( FF AFTER STORY BARBY SITTER) SCHOOL DESASTER Part 1

Main Cast:

JIBON

 

Support Cast:

Joon

Jees

Yoogeun

MINYON

Minyeon

Heesica

Joori

Amber

Kyuhyun

Pororo A

Pororo B

Bubu

 

Genre:

Comedy

 

Leght:

twoshot

 

Rating:

General

 

 

 

#Gwebon POV

 

“Yeobo. Kau ada dimana?”

“Hup! Hup! Hup!”

Aigoo.. seharusnya kutitipkan Yoogeun pada umma. Kugendong tubuh gempal anak bungsuku agar aku tak kehilangan jejaknya yang terus melompat-lompat mendahului langkahku. Kutempelkan kembali selfon ketelingaku, melanjutkan percakapanku dengan suamiku yang terdengar sedang menubruk seseorang karena berulang kali aku mendengarnya meminta ma’af pada orang lain diseberang sana.

“Kenapa kau masih di kantor! Bukankah sudah kubilang kepala sekolah ingin kita datang siang ini?”

“Eungghhh~!”

Kuturunkan kembali anakku yang terus berontak digendonganku. Tubuhnya sudah cukup berat untuk usia tiga tahun, membuatku kehilangan keseimbangan saat kakinya terus digoyangkan.

“Hup! Hup!”

Kubiarkan Yoogeun malanjutkan hobinya melompat-lompat. Kugandeng sebelah tangannya agar aku tidak kehilangannya.

“Yeobo! Palli! Aku sudah ada disekolah.”

Kututup telefonku. Aku cukup kesulitan menaruh selfonku kedalam tas, karena sebelah tanganku terus ditarik Yoogeun yang berlari menyusuri lorong sekolah.

Jinki oppa kumohon cepatlah sampai. Firasatku mengatakan hari ini akan terjadi keributan lagi. Aku tak sanggup menghadapinya sendirian.

****

Tangan kiriku menenteng sebelah sepatu yang baru saja kubeli di New York. Aku berjalan sekitar dua langkah dibelakang Jinki oppa. Kulihat kaki suamiku, sebenarnya aku sedikit tidak tega melihatnya berjalan bertelanjang kaki. Tapi mau bagaimana lagi, sebelah sepatuku tertancap ditembok sekolah dan tak bisa kuambil lagi. Aku tidak mau kakiku rusak karena menyentuh aspal. Syukurlah Jinki oppa memberikan sepatunya padaku.

“Jadi, kemana lagi kita akan mencari sekolah untuk Joon?”

Haaaaahhh~

Pertanyaan Jinki oppa membuatku menoleh pada Jess yang sedang menggandeng tangan kananku. Akibat ulah Joon di sekolah memaksa Jess ikut dikeluarkan dari play grup untuk ketujuh kalinya. Padahal Jess bilang dia sudah merekrut beberapa temen-temannya untuk menjadi anggota genknya. Mianhe Jess. Semoga disekolah yang baru kau akan menemukan teman yang lebih cantik untuk dijadikan anggota genk.

Kring~ Kring~  kring kring~

“Joon ah~ hati-hati!”

“NE!”

Jinki oppa hendak mengejar Joon yang mendahului kami menuju parkiran mobil. Laju sepedah yang dikendarai Joon terlalu cepat untuk dikejar Jinki oppa yang sedang menggendong Yoogeun yang terlelap. Kami hanya dapat memperingati Joon.

Sejujurnya kami tidak menghawatirkan Joon yang mungkin saja tertabrak mobil. Kami justru lebih menghawatirkan mobil beserta si-pengendaranya.

Kronologis yang mungkin terjadi adalah Joon tertabrak mobil dan sepedahnya pasti akan tergores, atau bannya lepas, atau remuk. Tapi setelah itu Joon yang tidak terima sepedanya rusak akan menendang mobil tersebut hingga terguling minimal lima gulingan. Oh Tuhan aku tak sanggup membayangkan apa yang akan terjadi pada si-pengendaranya.

Joon bukanlah anak yang nakal. Dia hanya terlalu.. kuat.

Jika anak seusianya menendang mobil, mungkin mobil itu hanya akan mengeluarkan dentuman, atau paling parah hanya meninggalkan goresan di mobilnya.

Seperti halnya siang ini. Joon dikeluarkan karena tidak suka menu makan siang yang diberikan pihak sekolah. Aigoo! Seharusnya aku memberi tahu pihak sekolah kalau Joon benci jika ada buncis keriting dipiringnya.

Pabo! Jika saja aku memperingati sekolah lebih awal. Mungkin kejadian Joon mengamuk diruang makan sehingga menyebabkan seluruh meja dan kursi tersangkut dipohon tidak akan terjadi. Sepatuku dan seluruh sepatu guru yang mencoba menenangkan Joon juga tidak akan tertancap di dinding sekolah. Dan kepala sekolah mungkin tidak akan kehilangan mobilnya yang tertimpa panci penuh dengan sayur buncis keriting.

“Umma~ apa aku pindah sekolah lagi?”

“Ne Jess. Umma akan carikan sekolah yang lebih bagus.”

“Jinjja? Aku senang aku pindah.”

“Wae? Bukankah kau bilang sudah punya teman?”

“Mereka payah! Tidak bisa membedakan yang mana lipgloss yang mana lipcare!”

Tampaknya aku harus mencari sekolah lebih mendetail. Semoga ada play grup yang menyediakan kursus merias. Walau itu tidak mungkin.

****

“Gomawo eonni.”

Kutaruh teh hijau hangat dimeja makan didepan Taeyon. Taeyon memeluk erat Minyeon dalam pangkuannya. Keponakanku yang baru saja berumur satu tahun itu tidak melepaskan pandangannya pada Yoogeun. Yoogeun berdiri diatas kursi makan disamping Taeyon, memandangi Minyeon.

