(FF SHINee YAOI ONESHOOT) COULD THIS BE LOVE? I can’t use my logic PART 2

Pairing:

  • Onkey

 

Support cast:

  • Kim Jonghyun
  • 2Min
  • Seungho M-Blaq
  • IU

 

Genre: Angst

Rating: Parenting Guide/ PG 17/NC 17

Leght: Twoshot

Author: Kim Jonggey (기)

 

Sudah kubilang sebelumnya, ini tidak akan berakhir dengan happy ending. Jadi siapkan bantal untuk dipukul kalau kalian sebel banget ama endingnya..atau print out saja FF ini, lalu sobek-sobek..호…

 

Akhirnya otakku bisa tenang setelah menyelesaikan FF ini.

 

ANAK KECIL DILARANG MENGINTIP APALAGI MEMBACA FULL FF INI!!!

Taemin POV

Tanganku memutar sendok didalam cangkir berisi kopi panas dengan irama yang cukup cepat. Kuangkat sendok dan kusimpan dipisin. Adukanku menghasilkan pusaran air pada cangkir kopiku.

“Kau bilang kau tahu dimana hyungmu. Kenapa sekarang kau diam saja?”

Aku masih mengawasi pusaran air dicangkirku. Menunggu pusaran itu hilang, barulah aku akan menjawab pertanyaan dari namja menyebalkan didepanku.

“Taemin ssi. Kau membuang waktuku.”

Pusarannya belum hilang, mungkin beberapa putaran lagi maka air kopi ini akan kembali tenang.

“Aku tidak bisa menunggu lama. Aku harus segera menemukan Jinki.”

Airnya sudah mulai tenang.

“Taemin ssi. Kau tahu aku sangat ingin menemukan hyungmu.”

“Aku tahu.”

Namja menyebalkan didepanku ini duduk dengan menumpukan kedua siku dilututnya.

“Kau tahukanSeungho ssi. Aku tidak mau memberikan sesuatu secara cuma-cuma.”

“Apa yang kau inginkan?”

“Tidak banyak. Aku yakin kau bisa memberikannya padaku.”

***

Mobilku berhenti tepat didepan sebuah toko pakaian. Toko ini ditutup, kabarnya si pemilik toko ini gulung tikar. Padahal beberapa hari yang lalu toko ini masih ramai.

Ha! Aku ingin tahu siapa sebenarnya Choi Minho. Bagaimana bisa kuasanya cukup kuat untuk membuat toko ini bangkrut seketika. Aku sedikit merasa bersalah kepada si pemilik toko ini, terutama kepada kurir yang kubayar agar aku bisa menggantikannya mengantar pakaian yang dibeli atas nama Choi Minho untuk Jinki hyung.

Jinki hyung sudah pergi dari apartemennya, mungki karena dia tahu aku yang mengantar pakaian pesananMinhountuknya. Dan mungkin karena itu juga Jinki hyung memarahi Minho, setelah ituMinhomembuat toko ini bangkrut. Begitulah analisaku.

Tapi tidak masalah. Aku akan selalu tahu dimana Jinki hyung bersembunyi. Aku bersyukur pada peradaban yang semakin canggih.

Dok! Dok! Dok!

Seseorang mengetuk jendela mobilku. Kuturunkan kaca jendela mobilku. Seorang namja yang sudah kutunggu akhirnya sudah memenuhi panggilanku.

“Annyeong Minho ssi.”

“Adaapa memanggilku?”

“Kenapa kau bersikap ketus pada dongsaeng bosmu. Santai saja.”

Aku membukakan pintu penumpang untuknya. Mengisyaratkan agar dia masuk kemobilku. Sama seperti saat dia menyanggupi panggilanku, aku yakinMinhojuga akan menurut untuk masuk kedalam mobilku.

***

“Aaassshhhh!!”

Kugigit bibir bawahku untuk menahan rasa sakit saat juniorMinhohyung mencoba masuk. Seperti tahu kesakitan, bibirMinhohyung membungkam mulutku. Pinggulnya terus dihentakkan agar junior besarnya masuk sepenuhnya kedalam tubuhku.

“Aaahhhh..hhhhh..hyung..”

Kunikmati saja momen ini. Kuladeni permainan lidahnya. Terbukti memangMinhohyung sangat menginginkanku, dia berusaha memuaskanku. Juniorku terus dikocoknya sementara lubangku dimasukinya.

“Aahh..ahhh..hyung aku aahh.. mau sampai.”

“Keluarkan saja aahh..hhhh..sshhh”

Minhohyung memompa semakin cepat. Semakin cepat juga tangannya meremas dan memijit juniorku.

“Aaaaahhhh”

Tampan.

