hanya melihat gelap setelah petir itu pergi. Tak ada siapa pun, atau apa pun yang dapat kau lihat untuk diraih.

“Administrasinya harus segera dulunasi agar kami dapat melakukan tindak lanjut pada tuan Lee. Atau setidaknya, anda dapat membayar separuhnya dulu.”

“Bukankah ada asuransi kerja dari PT. Han?”

“Maaf, kami sudah memeriksa dan tuan Lee tidak mempunyai asuransi.”

“Apa maksudnya? Bukankah tiap konstruksi akan mengansuransikan pekerjanya?”

“Maaf. Kami tida tahu. Data yang kami temukan memang tuan Lee tidak memiliki asuransi.”

Bukan kah ini sangat tidak adil?

“Tolong, bisa periksa kembali asuransi oppaku?”

“Tidak ada. Itu sebabnya kami menunggu pihak keluarga tuan Lee untuk segera membayar administrasinya.”

“Kalau begitu, sembuhkan oppaku. Aku berjanji akan membawakan uang secepatnya.”

“Kami akan melakukannya sesuai prosedur. Kami tak dapat melakukan tindakan lebih jauh pada tuan Lee jika pihak keluarga belum membayar.”

Sangat disayangkan. Kenapa banyak orang yang tersenyum ramah tapi tidak memiliki hati. Mereka pikir berapa upah yang diterima seorang pekerja kasar?

“Berapa uang yang harus kubayar?”

“Minimal satu juta.”

*****

Tidak pernah aku merasa seputus asa seperti sekarang ini.

Cahaya petir itu tidak hanya menggelapkan pandanganku. Tapi memukul mati semua yang berdiri disekitarku. Semuanya terbaring tak berdaya, tak ada satupun yang dapat mengulurkan tangannya padaku. Untuk membimbing jalanku yang tak terlihat.

Onew oppa, tidak memiliki asuransi karena tidak pernah membayar asuransi. Salah seorang teman Onew oppa di konstruksi mengatakan, Onew oppa tidak membayar asuransi karena membutuhkan uang untuk membeli keperluan sekolah.

Bodoh. Bisakan dia tidak memikirkan orang lain?

“Kali ini kau harus berhasil.”

Kuangkat kepalaku. Menatap lurus pada seorang gadis yang sedang mengawasi mangsanya. Gadis itu mengenakan pakaian terbaiknya. Tidak diperbolehkan untuk berpakaian kusam, karena akan menarik perhatian orang-orang dipusat perbelanjaan ini. Yang notabene adalah orang-orang berdompet tebal.

“Mengapa harus mencuri selfon itu?”

Taeyeon memutar bola matanya. Melipat kedua tangannya didada, kemudian bersandar pada dinding toko yang tutup.

“Kau butuh uang banyak dan instan bukan?”

Aku mengangguk. Karena benar. Aku butuh sejumlah uang yang banyak dan secepat mungkin. Tidak masalah jika uang itu didapat dengan jalan yang salah. Aku sudah tak berdaya.

“Kau tahu? Barang bagus diincar banyak orang. Banyak yang menginginkan selfon itu, terlebih jika kita menjualnya lebih murah dari pasaran. Yah, walau lebih murah dari pasaran selfon itu tetap mahal.”

Beberapa meter dari tempat kami berdiri, aku melihat banyak wanita dengan tas bermerek berebut barang yang aku yakin sudah mereka timbun dirumah masing-masing.

“Bagaimana caranya mencuri selfon itu dari mereka?”

“Aku yang mengalihkan perhatian, kau yang mengambil.”

….

Wanita dengan kantung belanja paling banyak. Yang menjadi incaran Taeyeon. Taeyeon menunggu wanita itu mengeluarkan dompet dimana wanita itu juga menyimpan selfonnya, saat itulah Taeyeon mulai mengalihkan perhatian.

Wanita itu mulai membayar. Dengan cepat aku memposisikan diriku disampin wanita ini.

“Ah! Maaf nyonya, aku tidak sengaja.”

Taeyeon mengaitkan kantung belanja wanita ini pada jaketnya. Seolah kantung itu terkait pada resleting jaket Taeyeon. Wanita itu lebih khawatir pada kantung belanjanya dibandingkan dengan dompet yang ia taruh di atas etalase toko.

Tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Aku menindih dompet wanita ini dengan tasku. Satu tanganku menyusup dibawah tas dan mulai mengambil barang yang kucari. Agar tidak menimbulkan kecurigaan, aku melihat kearah keributan yang dibuat Taeyeon.

Dapat!

Dengan cepat aku memasukannya kedalam saku jaketku. Mengambil tasku kemudian berbalik dan segera pergi dari tempat ini.

Bughh!

“Park Bonn?”

Apakah hidupku hanya dikelilingi dengan kesialan? Nyonya Choi. Dia pasti akan berfikir aku sedang mencuri disini. Karena dia pernah beranggapan aku pernah mencuri dibutiknya.

Tidak kuhiraukan. Aku harus pergi secepatnya. Namun tangan nyonya Choi menahanku. Kali ini bukan barang nyonya Choi yang hilang. Jadi jangan mencampuriku lagi.

“Park Bonn. Aku terus mencarimu. Tak kusangkan kita bertemu disini?”

“Maaf nyonya. Sudah kubilang bukan aku yang mengambil antingmu.”

Aku masih tak dapat pergi. Karena nyonya Choi menghadang jalanku.

“Aku mencarimu untuk meminta maaf. Dan karena ada sahabatku yang terus mencarimu.”

Meminta maaf?

“Mari, kukenalkan kau dengan sahabatku.”

Nyonya choi membawaku kembali kepada seorang wanita yang masih sibuk melepaskan tali kantung belanjanya yang terkait pada jaket Taeyeon. Wanita yang kucuri selfonnya, adalah wanita yang pernah meminjam uang padaku.

“Kahi. Kau masih ingat pada Park Bonn?”

Baik aku, Taeyeon, dan wanita yang bernama Kahi, terkejut dengan pertemuan yang terkesan seperti sudah direncanakan Tuhan.

……

Aku menyimpan selfon disaku jaketku. Dan pemiliknya masih belum menyadari ada sesuatu yang hilang dari dompetnya. Wanita ini justru memesankan cake untukku, dan Taeyeon.

“Aku mencarimu kemana-mana. Bahkan kesekolah yang ditunjukan Minho padaku. Tapi tak kutemukan gadis yang bernama Park Bonn.”

Itu karena namaku bukan Park Bonn. Walau kuberitahu namaku Bonnie, kalian pun tak akan menemukanku.

“Seharusnya aku berlaku adil saat itu. Cctv menunjukan kalau Yuri yang mengambil antingku. Maafkan aku, aku sangat menyesal.”

“Tidak apa-apa, aku sudah mulai terbiasa.”

“Kau pasti sangat membenciku bukan Park Bonn?”

“Tidak nyonya Choi. Sungguh.”

Seharusnya aku senang. Senang karena akhirnya kebenaran menunjukan wujudnya. Tapi tidak saat ini. Kepalaku masih memikirkan Onew oppa. aku bahkan belum melihat keadaannya.

“Kenalkan, Nyonya Park Kahi. Dia memiliki sekolah asrama perempuan yang terhebat di Korea.”