Minyeon pasti ketakutan sehingga tidak mau lepas dari pangkuan Taeyon. Beberapa hari yang lalu saat Taeyon berkunjung kerumah kami Minyeon terus menangis karena Yoogeun tidak mau melepaskan bibirnya dari pipi Minyeon. Haaahh~ bertambah satu lagi anakku yang bertepuk sebelah tangan.

“Eonni. Aku tahu dimana sekolah yang cocok untuk Joon.”

“Aku tidak yakin. Jinki oppa dan aku sudah memutuskan kalau home schooling adalah yang terbaik untuk Joon.”

“Lalu Jess?.”

“Dia menemani Joon home schooling.”

BRAAKKKKHHHH!!!!!!

“Kyaaaaaaa!!!!!!!!!”

Omo! Itu suara Jess.

****

~Ten years latter~

 

#Author POV

 

Tubuh kecilnya meringkuk disudut gang, memegangi perutnya yang baru saja terkena kepalan tangan seorang namja yang tubuhnya lebih besar darinya.

Suara langkah kaki yang semakin mendekat membuat tubuhnya bergetar menahan takut. Langkah kaki sang ketua geng yang sedari tadi hanya menyaksikan si korban yang mengenakan seragam SMP dipukuli oleh anak buahnya.

Sang ketua geng berhenti, berdiri tepat didepan si korban sambil menyingsingkan lengan seragam SMAnya yang belum ternoda sedikitpun.

Si korban bermata bulat memalingkan wajahnya ketika namja yang lebih besar darinya menekuk lututnya, berjongkok sehingga wajah mereka bertemu.

“Apa keinginan terakhirmu?”

Memegang dagu si korban, memaksanya agar menatapnya sambil tersenyum menyeringai. Mencoba untuk menggoda anak SMP yang sudah sangat ketakutan.

“Ijinkan aku pulang, Pororo akan melahirkan hari ini.”

“Nugu??”

Mata sang ketua membulat ketika melihat name tag yang tertera di seragam sang korban. Bagaikan terkena kutukan, sang ketua geng tersebut mematung tetap memandangi name tag si korban.

****

Seorang remaja berperawakan cukup besar untuk seusianya berjalan menyusuri lorong sekolah. Kedua tangannya dimasukan kedalam saku celananya memaksa kemeja yang dikeluarkan tersibak diatas tangannya. Dasinya terikat longgar, ransel yang disampirkan dibahunya dibiarkan terbuka seolah tidak khawatir seseorang akan mengambil barang berharga miliknya dari dalam ransel.

Rambutnya terlihat seperti hanya disisir jari. Penampilan yang berantakan membuat perhatian seluruh siswa yang dilewatinya tertuju padanya.

Lee Joon

Sebuah nama yang tertera pada name tag namja tinggi yang menjadi perhatian semua orang bukan karena penampilannya yang berantakan. Tapi karena seragamnya yang berbeda. Dan alasan bagi yeoja, dia cukup tampan.

Dok! Dok! Dok!

Menunggu seseorang membukakan pintu kelas I-A. Kelas yang hanya dihuni oleh siswa-siswi berprestasi disekolah elit ini.

Ckleck~

Joon tersenyum lebar. Seseorang yang diharapkannya membuka pintu sudah ada didepannya. Walau yeoja itu membalas senyum Joon dengan wajah yang dingin.

“Annyeong Jess!”

Yeoja yang dipanggil Jess oleh Joon tidak membalas sapaan namja yang berdiri tegap didepannya, yeoja cantik dan modis ini justru hendak menutup pintunya kembali.

Dengan cepat tangan kiri Joon menahan pintu agar tetap terbuka. Tatapannya masih tertuju pada presiden kelas I – A yang bernama asli Lee Jae Seo, atau akrab dipanggil Jess.

“Aku bisa mendobrak pintunya walau kau menutupnya kembali.”

Jess menghela nafas panjang. Menyerah dengan ancaman oppa yang lahir dua menit lebih dulu darinya. Dalam hatinya dia tahu apa yang bisa Joon lakukan pada sekolah yang hampir satu tahun dikuasainya.

“Sebentar lagi istirahat selesai. Lebih baik kau kembali saat pulang sekolah.”

“Membolos sajalah. Ini penting.”

#Jess POV

Penting? Tidak perlu dia beritahu pun aku sudah tahu kalau ini penting. Ini kali pertama kami bertemu setelah sepuluh tahun, dan dia langsung menemuiku disekolah. Pasti penting sekali.

“Kau membolos oppa?”

“Hanya hari ini saja.”

Orang seperti dia pasti sudah sering membolos. Oppa pasti akan melempar guru piket hingga pulau jeju jika dia tidak diberi ijin. Atau seperti itulah yang kudengar bagaimana cara Joon oppa mendapatkan nilai A untuk math. Sungguh memalukan.

“Setelah istirahat aku ada tes. Jika kau mau tunggu aku sampai selesai ulangan.”

“Berapa jam?”

“Lima belas menit.”

“Baiklah.”

Raut wajahnya terlihat tidak cukup puas dengan keputusanku. Tapi setidaknya itu cukup untuk membuatnya pergi dari depan kelasku. Aku baru menyadari kalau oppa cukup tinggi dibandingkan dengan teman-teman namja sekolahku. Sepatu tennisnya yang berlubang menambah kacau penampilannya saat ini.

Aigoo~ setelah ini aku harus mencari alasan agar namaku tidak tercemar. Mungkin aku bisa berkata kalau namja yang menemuiku barusan adalah salah satu preman yang menjadi fansku. Dengan begitu popularitasku akan menanjak. Karena kecantikanku diterima disegala kalangan.

****

#Joon POV

Jam ditangan menunjukan kalau sudah sepuluh menit aku menunggu ditaman sekolah yang tidak jauh dari gedung kelas dimana Jess berada.