Mataku tak bisa berhenti memendangi wajahnya yang tertidur. Dadanya naik turun seirama dengan deru nafasnya. Aku tidak menyangka akan semudah ini.

Minhohyung sangat terkejut saat kubilang aku mencintainya. Aku beruntung dia tampan, sehingga kata cinta itu bisa keluar dari mulutku dengan mudahnya. Ditambah lagi dengan posisinya saat ini, yang membutuhkan perhatian karena baru saja dicampakakkan bossnya.

Ternyata benar Jinki hyung pergi membawa Kibum hyung tanpa memberi tahu anak buah kesayangannya. Sudah tidak percaya lagi padaMinhohyung sejak kejadian kurir pengantar pakaian yang ternyata adalah aku.

Bertahun-tahunMinhohyung mengabdi akhirnya dicampakan begitu saja. Sebuah kemalangan bagiMinhohyung, tapi suatu keuntungan bagiku.

Bagaimana aku bisa yakinMinhohyung mencintaiku?

Dimulai dari satu-satunya anak buah Jinki hyung yang tidak ikut membullyku adalah dia. Namja yang melarikanku kerumah sakit saat aku babak belur adalah dia. Minho hyung tidak menyalahkanku atas pakaian yang kukirim pada Jinki hyung, dia hanya meluapkan kekesalannya akibat dimarahi Jinki hyung pada pemilik toko saja.

Dan terakhir, walaupun sedikit ketus menjawab telefon dariku tapi terdengar dari nada bicaranya kalau dia gugup bicara denganku. Dan dalam hitungan menit dia menemukanku yang menunggunya di depan toko baju.

Kira-kira seperti apa reaksi Jinki hyung jika tahu anak buah kesayangannya berpihak padaku?

***

Semakin kuperhatikan, yeoja itu semakin menunduk. Meremas kuat dressnya, dan aku rasa dia sedang menahan nafasnya.

Muncul rasa iba untuknya. Melihatnya sama seperti melihat umma. Ingin sekali kubisiki yeoja itu untuk tidak perlu takut dengan perjodohan bodoh ini. Karena Jinki hyung tidak akan pulang.

“Ini sungguh memalukan. Aku sudah menyebarkan undangannya.”

“Tenang saja kawan. Akan kubawa cucuku sebelum hari pernikahan tiba.”

Cih! Kakek tua ini. Apa sudah menjadi hobinya menjodohkan orang yang bahan tidak saling mengenal?

“Taemin.”

“Ne?”

“Bawa IU berkeliling.Adayang ingin kakek bicarakan berdua dengan temanku.”

“Ne”

“IU? Namamu IU?”

“Ne.”

Kepalanya tetap tertunduk sepanjang jalan menyusuri koridor rumahku. Aku harap kepalanya tidak terbentur pilar.

“Kau terlihat gugup. Santai saja jika denganku. Arraso?”

“Ne. Taemin ssi.”

“Kau takut?”

“Kudengar Jinki ssi sangat temperamental. Aku takut dia memukulku karena tidak menyukaiku.”

“Hyung memang temperamental, itu warisan dari appa kami.”

Bahu IU semakin menegang. Hah, sepertinya pernyataanku semakin membuatnya takut.

“Mau kuberitahu satu rahasia?”

“Ne?”

“Jinki hyung tidak akan kembali kerumah ini. Jadi kau tidak perlu takut.”

“Mwo?”

Aku tahu IU sedikit berlega hati. Dia tidak takut lagi menatap mataku. Matanya, seperti mata umma.

Jika aku bisa meminta sesuatu hal didunia ini tanpa kecuali, aku akan meminta agar bisa menatap mata umma sampai aku mati. Tapi pada kenyataanya itu tidak mungkin. Jadi kuganti saja permohonanku. Aku ingin orang yang membuatku kehilangan umma menerima balasan yang setimpal, dan dengan tanganku sendiri.

***

Jinki POV

 

“Jadi umma-mu bunuh diri?”

“Ne, tepat setelah appa meninggal.”

“Lalu, boleh kutahu kenapa appamu meninggal?”

Kutatap mata kucing milik seorang namja cantik yang sangat kucintai. Tidak pernah kami bertatapan dan berbincang setenang ini.

“Kakek bilang, karena dibunuh seseorang.”

“Mian.”

“Tidak perlu meminta maaf. Dulu aku memang tidak pernah menerima hal itu. Tapi dengan bisnis mafia yang keluarga kami jalani. Ini memang menjadi resiko kami.”

Mata kucingnya berkedip cepat dan mengalihkan arah pandangnya kebenda lain. Aku tahu dia merasa terganggu dengan topic pembicaraan ini.