“Keluargaku bekerja keras agar sekolah itu menjadi yang terbaik.”

Menjadi suatu kebiasaan orang kaya. Saling memuji dan pada akhirnya akan saling memamerkan harta mereka. Tuhan, beritahu mereka aku tak punya waktu untuk mendengar kesombongan mereka.

“Park Bonn, uang kecil yang kau pinjamkan sangat membantuku. Aku ingin berterima kasih, bagaimana jika kau sekolah diasramaku?”

“Ne, kau tahu, sulit untuk masuk ke asrama itu. Kau sangat beruntung Park Bonn.”

“Namaku Kim Kwi Boon.”

Aku sudah tidak tahan dengan cara mereka yang bertele-tele. Membuang waktuku.

“Tidakkah kalian lihat name tag pada seragamku! Tertulis jelas nama Kim Kwi Boon. Kalian terlalu sibuk bersombong hingga tak memperhatikan name tagku! Jika ingin memamerkan harta kalian tidak usah didepanku! Aku mempunyai urusan yang lebih penting.”

Aku tak peduli padangan dua wanita ini tentangku. Aku tidak tahu sopan santun? Biar saja. Aku tidak tahu berterima kasih? Aku muak dengan orang-orang seperti mereka.

“Hey, aku suka ketegasan gadis ini. Kau harus sekolah di sekolahku Kim Kwi Boon ssi.”

“Maaf nyonya Park Kahi. Aku tidak bisa menerima tawaran emasmu. Seseorang membutuhkanku.”

“Siapa?”

“Apa penting bagi anda untuk tahu?”

“Penting, karena aku akan berbicara padanya agar kau diijinkan sekolah ditempatku.”

Apakah orag seperti dia akan mengerti?

Aku merogoh sakuku. Mengambil selfon curianku. Dan menaruhnya didepan pemiliknya.

“Aku mencuri selfonmu, karena membutuhkan uang saat ini juga. Seseorang yang terbaring dirumah sakit karenaku membutuhkannya. Apa kau masih menerima siswa pencuri?”

Aku sudah terbiasa menahan tangis didepan orang-orang. Sesakit apapun hatiku, aku dapat menahan agar air mataku tidak jatuh.

Aku menahannya agar tidak meneteskan air mata. Tapi mataku berkaca-kaca hanya karena mengingat Onew oppa. Setidaknya aku tidak terisak didepan wanita ini.

******

Sinar matahari tengah hari memantul dijendela kamarku. Memberikan cahaya yang lebih dari cukup untuk menerangi meja belajarku yang menghadap kejendela. Burung bahkan masih bernyanyi, dan terdengar indah ditelingaku.

Tempat ini jauh dari kebisingan kota. Suara kekehan beberapa gadis yang berkumpul di pekarangan asrama terdengar jelas. Tempat ini terlalu damai untukku. Hingga perasaan kesepian ini selalu kurasakan. Onew oppa, apa kau merasakan hal yang sama?

Cklek~

“Haaahh~ diluar sangat membosankan.”

Blam.

Aku menoleh kebelakang. Taeyeon, aku sudah menunggunya selama satu jam lebih. Dan akhirnya dia datang dengan note book yang diberikan nyonya Choi pada kami.

“Kau kemana saja Taeyon?”

Taeyeon menyimpan notebook kami dimeja belajar. Lalu dia menjatuhkan dirinya dikasurku, karena kasurnya penuh dengan buku pelajaran yang menumpuk.

“Aku hanya ingin membalas perempua-perempuan itu. Maka aku buktikan pada mereka kalau aku juga mempunyai notebook!”

“Lalu?”

Kubuka notebook seukuran buku berwarna putih. Menekan tombol untuk menyalakannya. Lalu berdoa semoga hari ini aku mendapatkan email. Ini sudah satu minggu semenjak aku menerima tawaran nyonya Park Kahi. Tidak ada kabar darinya.

“Bonnie~ katakana pada nyonya Choi kita membutuhkan notebook baru.”

“Memangnya kenapa?”

“Notebook perempuan-perempuan itu lebih bagus dari kita.”

“Tidak usah kau pikirkan. Kita tidak perlu menyamai mereka.”

“Ck! Menyebalkan.”

Lagi-lagi berdecak kesal. Tapi gadis ini memiliki kebiasaan yang bagus disaat marah. Dia akan menenangkan diri dengan membaca buku pelajaran. Lalu keesokan harinya, dia akan berteriak padaku, bahwa nilainya lebih bagus dari teman sekelas yang menjadi rivalnya.

Aku mulai membuka emailku. Tidak ada kotak masuk yang baru. Kenapa sampai saat ini Jjong belum memberiku kabar? Bukankah dia sudah berjanji akan memberikan kabar secepatnya?

Aku sangat merindukan Onew oppa.

Aku merasa menjadi orang yang berbeda tanpa Onew oppa. Tapi ini yang terbaik. Aku tidak mau Onew oppa terus memikirkanku. Maka aku meminta Jjong untuk tidak memberitahu Onew oppa tentang keberadaanku, dan memintanya untuk memberiku kabar Onew oppa melalui email. Hanya ingin memastikan bahwa Onew oppa baik-baik saja.

Aku tidak tahu mengapa nyonya Park Kahi begitu menginginkanku sekolah diasrama ini. Terlebih nyonya Park Kahi berjanji akan membayar seluruh pengobatan Onew oppa. Walau begitu, yang semakin meyakinkanku untuk sekolah disini, karena nyonya Park mengijinkan Taeyeon ikut bersamaku. Dengan begitu gadis ini tak perlu mencuri lagi.

Mungkin ini jalan yang ditunjukan Tuhan padaku. Aku harus berjalan sendiri sebelum ada orang yang mengulurkan tangannya padaku.

*****

Sudah dua bulan. Bahkan Taeyeon sudah bosan belajar. Dia mengikuti kelas balet. Dan aku masih setia menunggu email.

“Bonnie, kau lihat sepatu baletku?”

“Tidak.”

“Setidaknya bantu aku mencari. Kau hanya menatap layar notebook.”

“Haaahh~ Ok, baiklah.”

Aku mengangkat tempat tidur Taeyeon. Tidak ditemukan apapun kecuali uang beasiswanya yang menjadi simpanan Taeyeon. Aku berpindah kebawah tempat tidur, siapa tahu sepatu balet Taeyeon yang dibelikan oleh nyonya Choi masuk kedalam sini.

Tring~

Ah! Email masuk!

Duggh!

“Aww~”

“Ahahahhahha. Hati-hati Bonnie, kau terlalu bersemangat mendengar email masuk.”

Aku mengusap kepalaku yang terkantuk tempat tidur Taeyeon. Sementara Taeyeon sudah mendahuluiku duduk dimeja belajar. Membuka email masuk.

“Apa email dari Jjong?”

“Ne!”

Aku segera berdiri, berdiri dibelakang Taeyeon yang juga membaca email dari Jjong. Email yang selalu aku tunggu. Dan menjadi email yang ‘kami’ tunggu.

-Maaf baru mengabarimu. Akhir-akhir ini pamanku Jungmo dipusingkan oleh Yuna yang dilaorkan kepoisi karena mencuri. Aku tak bisa melihat keadaan Onew karena sibuk mencari uang tambahan. Tapi, kemarin, ternyata Onew sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Mungkin besok aku akan menjenguknya dirumahnya.-

 

“Syukurlah Onew baik-baik saja.”