Aku dapat melihat seorang guru mondar-mandir didalam kelas tersebut, tapi aku tidak melihat Jess karena beberapa ranting pohon yang menghalangi.

Kreeekkkkhhh~ BRUGHHHH!!!!!

Kupindahkan pohon yang menghalangi pandanganku dua meter kekiri dimana masih ada tanah yang kosong. Yah walau sedikit merusak lapangan basket.

Ok! Dengan begini aku dapat melihat apa yang dilakukan Jess dengan jelas. Dari gerak-geriknya dia sedang menghitung kancing seragamnya. Pantas saja.

Apa yang akan kulakukan sambil menunggunya? Masih lima menit lagi.

****

“Oppa! Apa yang kau lakukan?”

Pandanganku teralihkan pada seorang yeoja dengan tas Guccinya berjalan tergesa kearahku. Kubiarka Jess menghampiriku, aku kembali memandang puas kandang kodok yang baru saja aku buat dari pohon yang yang kucabut. Ternyata aku berbakat menjadi arsitek.

“Oppa! Apa yang.. MWO???”

Aku rasa Jess pun terkesima dengan hasil karyaku. Kupenuhi lapangan basket dengan kandang kodok berbagai tipe. Aku bahkan membuat cluster khusus kodok betina, dan kolam renang untuk anak-anak mereka.

“OPPA!!! YA! NEO!”

“Wae? Bagus bukan? Aku hanya butuh lima menit untuk membuatnya.”

“Oppa! Darimana kau mendapatkan kodok-kodok itu?”

“Lab.”

“M..Mwoya!!!”

“Teman-temanmu jahat sekali. Mereka akan membunuh kodok-kodok ini. Aku menyelamatkannya dan membuatkan mereka tempat berlindung.”

Brrugh!

“Jees!! Kau pingsan?”

****

#Author POV

Semua mata tertuju pada sepasang remaja yang sedang duduk berhadapan menunggu coklat dan latte yang mereka pesan cukup dingin untuk diteguk.

Pasangan yang unik. Namun serasi.

Itulah kesan orang-orang yang tidak melepaskan pandangan mereka sejak Joon dan Jess menapakan kakinya dicafe ini.

Sang yeoja sangat cantik dan duduk tegap menyuguhkan manner yang sempurna, tidak mengurangi penilaian orang-orang walau terdapat lebam dikeningnya akibat jatuh pingsan beberapa menit yang lalu.

Dan sang namja, berbeda 180 derajat dari sang yeoja. Walau tampan namun penampilannya berantakan. Blazernya sedikit robek dan tertancap beberapa paku, hasil kerja kerasnya menyelamatkan kodok-kodok.

“Jadi, ada perlu apa?”

Jess memulai percakapan. Sikapnya menunjukan kalau dia tidak betah berada terlalu lama dengan oppanya.

“Kita tunggu Yoogeun.”

Mata Jess membulat. Nama yang sudah lama tidak dia dengar. Bahkan Jess masih menebak-nebak seperti apa rupa dongsaeng yang sudah sepuluh tahun tidak dijumpainya.

“Yoogeun? Kau bertemu Yoogeun?”

“Dia salah satu anak buahku.”

“Eoh?”

“Kau pasti sudah mendengar kalau aku mengelola sebuah perusahaan bukan?”

“Perusahaan?”

“Aku membuka jasa menyelamatkan murid-murid yang terancam.”

“Yang aku dengar kau menjadi ketua geng anak-anak nakal.”

“Itu istilah kasarnya.”

Lagi-lagi Jees menghela nafas panjang. Sudah lama tidak berbincang dengan oppanya dan dia menemukan bahwa Joon tidak berubah. Terlebih lagi dia mendapat berita buruk bahwa dongsaengnya mengikuti jejak sang anak tertua yang baginya adalah jalan sesat.

“Bagaimana keadaan Joori halmonie?” *Halmonie=nenek*

Jess menanyakan keadaan nenek yang lebih memilih merawat Joon selama sepuluh tahun ini.

“Baik. Seunghyun ahjussi pun baik-baik saja walau belum menikah. Dia sedang mempelajari jurus rasenggannya.”

“Kalian masih mempelajari jurus dari film kartun?”

“Hey! Itu berguna~ aku sudah mahir menggunakan jurus seribu bayangan.”

“Ck~”

Jess bedecak sambil memutarkan bola matanya. Bukan karena dia tidak percaya, melainkan karena jurus seribu bayangan yang pernah dipraktekan Joon sepuluh tahun yang lalu itu sempat membuat orang mengira kalau mereka kembar lima setengah.

“Lalu bagaimana kabar Heesica halmonie?”

“Dia sedang berenang di Australia.”

“Ohh.”

Joon dan Jess terpisah selama sepuluh tahun atas kemauan mereka berdua. Diawali dengan suatu kejadian dimana Joon menggunakan piala-piala Jess untuk membuat api unggun demi menghangatkan Bubu yang kedinginan.

Tidak terima dengan hal itu Jess yang masih berusia lima tahun memberikan sepeda Joon pada Pororo A. Pororo memang tidak menaikinya hingga hancur, tapi Pororo A membakar sepeda Joon demi menghangatkan Pororo B yang kedinginan.

Untuk kali pertama saudara kembar ini bertengkar hebat. Tidak ingin saling bertemu atau menyapa. Joon dirawat oleh madam Joori, sedangkan Jess dirawat oleh nyonya Heesica. Hali ini membuat Yoogeun terpisah dari hyung dan noonanya selama sepuluh tahun. Yoogeun tetap tinggal bersama Gwebon dan Jinki.

“Annyeong hyung!!”

Sesosok namja mengenakan seragam SMP berlari menghampiri Joon yang sudah berdiri, menyambut sang dongsaeng yang baru datang.