“Ne~.”

******

“Kau menunggu email lagi?”

“Ne.”

Hari ini Taeyeon tidak kehilangan sepatu baletnya lagi. Dia semakin bersemangat. Dia ingin menjadi satu-satunya siswa kelas satu yang dapat mengikuti pentas balet. Aku ikut senang jika dia senang.

“Aku hampir terlambat. Aku akan membaca emailnya sepulang dari kelas balet.”

“Ne. berlatihlah yang giat.”

“Annyeong~”

Blam.

Kamar kembali sepi tanpa Taeyeon. Tak ada yang membuat kegaduhan lagi.

Tring~

Ah. Email.

Sayang sekali Taeyeon tak dapat langsung membacanya. Hanya selang beberapa detik sebelum gadis itu pergi.

-Annyeong.

Ini mungkin menjadi berita yang tidak menyenangkan. Aku tidak menemukan Onew dipetaknya. Salah satu tetangganya berkata bahwa Onew sudah pindah dari petak. Tapi aku berjanji akan mencari Onew untukmu. Kau jagalah kesehatanmu disana. –

Kau benar Jjong. Ini berita yang tidak menyenangkan. Setidaknya aku mendapatkan kabar bagaimana wajah Onew saat ini, apakah rambutnya sudah lebih panjang?

******

Satu tahun berlalu.

Taeyeon membongkar isi lemari kami. Membuat beberapa pakaian tercecer dilantai. Dia tampak segar sehabis mandi. Sejak kapan gadis ini tumbuh menjadi semakin cantik? Atau karena aku terlalu sibuk menunggu email.

Aku selalu mendapatkan email yang mengecewakan. Jjong belum menemukan Onew. Aku tak mau menyerah, aku memaksakan kehendakku dan memaksa Jjong untuk terus mencari.

“Kau belum berpakaian eonni?”

“Aku tidak akan ikut.”

Gadis ini semakin manis. Dan sudah berbesar hati untuk memanggilku ‘eonnie’ semenjak aku memang satu tahun lebih tua darinya.

“Kau harus ikut. Akan ada banyak teman Minho oppa disana. Kau bisa memilih satu diantara mereka.”

Aku mengangkat sebelah alisku. Menatap gadis kasmaran ini skeptic.

“Oh. Maksudku, bukan berarti kau menduakan Onew, hanya saja biarkan laki-laki diluar sana tahu ada gadis cantik disini.”

“Tidak, terima kasih.”

“Ayolah~”

“Tidak. Aku lebih suka belajar.”

Aku merabahkan tubuhku ditempat tidur. Membuka halaman buku yang aku baca tadi siang. Bacaanku sempat tertunda karena Taeyeon yang menarik tanganku untuk bergabung dengan kerumunan siswi-siswi. Mereka bertingkah aneh melihat seorang laki-laki yang datang kesekolah ini.

Aku cukup terkejut karena Minho yang selalu dibicarakan gadis-gadis diasrama ini adalah Choi Minho. Minho cukup terkenal karena dia anak dari pemilik separuh saham sekolah ini. Apa tidak ada laki-laki lain?

“Ayolah eonni, kau harus ikut. Aku siapkan pakaian untukmu.”

“Jika aku ikut. Minho akan lebih dekat denganku. Ini kesempatanmu, jangan kau sia-siakan. Bukankah selama ini kau memuja-muja Minho?”

Minho mengajakku untuk menemaninya membeli buku. Tapi aku merekomendasikan Taeyeon pada Minho. Lagipula, selama ini yang terus mengoceh mengenai Minho yang sangat tampan dan pintar adalah Taeyeon. Bukan aku.

*****

Satu tahun, dua minggu, empat hari.

Aku tidak pernah menyerah untuk mendapatkan kabar dari Jjong. Aku terus menghitung setiap harinya. Aku terus berdoa semoga Onew oppa baik-baik saja.

Sudah pukul sebelas malam. Taeyeon sudah terlelap dengan lampu kamar kami yang dipadamkan. Hanya ada cahaya dari layar notebook menerpa wajahku.

“Hiks.. Hiks.”

Ini salah satu alasanku terjaga sepanjang malam. Taeyeon mulai menangis dalam tidurnya hampir tiap malam. Semenjak pamannya datang dan berusaha membawanya pulang. Pria itu, terus berteriak bahwa Taeyeon adalah pencuri. Dan kedua orang tua Taeyeon yang juag pencuri sudah terbebas dari penjara.

Hari itu menjadi semakin buruk bagi Taeyeon karena pria itu mengatakannya disaat Taeyeon akan mengikuti pentas. Gadis manisku ini bergelut dengan hatinya. Dia ingin bertemu dengan kedua orang tua yang belum pernah ditemuinya sejak bayi. Kau akan menjadi orang yang lebih baik disini Taeyeon.

Tring!

email.

-Aku menemukan Onew.

  Aku hampir tak dapat mengenalinya lagi. Rambutnya semakin panjang menutupi sebagian wajahnya. Sebatang rokok tak pernah lepas dari jarinya. Tempat tinggalnya kini lebih baik dari petak. Jauh lebih baik bahkan. Sebuah rumah miliknya sendiri. Aku tidak yakin apa pekerjaannya. Aku hanya menemukannya mabuk disebuah kedai soju, dan mendapatkan informasi dari pemilik kedai di Daegu. Pria di kedai itu tidak mau mengatakan apa pekerjaan Onew.

Bukankah yang terpenting Onew baik-baik saja?-

 

Ya, baik-baik saja.

Tidak apa-apa selama dia bisa menjalani hidupnya tanpaku.

Oh tidak, aku menangis lagi. Jariku tak henti menyeka air mata yang terus jatuh. Aku ingin melihat keadaan Onew oppa dengan mata kepalaku sendiri. Aku tak dapat menahan kerinduanku padanya lagi. Kututup mataku dan membiarkan air mataku jatuh membasahi notebookku.

*****

Satu tahun empat minggu.

Aku hampir menyerah dan hampir pergi dari tempat ini. Ikut bersama Jjong untuk melihat Onew. Tapi Taeyeon yang membuatku merubah niatku.

Meski setiap malam dia menangis. Dia akan menjadi sosok yang berbeda saat pagi. Dia tetap gadis manis yang periang dan pandai menari, juga pintar. Dia yang bertahan disini walau hatinya ingin bertemu orang tuanya, menampar wajahku yang sempat lengah.

Apa tujuanku ditempat ini?

Agar Onew dapat hidup tanpa memikirkan orang lain. Dia harus mulai memikirkan masa depannya sendiri. Sementara aku membangun masa depanku disini.

“EONNIE!!! KAU DAPAT EMAIL!!”

Taeyeon berteriak dari pintu kamar kami. Aku tak peduli dengan tatapan siswi lain yang memandang kearah kami yang bagi mereka terlalu berisik. Aku hanya melangkahkan kakiku cepat-cepat ingin cepat sampai ke meja belajarku.

“Cepat. Cepat buka eonni.”

“Kenapa kau bersemangat sekali Taeyeon?”

“Ayo, cepat buka.”

Klik.