“Hyung! Maaf aku terlambat.”

“Gwenchana~ apa kau membolos?”

“Ahni~ aku meminta ijin pada guru piket. Aku memohon bersujud padanya dan menangis sekencang-kencangnya agar diijinkan pulang.”

“Wah kau hebat. Hanya dengan menangis?”

“Mereka mengijinkanku pulang karena aku bilang noonaku meninggal.”

“…”

*****

Jess melangkah dengan tempo yang cepat. Meninggalkan kedua saudara laki-lakinya dibelakang. Yoogeun mengusap-usap kepalanya, terasa sakit karena Jess melempar hairdryer tepat dikepalanya. Tapi bagi Joon, satu set alat make up yang mengenai kepalanya terasa seperti hembusan angin, tidak terasa sakit sama sekali.

“Ya! Jess! Kau akan menyesal jika tidak bergabung bersama kami.”

Jess tidak melambatkan tempo langkahnya sedikitpun. Tangannya disilangkan didada sambil menggembungkan pipinya. Joon meminta Jess mengikuti rencananya untuk mengacau disekolah. Bagi Jess itu bagaikan menaruh api ditumpukan jerami. Semua image yang dia bangun akan hancur seketika. Jess tidak menyukai itu.

“Jess! Coba pikirkan nasib appa dan umma.”

Perkataan Joon berhasil membuat Jess melambatkan langkahnya walau tetap berjalan. Gadis ini tidak mau jika kemungkinan appa dan ummanya bercerai. Atau seperti itulah berita yang ia dapatkan dari dongsaengnya Yoogeun. Sudah hampir dua bulan appa dan ummanya tidak saling menyapa.

“Hyung~ keluarkan senjata andalan kita..”

Walau berbisik tapi Jess dapat mendengar jelas apa yang Yoogeun katakan pada Joon. Dan itu cukup untuk membuatnya menghentikan langkah. Penasaran.

“Senjata apa?”

Joon dan Yoogeun menghentikan langkah mereka bersamaan ketika Jess membalikan badannya menghadap mereka. Ekspresi Jess yang ketus membuat Yoogeun berlindung dibelakang Joon, ekspresi yang sering Yoogeun lihat jika dia membuat ummanya marah. Mata kucing killer Gwebon yang hanya diwariskan pada putrinya.

“Hyung~ beritahu noona kalau Kyu hyung juga anak buahmu.”

“MWOOO!!!”

****

#Jess POV

 

Aku tak bisa berhenti meremas tanganku sendiri. Aku bahkan tidak berani memulai percakapan, padahal aku yakin dia tidak akan melepaskan pandangannya dari psp jika bukan aku yang memulai percakapan.

Aku menoleh keluar jendela, mencari dua sosok yang mungkin bisa menyemangatiku. Seharusnya aku mendapatkan dukungan seperti yang mereka janjikan sebelumnya. Tapi mereka justru asik dengan dunia mereka sendiri.

Yoogeun mencoba mengganggu anak kecil yang sedang memakan eskrim dibawah pengawasan Joon. Aigoo~ kenapa Yoogeun harus bertemu Joon lebih dulu?

Seorang namja berambut pirang menghampiri Joon oppa. Dia duduk disamping Joon ikut mengawasi Yoogeun. Namja itu pasti salah satu anak buah Joon oppa. Walau penampilannya lebih rapih.

“Jadi, apa yang ingin kau bicarakan?”

“Ne?”

Kyu oppa melihat kearah jam tangannya. Mematikan pspnya kemudian memasukannya kedalam ransel. Cola yang sudah berada didepannya sejak setengah jam yang lalu akhirnya masuk kedalam mulutnya walau hanya dua teguk.

“Aku harus pulang.”

“Chakkama!”

Aku berhasil membuatnya duduk kembali, walau ranselnya masih dibahunya.

“Aku harus belajar. Sebentar lagi ujian.”

“Ehmm~ apa kau masih ingat aku?”

Dadaku bergemuruh menunggu jawaban darinya. Matanya terus menatap mataku. Cukup lama hingga akhirnya dia menurunkan ransel dari bahunya.

“Tentu saja aku ingat yeoja yang pernah melempar kepalaku dengan gameboy.”

Mwo?

Duniaku seakan runtuh. Aku mengutuk diriku sendiri. Diantara ratusan kenangan kenapa harus kejadian itu yang dia ingat~

“Jika tidak ada yang mau dibicarakan lagi, aku benar-benar harus pulang.”

“Chakkama!”

“Ne?”

“Apa kau juga bisa berkelahi seperti Joon oppa?”

“Ahni. Aku ditugaskan di divisi pendidikan. Aku akan mengerjakan PR dan membantu Joon menghadapi ujian.”

“Eoh? Kukira kau wakil ketua.”

“Tempat itu sudah diisi oleh yeoja chingunya Joon.”

*****

Aku masih tidak percaya Joon sudah mempunyai yeojachingu.

Aisshhhh~ tempat ini sangat tidak nyaman. Tempat yang disebut Joon oppa sebagai markasnya. Cukup besar tapi tidak ada sedikitpun warna merah muda atau hiasan boneka.

“Ayo meminta maaf saja.”

Seorang yeojachingu yang tegas. Yang bahkan sempat kukira dia adalah namja.

“Mianhe~”

Aku tersenyum puas. Akhirnya, setelah sepuluh tahun menunggu, setelah dibujuk oleh Amber, kata ma’af itu keluar dari mulut Joon oppa.

Aku mau berpartisipasi dalam rencana Joon oppa, asalkan dia meminta maaf padaku karena sudah membakar piala-pialaku.

“Tapi, apa tidak ada rencana lain selain menjadi pengacau disekolah?”

Aku masih belum mengerti kenapa harus dengan menjadi pengacau disekolah? Arah pandang Joon masih tak lepas dari Amber yang pergi keluar ruangan. Aku ikut memperhatikan Amber hingga akhirnya pintu tertutup dan Amber tidak lagi terlihat.