-Selamat!

 

Nona Lee Tae Yeon berhasil…-

 

“Kyaaaaa!!!! Yes! Yes! Yes!”

Bukan dari Jjong. Aku tak berniat untuk membaca kelanjutannya. Karena ini bukan untukku.

“Eonni! Kau lihat? Aku mendapat beasiswa di Institute of Art!!”

“Ne, selamat.”

Baru memasuki kelas dua, Taeyeon sudah mempunyai tujuan masa depannya. Aku turut bahagia untuknya.

******

Satu tahun, dua bulan, tiga hari.

Tak ada kabar lebih lanjut dari Jjong. Meskipun demikian, aku akan tetap menunggu.

“Uhhuk! Uhhukk!”

Segelas air putih dan sebutir pil disimpan Taeyeon didepanku, disamping notebook yang sudah menjadi sahabat keduaku.

“Jangan sampai sakitmu bertambah parah. Bukankah besok kau akan ikut tes beasiswa?”

Aku menuruti perintah Taeyeon, agar gadis ini tidak memenuhi hariku dengan omelannya. Menelan sebuah pil yang diberikan dokter sekolah kemarin pagi.

Sebenarnya, tes untuk mendapatkan beasiswa bukanlah keinginanku. Melainkan permintaan nyonya Park Kahi agar aku dapat melanjutkan pendidikanku ke universitas. Seperti Taeyeon. Jika besok sakitku bertambah parah dan mengharuskanku tidak mengikuti tes? Itu lebih baik untukku.

“Uhhuk! Uhhuk!”

“Hey~ kau belum tidur semalaman bukan? Cepatlah tidur eonni. Aku harus pergi ke kelas.”

“Aku akan tidur setelah mendapatkan email.”

“Sampai kapan! Kau hanya menyiksa dirimu sendiri!”

Aku tidak menghiraukan perkataan Taeyeon. Karena dia tidak mengerti apa yang kurasakan. Gadis itu tak lagi menunggu email.

“Sepulang dari kelas nanti aku masih mendapatimu didepan notebook, aku akan memberikan notebook itu pada nyonya Choi!”

BLAMM!

Tring~

Emailku datang.

“Uhhukk! Uhhuukkkk! Uhuukk!”

-Apa kabarmu? Kau menjaga kesehatanmu bukan?

 

Beberapa hari yang lalu aku menemui Onew hyung. Dan aku berbincang dengannya. Maaf aku baru memberi kabar hari ini. Aku disibukkan dengan persiapan ujianku. Bukan kah kau juga begitu?

Pekerjaan Onew ternyata cukup beresiko. Dia menyelundupkan barang-barang antik milik pemerintah. Dia tidak memberitahuku mengenai pekerjaannya, tapi aku mengetahui dari temannya.

 

Sepertinya Onew mencurigai kedatanganku. Dia mendesakku untuk memberitahu keberadaanmu. Kau tahu, sangat sulit untuk mengelak. Tapi tenang saja. Aku tidak memberitahunya.-

 

Kumatikan notebook yang sudah terasa panas. Kubaringkan tubuhku dan mulai beristirahat. Ada dua hal yang membuatku dapat beristirahat dengan tenang hari ini. Pertama, karena Onew masih mengingatku. Kedua, aku tak mau notebookku dikembalikan pada nyonya Choi.

-bersambung-

117 responses to “(FF SHINEE SHOUNEN AI JINBOON) WE ARE FOREVER BONNIE & CLIDE Part 5

  1. jjong baek bgt y… ap jong jg suka ma gweboon?!
    awas ja klo ntr sad ending,,gw bw lari tu jjong dr gheea!!

  2. Seneng gwiboon bisa sekolah tapi sedih harus ninggalin onew ,lebih suka gwiboon yg hidup bareng ma onew ,sederhana apa ada’a tapi bahagia kkk~

    mamake ~ itu onew kenapa jd penyelundup barang antis pemerintah ?
    Ga suka onew seperti itu ……..
    Lebih baik jd pencopet….

    Onew frutasi gara” gwiboon ……..
    Bayangin onew rambut panjang + sebatang rokok ,jd merinding apa lagi klo ada kumis’a…..
    Hiii emakkkkkkk …
    Ayolah bikin jinki jadi tampan lagi…

  3. baca di twitter udah dipost, langsung ngacir kesini. .kekeke
    yahh. .jadi mereka berpisah? kasian. .😦 btuh brp lama itu, bonnie biar lulus trs ktemu onew.
    udah mau seneng, eh sedih lg.
    2min nya mana? gak keliatan ><a nyempil dikit bgt. .
    sampe segitunya bonnie nungguin email, Tringg~
    asap part end, happy ending ya eon ^^

  4. ooowwwwww~

    akuu gx tega amaa bonnie eon,, menderita bgt kesannyg tu hidupp ..
    semoga ajaa onew oppa dpett pekerjaan yg layak yg lebih bgus dri sekedar penyelundupan barng2 apaalah gituu biar bahagian si bonnie biar mrka cepett2 NIKAAAHH AND PUNYA ANAAKK LALU HIDUUPP BAHAGIA😀
    JANGANN BIKIIIN SAD ENDING YAAK EONNI .. AKUUU GX SUKAAAA😦 KLO EONNI MPE BIKIN SAD ENDING APLGI BKIN ONEW MATI N BONNIE MENDERITA LAGII !!! AKKUU BKAL SAMPERIN RUMAH EONNI N BAWA KABUR LAPTOPNY BIAR AKU YG NERUSIN EPEP NI JADI HAPPY ENDING .. wkwkwkkk +digampareonni😄

    oiiaa ..
    di part ni akuu ngerasa feelny krang dpett eon dataaarr bgt kesannya ..

  5. huwaaa….
    pertama” saya mau berterima gaji sama sang author yang tidak membuat jinki mati d sini..
    tapi, kenapa jinki jadi jahat lagi eon….
    jadi bingung aq,,, huhuhu.. sedih…
    jinki oppa hanya sdar jika ada bonnie aja… dy tdk akan sdar walau aq menunggu sampai hampir gila hanya untuk membaca kelanjutan kisah hidupnya.. #PLAK (sadar” jinki milik gweboon, a.k.a onew milik key. haha…)

    jadi penasaran sama kelanjutannya yg bnr” part terakhir ya eon..
    huwaaaaa .. #sedih
    NC ah, harus .. haha… ^^ ..

  6. Finally, ff ini keluar. Capek juga beberapa kali bolak balik. kkk~
    Kasian Onew hukkss,, sekarang hidup sendiri tanpa Bonnie di samping nya
    Gak kebayang Onew yang sekarang rambutnya panjang..*bayangin Hello MV*

    Suka karakter Bonnie yang tegas disini,, huhu
    Like it…Like it…

  7. yah…unyuuuuuuu…jgn gt donk…huks…kembalilah k jalan yg benar…itu 2min sgra disatukan eonnnn…eh, eh, diarynya gwebon kpn lanjut eon???

  8. OMO!!!!

    AHHHHH.UNNIE~~ WAEEEE~~ T^T MY JINKIII KASIAAAAN SETRESSS PASTI DITINGGAL GWEE~~ HUHUHU…

    ADUUH TAEMIN APA BANGEEEET DEH SUMPAH KARAKTERNYA KOCAK BANGET. WAKAKAKA. KOK TP SI MINHO NGAJAKNYA SI GWE?*CURIGA

    AHHH SI JJONG BAIIIIK BANGEEET TAPI AKU JUGA CURIGA *plak

    HUWOOOOOO,, YOONA DIPENJARA?! SUKURIIIIIIN!! *nari balet*

    eh NGMNG2 AKU NGEBAYANGIN TAEMIN NARI BALET. WAKAKAKKAA *gelindingandirel

    JINKI NYA MIRIS, MABUK’-MABUKAN, NGEROKOK. HUHUHU. GA TEGAAA BAYANGINNYA U___U OH IYAAA INI SI TAEYOON UDAH JADIAN SAMA MINHO? O__O

    TRUUUS AH INI JGN SAD END YAAAAAH >///,<

  9. Kakak???
    Ini. . .
    Part ini aku sukaaaaaa bgt. . .
    Sedih bgt k’, , ,
    prjuangan bonnie taeyoon sgt mngharukan.
    Jjong, km baik bgt si sayang?
    *digebukin*
    onew, suamiku. . .
    Kq km krja d pnyelundupan?
    Uda slundupin aku j k hatimu(?)
    eeeeeaaaaaaaaa
    jgn mpe sad ending y k’?
    Lq sad ending nti JJong aku bawa k KUA :p

  10. Gwiboon+Taeyeon. Dua perempuan tangguh. Patut dicontoh tuh semangat sm kepedulian mrk.

    Ngebayangin Onew rambutny panjang, pegang rokok, neguk soju. Iiih, ngeri bgt dah.

    Jd ini part pangais bungsu? Si bungsunya yg ke-6 gtu? Ok, ditunggu ya si bungsunya😀

  11. My onew kok jadi mapia? Nyelundupin barang antik. Huhuhuhu <–ceritanya nangis. Kembalilah ke jalan yang benar nak

    Taeyeon udh jadian ama minho belom? Hahaha, pertanyaannya gak penting ya thor.

    Nyonya kahi cool abis, tetep maksa gwiboon masuk sekolahnya. Gwiboon malah lebih keren lagi. Terang"an ngaku nyuri hape stlh ngomelin orang tajir

    Penasaran nih ama part6. Jangan" gwiboon malah ikut jinki nyelundupin barang or worst jadi bonnie & clyde beneran yg dikejar" polisi *matiin lampu, gedein vol ipod, ambil posisi pewe, tidur dikelonin onew* <–digebukin shawols

  12. Syukurlh jinkinya slmat… Tpi ksian bgt sih, kluar dri rmah skit, jdi jaht lgi! Gra boonie ga d dkat dia sih,,,
    Boonie ma taeyoon udh hdup dgn lyak! Ga ush nyuri lgi skrg.. Tpi ksian boonie, yg msti jauh dri jinkí. Setia mntengin noteboök, buat nungguin email soal jinki. Aigoo…..
    MGMY-nya cpetan d publish unn unn,, udh lumutan nunggunyä…. Híhíhíhî…….

  13. Bakal angst kah ini? Kasian ya masa depan gwe ga jelas gitu.. Si onew nyelundupin barabg gitu -_- malah gwe yg ga bisa belajar lupain mslah blabla onew -_- kasian dua duanya

  14. Ya ampun..
    Gwe segitunya nungguin email..
    Curiga tu notebook dinyalain 24jam dikali itu setaun brp bulan..
    Ckckckck..
    Miris denger kabar onew dr jjong..
    Rambut panjang..rokok..mabok..
    Aiiish..ga ada gwe jd ga keurus gitu kyk’y..
    Mudah2an happy ending…
    Amiiin..

  15. +tetem udah hampir berhasil .. aaah masa aaah nanti hidup boonie ga jelas gara2 sibuk nangkring depan notebook –” ga nyangka jjong baik bgt !! aaah kirain onew di angkat anak ama nyonya choi :)) ih asli yaa ga da kerjaan laen ke pake kerja gituan nyu pabbo .. lanjuut ka :))

  16. aduuh dr awal dah deg2an kalo kalo ayam dibkin metong disini tp untung.y sang author msh berbaik hati sama ayam😀
    klo aj aq punya kebiasaan kaya taeyeon klo agy marah, bisa dpt juara 1 dikelas itu.. Hhe
    jiahh si onew rambut panjang?? Kasian para banci salon dianggurin, bang ayam cpetan potong ayam eh rambut sono. Dijamin pulang dr salon langsung cucok deh bok..😄
    kaya.y hidup gweboon lbh sengsara klo jauh dr jinki drpd hidup miskin tp masih ada jinki disamping.y. Berasa makan tanpa rasa lapar, enggak enyakk. -_-

  17. hyaaaa Onew kok jdi jhat gtu sih
    hah itu psti krna gx da Gweboon d samping’a
    mdah”an tuh Gweboon bsa msuk Universitas biar cpet lulus dan cpet Kaya #plaakkk
    biar bsa cpet” ktemu ma Onew & menyadarkan Onew

  18. Ping-balik: LIBRARY | blinggey·

  19. gk tw mo ngmong apa😦
    pngen ikut nangis, nyesek bcanya eon😥
    rasanya pngn mbantuin gweboon ma jinki oppa, tp gk mungkn ya???

    tp syukur oppa gk pa2, aq kira bakal lumpuh to lbh parah lg mati. Untung eonnie gk setega itu🙂
    salud ma gwiboon, keren bgt jd cewek…pngn kyk dia

    next part aq harap happy end. jibon harus berakhr bahagia eon ^o^

  20. hwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~~ ini gak sad ending kan ka????????????????? gwiboon sakit biasa kan?????????????? ah onew knp mabok2an?????????????????????? pasti mikirin gwiboon deh……………………… buruan ka pertemuin mrk,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, nc nya jgn lupa /bugh

  21. huaa,,,,ketinggalan baca,,,,
    aduh,semoga ga sad ending y,pengennya onew bahagia ma gwi boon nantinya🙂
    taeyon insaf juga sekarang,pasti dia ntar ma minho*ngarep*
    dtggu last partnya nih,penasaran bgt,,,,,

  22. si gwiboon kesiksa banget hidupnya… Jin Ki jadi penyelundup ?? uwaaa koq kurang srek yahh !! yg pantes tuh si JJong… semoga bukan sad ending.. Amiiinnnn… lanjutannya di tunggu sangat Unn🙂

  23. akhir’a gwe ama taeyon dpt khidupan yg lbih baek.. n punya masa depan..
    eh..eh.. onew jd penyelundup???
    andwaeee… cpet sadar unyu.. g boleh kerja kaya gitu..
    kasian onew bener² ga keurus.. ampe kaya gitu gara² ditinggal gwe..
    huahhh.. nyesekkk baca part yg ini..

  24. daebakk… =D
    tapiii…tappiii… agak ilfil juga bayangin jinki yg rambut pjng sama sbtng rokok yg engga lepas2 ~,~
    eon….ini jgn di bikin sad ending yaaa ???
    ini harus di bikin happy ending..

  25. aku kira Jinboon tete2 bersama…
    eh ternyata boonie pergi tanpa onew tau…
    kasian liat Jinki ,,,kayaknya stress bgt gak bareng2 lagi ma boonie…
    apa Taeyeon sama Minho itu??
    aq harap ini happy ending…
    gak sabar nungu lanjutannya….