“Kita harus membuat appa dan umma disibukan dengan terus dipanggil oleh pihak sekolah.”

“Bagaimana kalau hubungan mereka semakin parah karena ulah kita?.”

“Kita buat mereka terus menerus dipanggil oleh pihak sekolah, sehingga tidak punya waktu untuk bertengkar.”

“Apa?”

Joon oppa mengeluarkan secarik kertas dari dalam laci mejanya. Kertas tersebut disoderkan didepanku. Yoogeun mendekatkan kursinya mendekatiku, mata bulatnya ikut memperhatikan sebuah jadwal pada kertas tersebut.

“Itulah sebabnya aku meminta bantuanmu Jess. Jadwalmu mengacau disekolah adalah senin dan rabu. Yoogeun selasa dan jum’at. Sisanya aku.”

“Lalu hari minggu?”

“Kita mengacau bersama, dirumah.”

“Rumah?”

“Kau harus pulang kerumah. Aku sudah lebih dulu pulang kerumah, dan Yoogeun benar, appa dan umma sama sekali tidak saling menyapa. Mereka bahkan tidak tidur sekamar.”

“Kau sudah menyiapkan kamar untukku?”

“Done.”

Amber kembali menghampiri kami dengan beberapa kaleng minuman ditangannya. Yoogeun segera menyambar banana milk dari tangan Amber. Aku mendapatkan susu strawbery setelah susu coklat diserahkan pada Joon. Apakah preman harus meminum susu?

“Aku akan membantumu packing.”

“Gomawo Amber.”

****

“Jess???”

Umma dan appa terkejut melihat kedatanganku. Seolah tidak percaya appa mencubit tangannya sendiri. Dan umma mencubit pipiku, tidak mau rugi.

“Umma~ appo.”

Umma dan appa tetap mematung didepan pintu. Tidak melepaskan pandangan mereka padaku.

“Umma, appa, tidak memperbolehkan aku masuk kah?”

“Oh! Tentu saja boleh.”

Umma yang pertama kali tersadar. Menuntunku menuju kamar baruku.

Mataku tak henti-hentinya menelusuri rumah yang baru pertama kali kulihat. Rumah baru yang dibeli appa setelah aku adan Joon oppa terpisah.

Tidak lebih besar dari rumah Heesica halmonie namun aku bersyukur karena kamarku tetap besar. Dan yang paling penting, cat pintu kamarku bermotif bunga-bunga.

“kau suka kamarmu Jess?”

Umma membelai kepalaku dan menyalakan lampu kamarku.

“Umma kira Joon ingin mencoba suasana baru dengan merombak habis kamarnya menjadi seperti kamar anak perempuan, aku tidak menyangka kalau kau akan datang.”

“Ini kamar Joon oppa?.”

“Tadinya begitu. Tapi kamar ini lebih cocok untukmu.”

“Lalu dimana kamar Joon oppa?.”

Umma hanya dapat menggelengkan kepalanya.

“Dia berbagi kamar denganku. Dirumah ini hanya ada empat kamar.”

Yoogeun menaruh koper kedalam kamarku. Ucapannya seolah menyinggung appa dan umma.

Aku menoleh kearah Joon oppa. Dia hanya tersenyum sambil menaruh lima koperku didekat koper yang baru saja dibawakan Yoogeun.

Joon oppa mengalah, memberikan kamarnya untukku. Karena kamar yang seharusnya untukku dipakai oleh umma. Apa Joon oppa benar-benar sudah menjadi oppaku?

-bersambung-

93 responses to “( FF AFTER STORY BARBY SITTER) SCHOOL DESASTER Part 1

  1. anak jibon pda nggak jlas tinggalnya, psah2 ma ortu smua
    Ada2 ja jibon pkek acra brantem
    Jgan psah ya jibonanak jibon pda nggak jlas tinggalnya, psah2 ma ortu smua
    Ada2 ja jibon pkek acra brantem
    Jgan psah ya jibon

  2. eh ternyata Kyu msh ingt sm Jess. Jess keliatn salting gtu. Kayanya sifat Gweboon turun semua k Jess. Trs itu knp Jibon bs berantem gtu?
    Keren tuh anak2nya, cerdas. Hahaha
    next chap a.s.a.p ya😀

  3. aaaaahhh aku selalu suka keluarga jiboon!!! Makasih mbak author udah mau nayangin (?) mereka lagi
    tapi itu kenapa jiboon mau cere? Pasti lawakan nih~ *semoga*in (?) mereka lagi
    tapi itu kenapa jiboon mau cere? Pasti lawakan nih~ *semoga*

  4. eonni keren . . . nggak nyangka bkal ada sequel dari barby sitter buat anak2 nya jibon. Hhe
    joon kyak nya nurunin sifat onew cz dulu sering nge bully taeyoon . Hhe
    and yg pasti si jess nurunin sifat si gweboon , nah aku bingun si yoogeun nurunin sifat siapa ? Kekeke
    next part di tunggu , jangan lama2 ya eonni ,
    EONNI DAEBAK !!!

  5. Akhrnya jonn jess comeback hahaha.thor daebak dah bkin q ngakak am alsn yogeun ijin dr sekolah kekeke.ff in patut dijadi.in draman dr sekolah kekeke.ff in patut dijadi.in drama

  6. akhirnya~ anak2nya udah pada gede, 15 thn dong /: wkwkwk cumen gara2 ngebakar piala aja(?) jess udah marah, aku mah nangis 100 hari 100 malem #lebeh. ada2 aja si jibon couple, berantemnya kenapa sih? wkwkwk ditunggu part selanjutnya ya!~ 화이팅!