  26. ASAFSNENTEWUIWGBUEI

    UDAH AJA INI AMPE PART 5… ZZZZZZZ
    GUE BARU BUKA…..
    SI ONNI GK BAGI LINK DI TWIT KYK BIASANYA… ==”

    JINKI…
    JINKI GUE KENAPA? *JAMBAK RAMBUT*
    ASATAGA…. ITU EMANG YAH RUMAH SAKIT.. NAPA DARI DULU DOYAN BANGET BAYAR DI MUKA.. GAK MIKIR APA KLU TUH ORANG UDAH SEKARAT… SISTEM BEGITU HARUS DI TIADAKAN,… EH..TAPI KYKX EMANG UDAH DI TIADAKAN YAH.. WAKTU GUE KECELAKAAN KEMARIN UDAH GK SISTEM GITU… HAHAHAHAH…..

    GWEBON… ISHH…JINJA YAH… NAPA SIH HARUS PAKE GK KASIH TW JINKI.. ISH.. SUKA BANGET DEH YAG BEGITU…. DEMI APA COBA? ITU NAMAX BKIN GALAU ORANG YANG DI TINGGALIN.. GK TW APA GMN RASANYA KLU TIBA2 ORANG YANG DEKAT SAMA KTA MENGHILANG TANPA KABAR…. *ESMOSI AMA GWE*

    PKKX HARUS HAPPY ENDING ON…. *MAKSA*

  27. ka,si bonbon skola juga kan???ko cuma kehidupan skolanya taetae aja yg d ceritain. .
    smoga eppii end,ga mw jinboon pisah.ga tega. .

  28. omo omo omo !!!
    eonni, keren berasa jadi gweboon -____-
    kasian gweboonnya, eh tapi itu kahi baik banget dah

  29. eon….

    sediih,,, >.<
    ya ampuunn setia amat yah gweboon nungguin email dri jjong, ttg kbar bang ayam…
    beruntung lah anda bang ayamm…..
    huaa jdi pingin punya seseorang yg peduli kek gweboon
    hahaha

    ntu kenapa si abang ayammmm eon ??
    kok rambut na jdi gerondong,, hehe
    di tunggu eon lanjutannya…

    eh.eh…
    jdii di bkin 8 chap y nii crta na eon…
    huaahh
    daebaakk, di doa'in deh, semogaaaaaaaaaaaaa cepert2 dpat ilham nya…
    biar cpet next chap na,,, nyiahahaha….

    ^^

  30. Huaaahhh… Miris banget itu OnKey nya…
    Pekerjaannya onew lebih beresiko dari yg dulu…
    Duuuhhh, si gwiboon koq malah batuk2 gitu?? Dia kgk skit parahkan??????
    Kirain bakalan si jjong yang suka ama gwe, eh trnyata si minong ya…

    Next part…

  31. Hikz…
    Miris rasa.y mmbyangkn Onew sprt itu. Merokok + rambut gondrong + mabuk2an dkedai soju pnggr jalan.
    Btul2 perih… Smpai gk sadar aku nangis.
    Gk tega bayangin.y, eon…
    Ya Allah, Onew…
    Klw ngliad lgsg Onew kyea gtu, djamin 10000% aku nangis + meluk dia…
    Ya Allah…
    Eon tega sm Onew, eon…
    #tengkurep dsudut

  32. jjong baik bgt, dy brkorban u/ gweboon, mncri onew slma 1 th lbih.

    taeyeon bruntung bgt hdup.a

    hdup onew mski lbih baik pi q mrasa dy g bhagia. pa krn dy bgitu mrindukn gweboon.
    jinboon hrus c4 brtemu n brsatu.

    mian yg kmrin2 g komen smua *deep bow*

  33. jjong baik bgt, dy brkorban u/ gweboon, mncri onew slma 1 th lbih.

    taeyeon bruntung bgt hdup.a

    hdup onew mski lbih baik pi q mrasa dy g bhagia. pa krn dy bgitu mrindukn gweboon.
    jinboon hrus c4 brtemu n brsatu.
    onew srem bgt brambut gondrong n mrokok, hiiiii
    mian yg kmrin2 g komen smua *deep bow*

  34. eon, atulah jangan jd sad ending ya…^^

    kpn itu si jinboon ktmu lg…udh lama tuh mereka kepisahnya…jinki nya kangen gwe,..*mau ih dikangenin jinki

    eon, ga adil ih.,jinki pasangannya gwe, minho sama tae.. Lha jjong? Ma sapa? Ksh atuh yeoja cantik macam nana afterschool..hohoho

    part bungsu berharap happy end… Eh, mau ada ensi nya ga eon?*ngarep

  35. yaaah kenapa bonnie harus pisah sama onew… :”
    kenapa bonnie gak cabut aja sih dari asrama nemuin onew trus tinggal lagi ama onew~~
    next part asap ya onnie :**

  36. ga kebayang deh kaya apa ya tampang onew yg rambutnya gondrong….
    ahhh kayanya tetp cakep deh ha….ha….
    kapan part jiboon ketemu….??????

  37. Eonnie…sifat.a Bonnie d’sni bgus bgt :’)
    Gwebon Sakit apaan tuhcc ???
    Mudah2an ajha gag parah ..:'(
    Jjong baek bgt sehcc mau Ngirim Email k’Gwebon hampir tiap hari:’)
    Eonnie…pkok.a hrus HAPPY ENDING*MAKSA MODE.ON*
    JIBON haruz bersatu ..:’)
    o,ya eonnie,nhee part khusus Gwebon POV yahcc ???
    agak binggung ama Sudut pandang.a …
    hehehe :’)😄
    Next Part.a d’tunggu Eonnie :’)

  38. Wuieh ktgGLan niehh_

    apa yg tjdi??
    Knpa oNew jd b’rmbt panjg N p’hsap rok0k. .
    Sdhkah kw mrsa bosan dg ayam😉

    crta’a lebh fokus ma jibon
    *yaeyalah.nma’a.jg.main-cast*

    tp bolh d0nk d’si2pn ama yg lain, kya jjong ma taeyeon gtU. .
    Spa tw jd kupel bru😀

    *yg.pasti.author.ga.bkal-trma*

  39. WAE???? WAE??? WAE??? KENAPA JADI PISAH GINI??
    Gak relaaaaaaaaaa !!!
    boonie setia bgt ya !!
    si jjong tetap jd peran yg sangat membantu
    sementara jinki, . . .dia jd kenapaaaaaa???????

  40. ketinggalaaan…trnyata ud ada part5 ma 6~
    Alhamdulillah yaaa~Onew ga mati….td’y klo Onew d bikin mati, mw gantung author’y…kekeke
    tp kasian slama d rumkit ga d jagain Bonnie,…itu gmn dia pas d rmh,yg masakin siapa? yg nyuciin siapa, yg beresin rumah siapa? yg nina boboin siapa?….
    beruntungnya Bonnie ma Taeyon bisa skolah lg, trnyata ahjuma itu kahi…
    gey itu knp kerjaan c Onew kaga prnh bener sih,copet,kuli bangunan,skarang jd penyelundup….tega tega tega….
    lanjut baca part 6~~~~

  41. KAK AKU BRU TAU PART 5 BLM ENDING ==a #JEDOTINKEPALA

    WAH ALHAMDULILLAH YAH~~~~ GWIBOON N TAEYEON DPT PENGHDUPAN YG LAYAK, KYAK ANAK2 SEUSIA MEREKA.. WLO PUN PISAH DGN BG NYU HUHUHU T,T

    SENANG LIAT-Y ! TP GWIBOON DKMAR MULU, HAHA KYAK AYE #PLAK😄

    kak part 6 ending kan? yes! mau lnjot ksana😄

  42. astagfirulohhaladzim yah~ bang onew udah jadi copet, kuli, skarang jd penyelundup,, sesubhanaloh banget hidup dia.. *lebay*

    aduhh napa sekarang aku selalu ngarep gwebon ma minho mulu yah,, suka eonni,, *ngloyor baca part 6*

  43. ckckckckckcckc,,,,,, begitulah rumah sakit,,,, uang dulu baru tindakan,,, kasian onew,,, pa lagi gwe,,, harus mikirin uit,,, dari mana didapatnya,,,,
    waaaa,,, tuhan mang kasih jalan yang baik buat gwe,,, ada yang menolong tanpa harus di minta,,, walaupun harus jujur tapi karna tuhan sayang,,, waahhhh,,,,
    bener2 suka,,,,,
    waaahh,,, bahagianya dengar yoona di cari2 polisi,,, muahahahahahahahahaha senangnya,,,,,
    iya ayo gwe…. sekolah lah dulu,,, selesai sukses,,,, temui jinki lagi walaupun berat,,, apalagi nyonya kahi syang ma kamu,,, onew pasti senag ketemu ma kamu,,,,

  44. aigoo.. nyunyu ad apa dgn drimu.. bonnie juga mudah2an cpt smbuh.. critax tae ska minho lalu minho suka cpa,

  45. huwaaa, onew kcelakaannya parah benerr, hikss
    Cepat sembuhh
    Oia, dulu pas kahi muncul mnjem uang k gwe kn ga dsebut nama ny, aq kira dy nenek2 gitu, LOL
    aq lanjut baca dulu ahh :*

  46. yaaaaa…….jong baiknya dirimu sampe2 mw mncri thu kbar ttg onew……ckckckck

    semoga kehidupan mereka kedepannya jauh lebuh baik….

  47. park kahi baik bngt ya
    padhal tau kalau gwe udh nyuri selfonnya dia py ttpmau disekolahin
    and taeyeon jadi cute periang lincah bngt
    jjong setia bngt jadi detektif buat gwe
    ya allah gwe knpa ga kasih kabar sih ke onew khan kasian sih onew jadi ga terawat gtu
    onew rambut panjang kaya Lucifer/Hello era bnr2 ga banget
    tuh liat liat onew jadi ga banget dngan rambut gondrong na gra2 ga diurusin sma gwe
    berdoa semoga ini happy ending

  48. wahh. kehidupan mereka sekarang udah jauh lebih baik. gwe tinggal di asrama, nyu udah punya rumah… tapi tetep aja kayanya mereka ga bahagia yah, soalnya mereka kepisah…
    yoona ditangkep polisi? rasain! haduuuhhh emosi banget sama yoona eonni di ff ini. hahahhahh
    jjong apa mulai suka sama gwe?? andweee… gwe itu punya nyunyu…
    pensaran banget. lanjut lagiii~

  49. wow taemin is so wonderfull….
    he really can make a high achievement…..
    and gweboon just think about her onew,,but i hope onew in a good condition too…..
    jjong so kind,,i guessed he bad person, but i’m wrong….

  50. stia banget nungguin email,
    ampe diitung harinya, huhuhuhu
    ahh akhirnya kehidupan mereka lebih baik,,

    masih kagum ama jong di sini..
    jong aku padamu…

  51. Honestly!!!OEN AKU UDAH BACA SAMOE AKHIR SEBENARNYA,CUMA NGAK ADA KERJAAAANN JADI DI COMENT AJA!!!!INI FF DEBUTKAN ^^ TAPI ALUR CERITANYA SUNGGUH MENARIK,AKU NGAREP NCNYA BAKALAN MENGGILA TAPI JUJUR SEDIKIT KECEWA!!KARNA ONEW DAN PENISNYA TERLALU LELET!!!NGAK ADA ADEGAN PAKSAAAAAAANNNN~~~~

  52. onew terlalu pasrah sama keadaan ya.
    gweboon juga terlalu sabar.
    padahal cinta mereka sangat kuat tak terpisah jarak dan waktu.😄

  53. kalau gini mah setelah kepergian gwi boon bukannya jinki kehidupannya makin baik tapi makin parah dan beresiko..;

  54. pasti onew kecewa ditinggal gweebon,
    gey alasan gweboon g mau nemuin onew kenapa sih? g boleh sama keluarga choi n kahi ya????
    Ih miris ngelihat onewnya ,,, yeobo kamu baik2 ajakan .jg kesehatan

  55. Setidaknya kehidupan mereka semua lebih baik walau onew penyelundup ==
    kenapa kerjaan onew gak pernah baik pencuri kuli bangunan dan sekarang penyelundup..ckck
    itu pamannya taeyon ngajak ribut bikin malu aja yah! Jahat banget!!
    Jjong baik banget sebenernya suka gwe gak sih? Huh
    onew kenapa jadi bad ngerokok mabuk mabukan dan kenapa rambutnya panjang! Gak sekalian aja codetan biar mirip preman pinggir jalan ==’

  56. Baca smp end ll comment satu pr satu.
    Wkwkwkkwkw….gak seru klo baca’y putus2 jd lgsg qu bantai aj. Huahahahaha…

    Aaaaaaaa…koq jd pisah sih??? Gk seru ah.
    Itu onew knp jg pake acra kecelakaan, gr2 sangtae’y kumat ya?? *d’tendang mvp*
    wah…jjong diam2 baik jg jd naksir…!!! Tp hati qu ttp milik onew. (?)

    eeh?? Gwe sakit ap?? Kq minum abt???

  57. pihak rumah sakit di korea ngga jauh beda dengan indo. harus bayar dulu baru dilayani. meski yang sakit udah sekarat.

    gweboon pasti sangat sedih karena dipisahkan dari jinki. tapi itu lebih baik karena dia bisa menyelamatkan hidup taeyon.

    penghitungan waktu.a akurat sekali. gweboon selalu menunggu dan menunggu

  58. dan akhirnya aku nangisnya di part ini T^T
    onew~ waegeurae? jadi perokok bgtu
    tp masih bingung, onew darimana bisa dapat pekerjaan layak bgtu ya
    baca next partnya diterusin nanti ah~ ngantuk

  59. onew knp nasib menderita banget sihhhh…
    pake kecelakaan segala TT__TT
    ahh jdnya gweboon n onew harus pisah tu miris banget sih..
    kenapa onew jd berubah lagi..
    ini kapan mereka bersatunya sih??
    sedihhh mulu perasaan hikss..