  7. Ga sabar dngn ulah mereka…

    ckckck…hasil jibon ga da yg bnr…punya tingkah smua…

    ah itu jangan2 anak SMP yg digebugin tuh yoogeun ya? Yg ngegebugin nya joon? Mereka udh kepisah 10 tahun, tp ga da moment berpelukan…*emangnya teletubis

    jiboon ngapa ga saling sapa? Ga dpt jatah kah? Atw jinki pengen anak lg? Hehe…
    Lanjutkan lanjutkan…

  8. Thor boleh ngakak ga ?? -_-
    Wkwk anjir ngakak rencana macem apaan tuh masa bikin masalah disekolah diajarin wkwkwk
    Itu si kyu juga inget sama jess cuman bagian itu doang ?? Wkwk parah
    Joon sama amber beneran jadian :O
    Jibon sama jinki kenapa ga sekamar lgi ??
    Dan itu yoogeun kenapa kamu jdi sedikit evil disini =_=

  9. Jiahhh!
    Daebak, eon!
    Speechless sumpah!
    Crita.y lucu…
    Lha itu joon bs kagebushin? Aigoo, aku mau jg donk. Mskpun cman 5 stngah gpp dh…
    #plakkk

    Omo, knp lg dg gweboon n Jinki? Brteng krn apa lg? Udah tua juga…
    #dlempar joon ke korea

    Baca karakter Joon jd ingat Reneesme…
    Hihihi…
    Hbis.y Jinki bacain novel twilight sblm tdur c…
    Ckckck
    Keluarga yg aneh…
    Tp, ttp suka!

    Omo, kata.y speechless, kok komen.y malah jd pnjang gini?
    #ikut2an ga waras

  10. Aigoo, jauh amat berenang doang musti ke autralia dulu *author & heessica: suka” gw dong

    Yoogeun, itu bibir ada lemnya ya ampe gak bisa lepas dari bibir minyeon? Hehehe, aku tunngu lanjutannya ya thor. Fighting!!

  11. Ad mslh apa dg Jibon couple,,.Gilak eon,afstor’a Gila.G tw mw komen ap,yg jelas LANJUT….UT….

  12. itu jinboon apa g strees ya??
    pnya anag 3 yg super duber aneh luar biasa,,,,wkwkwk
    joon-jess-yoogeun,,,,🙂

    ya,ampyuuuun yoogeun tega ama bilang jess meninggal??
    joon,trnyta baek jg ama jess,,,
    omo,,,jinboon udh pisah ranjang??
    kenapa??
    #pasti biar g pny anag lg??haha,,,,🙂

    lanjuuut oen,,,
    baguuuuuus,,,
    ocak bnget itu anag” jinboon,,,🙂,,,🙂

    ya,ampyuuuun yoogeun tega ama bilang jess meninggal??
    joon,trnyta baek jg ama jess,,,
    omo,,,jinboon udh pisah ranjang??
    kenapa??
    #pasti biar g pny anag lg??haha,,,,🙂

    lanjuuut oen,,,
    baguuuuuus,,,
    ocak bnget itu anag” jinboon,,,🙂

  13. Ooonnn!!
    Akhirnya ada after storynya juga!!!
    Kyaaaa!!!>___<

    on,,ni crita ttg ank2nya jibon ma minyon ya??
    wah..pasti bakalan seru ni..hehe..

    hee??
    what happen to jibon couple??
    wah un..updatenya jgn lama2..
    penasaran!!

    Hehehe..^_^v

  14. Onnie? Ige mwoya?!!
    Udah lama ga post ff, pas buka tau2nya udh pos banyak ><
    JiBon Kambeekh! *alay
    ceritanya berpusat(?) ama anak2nya kekeke Joon, Jess, Yogeun

    Tanggung jawab, udah bikin aku ketawa gaje😄
    Joon bisa jurus seribu bayangan? Aku bisa rasengan lho#abaikan
    ga bisa komen lagi, udah terwakili ama yg lain *nunjuk2 atas*
    twoshoot? Lanjuuut!

  15. Jadi pengen belajar jurus 1000 bayangan deh !! Ahahaha >< joon bener2 rencana yang gila ! ahahaha

  16. onnie..aQ bngung,,yg dhajar joon itu sapa? yoogeun kah?
    OMO….knp si onew am gwiboon? koQ brntem? ad ap grangan? andwaeee..jngn ampe’ crai..pnya 3 ank ksian dunk anak2nya…huks..
    pngen tau critnya si minho , taeyon am minyeon..kekekekeke…mg aj gak kaya’ psngan onew am gwiboon, maw crai gt

  17. waaahhhhhh lanjutttt eon…..
    aq ga suka ad kata cerai2x..
    jinki sellingkong y..ap key…
    aaa pnsarannnn…
    lanjuuuutttt

  18. lanjutttttttttttttttttttttttttttttttttttttt….!!!!!
    gak sabar pngen cpet baca kelnjutan rencana mreka bertiga

    gak nyangka klo akhrinya anak2 jiboon lebih aneh dari jinki ma gweboon ndiri, aigoo~ -_-
    jess lebh mirip gweboon, yoogen kyk e mirip ma jinki klo joon kyknya perpaduan gweboon ma jinki, hahahaha menarik bgt eonnie ^_^

    tapi npa gweboon ma jinki oppa mo cerai TT_TT
    apa yg buat mereka berantem kyk gtu?
    jinki oppa selingkuh??? *gk mungkn*
    gweboon selingkuh???? *gk yakin jg* lalu apa eonnie??

    penasaran penasaran >_<
    next part!!!

  19. lah bukan’a dulu jinboon bahagia yaaa ?? Napa jadi pcah belah begini ?? Aigoooo😄 jangan ceraaai dong . Eeh tapi asli ngakak ada preman minum susu . Ntu kyu pake acara dpt bagian divisi pendidikan segala . Ck .. LNJUUUUT ONNI😀

  20. kya,,,,g nyangka ternyata disini ada after storynya🙂
    nih keluarga makin gila + konyol deh tapi jadi makin cinta,hehehe
    omo,,,jibonnya jgn smpe cerai donk,ntar g komplit lagi kluarga anehnya🙂
    dtggu next partnya y,,,,

  21. cihuuuyyy.. akhirnya POV joon jess \^,^/
    suka bgt karakter mreka.. klo bisa romance Jess & kyu d perbanyak yaaa onnie.. bgus kyknya😄 (mianhae buat para istri Kyu … tingkat imajinasi sy terlalu tinggi XD)

  22. Sumpah ngakak – astaga ,, aku suka sifat joon . Sangat suka ni saya . Hahay ..
    Apalagi onkey –

  23. hahaha…….epep nie lucu,kluarga super yuaa……
    jgn ampe cerai dong,aneh jg ma ide joon…..hehehe
    Lnjut unniee….

  24. Author aku izin ikut baca,
    Iiii ini ff kereeen banget
    Uwaaa jibon mau cere?andwae
    Haaah untung anak2nya pada cerdas *dlm tandakutip*
    Author next chap cepet ya,
    Fighting🙂

  25. Numpang baca ya..xD
    Anak2nya JinBoon aneh2a ajam.
    Malah yg 2’y preman..
    Hahahahaha…
    Aduuuuh itu jinboon knp diem2an…?
    Jgn pisah dooonk jinboon..

  26. astaga, ini anak” pada ga jelas semua kakaka, tambah nakal aj,
    ohh itu anak smp yang mo digebukin joon trus kalimat terakhirnya pororo mo ngelairin itu yoogeun ya kkeke, kirain jess nimpuk hairdryer gara” yogeun ngatain dia meninggal, gataunya gara” dia disuru jd perusuh sekola ckckck,,

    ahh unn, lanjutannya cepet doong hhehe

  27. Huwa~joon,jess n yoogeun uda pada gede semua~..
    Truz i2 kenapa jinbon pisah kmar?
    Arghht~jgn smpk mereka cerai..
    Ditunggu part slnjtx!

  28. JOON KAU SEPERTI SAMSON
    AIGOOOOOOO
    PINDAH SKOLAH AMPE 7 KALI
    CKCKCKCKCKCKCKCK
    NAPPEUN NAMJA!!

    wakakakakakakakak
    si yoogeun parah bgt, masa mau ijin pulang ampe bilang noonanya metong
    ngakak bgt pas disini

    JINBOON GA BOLEH CERAI
    HWAITING BUAT THREE MASKETERS KITA
    *bener ga tulisannya

  29. Trnyata author gk cuma pinter bikin orng ngakak ,
    Hehehee

    Sedih na dpt jg pas jess menydari joon ngalah ama dy .. Hahhaaa

    Lnjut thor pnasaran .. Hehehee

  30. uwa~
    aku nemu blog nya author gegey.
    speechless baca ini ff, seperti biasa ff nya author gegey perfect.

    jinboon udh pisah ranjang??
    kenapa??
    andwe~ JINBOON NGGAK BOLEH CERAI!!!

  31. Ping-balik: LIBRARY | blinggey·

  32. ya ampuuun, sebenernya dosa apa yang dibuat Jiboon ampe anak2nya sarap semua????
    amber istimewa yah, jadi wakil ketua,,, itu kenapa lagiiiii kok pada pisah ranjang???
    trus anaknya taeyon gimana?????
    udah pacarankah ama yoogeun????
    cepert yah lanjutannya

  33. karena baru pertama kali mampir, jadi kurang mengerti ceritanya. tp keluarga mereka bener2 unik. kepribadian yang ‘gak biasa’ ini yg bikin menarik ^^

  34. MWUAHAHAHAHAHAHA SUKA BANGET U,U
    aku shock kalo amber jadi pacar joon, tadinya lupa kalo dulu mereka dijodohin! ngakak banget pas yoogeun bilang noona nya meninggal. muahahahahhahaahahahhahahaha
    lanjuuuuutt

  35. joon jadi hyung yang mengayomi yoogeun untuk jadi anak nakal… ahaha kurang ajar itu yoogeun bilang noonanya udah meninggal,, darimana lagi itu hairdryer bisa langsung di pake nimpuk yoogeun..hahaha

  36. its still funny and ridiculous as usual,,,hehehehehe…..
    how jess and joon become close??that make me curious,,,
    and yoogeun is a weakest than other but he still have his aegyo,,,
    i like it,,,

  37. aduhh keluarganya aneh-aneh aja nih,,
    masa pada sekongkol buat bikin ulah,,
    dan itu kyanya efek dibesarkan dengan cerita aneh ketika kecil makanya si joon jadi agak agak yakk..
    kyaaaaaa, anaknya gwe ama jinki gimana gitu :p

  38. ini ga bayi ga gede sama-sama nyusahin orang tuanya.
    ah, apa itu bener2 yoogeun? jadi inget hello baby . :3

  39. Sarap si joon mah membakar seluruh piala.. Membuat kandang katak.. Idih buset mimpi apa semalam punya saudara atau anak kayak begitu?
    Dari mana joon dapet kekuatan super? Gwe + jinki ngasilin joon super..
    Seunghyun masih aja sarap mempelajari jurus naruto padahal udah jadi ahjussi.. Ckck

  40. tiiidakkk
    mereka tidak bole ceraiii
    ayo !!!
    joon, jess sama yoogeun ngerusuh terus biar bisa mempersatukan umma appa kalian…
    hayooo
    lanjut ke next part…

  41. manusia apaan kelakuanya kyak joon…..brutal
    joon cocok jadi pcarnya amber sama-sama brutalll hahahaha

  42. Aaaaah, so sweet jonnie, walaupun dy nakal tp ttp syang ama jess,, yoogeun mirip taemin suka banana milk,, hwaiting deh utk 3 brsodara tu menyatukan umma appa mrka..😀

  43. wkwkwkwkwk pertemuan unik setelah 10 tahun terpisah.
    jess tumbuh seperti gweboon
    joon tumbuh seperti novel dan komik yang dibaca.a
    sedangkan yoogeun tumbuh hasil perpaduan kepolosan dan kebodohan jiboon.

    jiboon pisah ranjang? bagaimana bisa?