  60. Eoh pisah?!!
    Gwe n jinki sama.sama berkorban tapi kenapa jinki balik lg ke kerjaan kea gitu! Bang jin tar gwi nya marah lo!! #nunjuk gwi

  61. Y ampun Jjong baik bgt. . .
    Cpt prtmukan onew ma bonni lg,. . Kangen manis” nya. .

    Haaahhh q snang yoona cs trtngkap polisi. . Yes

    next chap

  62. sempet kepikiran mungkin jong suka ma gweboon,,
    abisnya baikk banget!!
    mpe jadi mata2nya gwe gitu,,
    sediihh,,
    huwaaa,,,
    emak!!
    berasa banget kangennya,,,

  63. mwooo??? jadi onew sekarang bekerja jadi penyelundup?? aigooo…
    ternyata jjong selalu perhatian dengan gwe….
    ahhh…..aku suka part iniiiiii……

    lanjuuuuuttttt

  64. Nggak bisa bayangin Jinki seberantakan itu. Hidup dan penampilannya Jinki sama2 berantakan. Berharap Jinki ama Gweboon cepet2 bersama…

  65. Akhirnya.. 1 tahun 2 bulan 3 hari berlaluuuu… Gak nyangka jinboon udah punya ‘tujuan’ walopun tujuan utamanya mereka bisa saling ketemu lagi… Ga nyangka taeyeon juga jagi gadis cerdas. Gwe juga.. Tapi saking nunggu berita onew sampe sakit begitu.. Ayo udah minho sm taeyeon jadian aja… Hihihi.. Khukhukhu seneng gila gw, roda kehidupan berputar yah ternyata.. Kebenaran terungkap dan pembalasan dimulai. Yoona dah kena batunya. Berbalik kan sekarang? Tunggu aja sampe dia yg dikatain ‘pelacur’. *maaf*. Abis kesel bgt! Oh, ternyata pelanggan yg gwe pinjamin uang itu kahi ya? Gw kalo dah tau begini ga nyesel bakalannya gwe di fasilitasin gratis sekolah diasramanya.. Hwehehe. Andai di kenyataan begitu. Sayangnya kalo di dunia nyata prosesnya ga kaya di ff.. =( =)

  66. yallah jinki kenpa kerjaan nya jadi begituan ish ..
    gegara ditinggal gwe kali yah ..
    dunia sempit banget deh beneran yah ..
    tpi untung nya itu si ny.kahi tetep mau gwe masuk ke sekolah asrsama nya dy yah … trus biayain pengobatan onew pula ..
    pdhalkan gwe udh nyuri … ckckkc
    jjong ny baik banget ya .. huhu terharu ish sma jjong nya ..
    pnsaran ah ga kuat .. hahaha

  67. it’s going better than before, more better! hah akhirnya gwe sama taeyeon bisa kembali ke jalan yang lurus, thousand hug buat nyonya choi dan kahi aduh mereka baiknya ga ada obat! sekarang yang jadi masalah tinggal onew aduhhh onew jangan frustasi dulu dong, kembali ke onew yang dulu please u.u

  68. wahhh makin rumit and seru nih FF😄
    Jjong baiknya dirimu,thanks jjong udah bantuin gwee buat ngasih tau informasi tentang onew🙂
    lanjuuttt lah..

  69. Q seneng bgt wkt baca scene gwebon dn taeyon d asrama. Apalagi taeyon dy cute bgt ><
    Suatu saat q yakin onkey akn brsatu lgi😀

  70. sedih pas tahu gwe jadi pencuri demi membayar uang rumah sakit jinki.
    semua memang sudah diaturNya, keajaiban. ternyata gwe ketemu sama kahi, orang yang akan mengubah nasibnya (walau hanya sekilas)
    aku senang lihat persahabatan gwe sama tae.
    terus lihat email dari jjong.. aihh..

  71. kirain hidup onew bkln lbh baik…dapet kerjaan ap kek selain kuli bangunan
    rupanya mlh lebih parah…
    gwe juga kasian…nunggu kabar onew truz..
    lgian kenapa g dibolehin onew tw klo gwe ada diasrama??hummmm>>>

    baca lageeee

  72. hufffhhhh aduuuuhhh aku bingung mau comment darimna….
    syukurlah onew baik2 aja,
    aku terharuuu gwe rela nyuri demi onew
    dan aku yakin onew pasti rindu banget ma gwe huhuhuhu ayolaaaaahhhh nikah nikah punya anak dan tinggal dirumah mewaaaaaaaaaahhhhh
    gwe kenapa pergi gak bilang2 ma onew aisssssshhh onew pasti frustasi bangeeeetttt
    jong aku sayang padamuuuuu demi apa kau emang berbakat jd informan hahhahahaha jong terus lah setia ngasih info pda gwe
    hheheheheh
    2min?? apakah akn ada 2min??hheheeh makin seu aj ini mh ah gak usah banyak omong deh langsung kaburr k next part………………….

  73. selalu ada keberuntungan buat bonie,,
    sekarang hidupnya lebih baik tapi harus jauh dari onew,,😦

  74. suka bgt ma jamong…
    baik bgt dah..
    tp.. tp.. jgn blng klu jamong suka emak jg…

    hiks.. hiks.. knp Jinboon terpisah bgni huhuhu T.T

  75. Sabar gwi… Yg penting pikirin dulu masa depanmu.. Bukankah kamu pengen dapat hidup layak?? Onew itu jodohmu..jgn takut laaah.. Taeyon hebat.. Salut deh…

  76. park kahi suka bgy sm karakter gwe? weh~ jadiin ibu angkatnya wae gwe … wkkkkww
    iiihhh thoooorrr… aku suka karakter taeyeon dsini… keren !
    ada apa dg onew? asli bikin penasaran thor ><

  77. Penyelundup barang anti pemerintah?
    Maksudnya Jinki kembali mencuri, dan sekarang barang antik adalah barang curiannya? Sangat berbahaya… TT TT
    Aku punya feeling buruk ttg ini…
    Jinki ya… Jangan putus asa, Boonnie mu menunggumu
    Gey, aku suka banget cerita ini…

  78. Lega trnyata si jinki ga mninggal san sepertiny nasib baik mulai menghampiri gweboon,, ga sabar liat gwe ktmu lagi ama jinkiii ^^

  79. kenapa sih harus dipisahin dulu kayak gitu haaaaaaaaa gak kebayamg gak bisa ketemu orang yg disayang bertaun taun. apa gwiboonnya bisa konstrasi belajar?:””””””
    ah Ya Allah T-T

  80. Kayaknya minho emang naksir gweebon, tp gwenya nolak, malah rekomendasiin tae…

    Huhuhu. Onew jd begitu, walau kehidupan lbh baik tp perkejaannya ilegal.

    Makin seruuuu.

  81. Kenapa kehidupan mereka harus tambah lebih berat lagi sih???? tinggal satu atap aja udah susah, sekarang mereka malah misah misah gini T.T
    Tapi kocak sumpah pas si Tae marah malah baca buku pelajaran terus besoknya dapet nilai lebih gede daripada rivalnya kkkk~ ngakak banget xD
    Semoga Onew sama Gwe bisa ketemu lagi deh :’)

  82. pasti mereka sama sama rindu berat itu.. apalagi udh lama nggak ketemu,trus juga pada nggak tau kabar masing” (kalo gweboon mah tau kabar onew dr jonghyun) semoga cepet ketemu lagi mereka berdua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s