  44. arrasoo! Ini tahun berapa? Yah I know I know,tapi gimana lagi? Baru baca nih kkk,
    jeongmalyo! Ini keren sekali wkwk.
    Karakternya kuat banget :p

  45. ampun gila joon super kuat bgt ya? ckck.
    yogeun lucu😀
    itu jinboon knp dah brantem sgla,smp pisah ranjang sgla.
    ayo jgn smp cere.
    aku dkung rencna joon jess sm yogeun deh buat nyatuin umma appa nya.

  46. langsung jantungan, bengek, komplikasi penyakit dah kalo punya anak bangornya kaya joon, jess sama yoogeun. anak anak ajaib yg lahir dari orng tua yg ajaib jga wahahha

  47. huaahahahahhha

    waahhh, anakny jinboon pada gak bener tuhh..
    wahh dlu gwe ngidam apaan smpe kyk gitu ankny..haha

  48. wow joon sm jess pisah rumah yaa ternyata..
    tapi demi appa dan umma kembali serumah lagi yaaa..
    ahhh keluarga ini kocak banget dehhh seru ceritanya…

  49. yeyeye ada lanjutannya pas mereka udah gedeee hihiw
    yaaah tapi kenapa onew sama gweboon berantem?? udah 2 bulan lagiiiiii….

  50. huaaa… omona!! itu Joon, astaga! kuat sekali xD
    Jess… aku bisa membayangkan wajahnya yang cantik seperti eommanya, dan joon yan… Tampan seperti appa nya😀
    Yoogeun, hanya Yoogeun…😀
    huaa… ini daebak!! ^^d

  51. Aigoooo,, Keluarga yg unikk…
    Anak” yg nakal n unik”…
    Waeyo JinBoon brtngkar? Waeyo Joon n Jees g tnggl srumah ma JinBoon?

  52. Sudah kuduga masa depan si kembar agak suram kekeke….

    Gara Joon bakar pialanya Jess sampe harus pisah selama 10 tahun aigooo…*geleng2 kepala*

    JiBon terancam hampir cerai?!? ANDWE! aku nggak setuju mereka cerai…

    Lanjut ke next part…

  53. kyaaaaaaa,,,,
    si kembar ama dedeknya uda pada gedeee,,,
    jadi seruuuu,,,,
    gmn perjuangan mereka selanjutnya buat nyelametin pernikahan appa eommanya,,,,
    #penasaran

  54. omonaa . kenapa jadi gini ceritanya? hikss gamauuu
    masa jinboon nya cerai sih? jangan atuhh ih
    itu joon sma yoogeun ny jadi bandel gitu yah yallah brandal mreka..
    jess nya nurun bnget dri gwe .. huhu

  55. whoaaa~ daebak gue paling suka ff Barby sitter …
    bikin ngakak terus ,
    joon ,jess and yoogeun satukan kembali appa N uma, hwaiting !!!

  56. knp jinbon ga akur??
    klo gtu dukung anak2 ny deh.. mdh2an sukses ngbwt jinbon balik lagi..
    tp ga nyangka dah anak2 ny ga da yg bnr -.-

  57. Aaaaaa, kenapa jibon diem2? Pasti ada alasan tak masuk akal di balik semua ini. Heheheheheh.

    Nanti yang di awal di jelasin kan itu siapa? Kayaknya yoogun ya?

    Part 2 part 2

  58. Kenapa dg jinboon??? Kog ky gitu skkarang??? Ayoooo anak2 slamatkan hubungan bumonim kaliann

  59. aigooo anak anak jinboon udah pada gede, itu bagian awalnya yg dipukul yoogeun kah? trus yg mukul anak buah joon? trus joon kaget memandang name tag yoogeun iya kah? hahahaha
    joon ya ampuunn kekuatannya mengerikan
    jess sifatnya kaya gweboon msih sekolah dulu.
    astaga yoogeun alesannya knp bilang noona nya meninggal? aiishhh
    eh jess msih naksir kyu kah? hahaha cinta jess yg bertepuk sebelah tangan
    eh eh eh jinboon baikan napa. sekarang kan ketiga anaknya udh tinggal serumah
    mudah2an selamanya mereka tinggal serumah, masa iya keluarga tinggal kepisah.

    tetep asyik komedinya konyol the best lah pokoknya ♥

  60. ck bener bener ngewarisin sifat orang tua nih mereka bertiga.. mwo?? jinboon mau cerai?? nggak bisa dibiarkan ini mah.. a-yo joon jess yoogeun buat umma appa kalian mesra kembali😀

  61. Awal baca kisah joon dan jess, aku ngakak. Tapi lama kelamaan agak miris jg, trnyata joon dan jess terpisah selama 10th ama jinki dan gweboon pula.
    Dan kini mreka balik krumah utk menyatukan hubungan jinki dan gweboon yg renggang. Sampai2 joon rela ngasi kamarnya buat jess
    Tp ttep ajj tingkah 3bersaudara ini kocak bgt.
    Joon: bikin rumah(?) kodok, tp udah jadian sama amber
    Jess: masih naksir kyu, wkwkwk tp kasian jg jess, di ingatan kyu gx ad jess yg cantik, tp yg ad itu yeoja yg nimpuk kepalanya pake gameboy
    Yoogeun: bilang noona’nya meninggal

    Tp apa yg bikin jinboon perang dingin? jgn ampe jinboon cerai..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s