Andai dia tahu apa pekerjaan hyungnya. Mungkin dia akan terbiasa dengan topic pembicaraan seperti ini.

“Aku lapar Key, buatkan aku makanan.”

“Ne. tapi aku hanya bisa membuatkanmu telur mata sapi. Persediaan makanan dikulkas terbatas.”

“Apapun. Aku lapar.”

Dengan agak malas Key mengangkat tubuhnya turun dari tempat tidur. Kuperhatikan punggungnya berjalan menjauh keluar kamar menuju dapur. Kututup seluruh tubuhku dengan selimut. Ingin menangis. Entahlah tiba-tiba aku ingin menangis.

Umma. Aku sangat merindukan umma. Walau sudah kudapatkan pengganti sosok umma dari diri Key, tapi sepertinya aku merasa akan kehilangan sosok orang yang kucintai untuk kedua kalinya. Aku akan mengutuk dewa sekalipun jika hal itu benar-benar terjadi.

Kibum POV

 

Sudah kusiapkan telur mata sapi dimeja makan. Belum ada tanda-tanda dari Jinki hyung akan menyusul kemeja makan.

Aku menyusulnya yang masih terbaring dikamar. Seluruh tubuhnya ditutupi selimut. Untuk apa menyuruhku membuatkan makanan kalau dia masih ingin tidur. Kubuka perlahan selimut sehingga dapat kulihat wajahnya.

Habis menangis lagi kah? Air mata dipelipisnya belum kering.

Kenapa aku bisa luluh hanya dengan melihat air matanya? Hatiku sedih saat melihat Jinki oppa mengigau sambil menangis semalam. Memanggil ummanya, leherku tercekat saat mendengarnya. Suaranya terdengar sangat memilukan.

Ternyata Jinki hyung tidak begitu keras. Dia bisa menangis sama sepertiku. Dan itu membuatku tenang menghadapinya.

Baiklah, kumaafkan saja kesalahannya karena sudah menyuruhku membuatkan telor mata sapi tanpa dimakan. Kau boleh tidur, istirahatkan pikiranmu Jinki hyung.

Kurapihkan selimut yang menutupi tubuhnya. Jariku tergoda untuk menyeka air mata yang membasahi pelipisnya. Lembut. Dalam tidur seperti ini, aku bisa melihat jelas setiap inci wajahnya. Mulai dari dagu lancipnya, bibir tebalnya, hidung bangirnya, mata yang hanya segaris ditambah alis tebalnya. Aku ingin mengecup keningnya, boleh kah? Selagi hyung terlihat damai.

Dadaku bergetar hebat saat wajahku semakin dekat dengan wajahnya. Kumohon jangan sampai terbangun.

Chu~

Kusentuh lembut keningnya dengan bibirku.

“Key?”

“Hyung!”

Aku tertangkap basah. Jadi selama ini hyung tidak benar-benar tertidur?

Tubuhku membeku dalam posisi ini. Wajah kami terlalu dekat.

“Bisa peluk aku Key?”

Sedikit ragu, tapi tubuhku meemeluknya perlahan, menaruh kepalaku didadanya. Jinki hyung mengeratkan pelukan kami. Irama hembusan nafasnya terdengar teratur ditelingaku. Dari dalam dadanya terdengar irama yang berlawanan dengan nafasnya. Jantungnya berdetak kencang. Jika hyung dapat mendengar detak jantungku, mungkin dia akan mendengarkan apa yang kudengar didadanya.

“Key?”

“N.ne?”

“Bisa layani aku?”

Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutku untuk menjawabnya. Itu karena aku tahu aku tidak boleh menolaknya.

Kini keadaan kami berbalik. Jinki hyung sudah berada diatasku. Matanya yang habis menangis seperti menghipnotisku. Aku tidak berkutik saat tangannya melepaskan celanaku.

“Aahhhh..”

Aku mendesah, tidak lagi merintih ketika tangan Jinki hyung bermain dijuniorku.

Bibirku tidak mengunci saat bibirnya ingin dilayani bibirku. Kubiarkan lidahnya bertemu dengan lidahku. Mengecap lembut dan menghisap lidahku.

“Aahhh..aahh..hyung.”

Tak ada lagi penolakan dariku. Bukan karena aku takut. Tapi karena aku tidak mau untuk menolak.

“Aaaaakkkhhh Key!”

Bahkan tanganku berani menyentuh junior Jinki hyung.

***

Taemin POV

Plaaaakkkk!!

Andwe! Umma!

“KAU PIKIR KAU BISA MEMBAWA JINKI BERSAMAMU? PERGI SAJA SENDIRI KAU WANITA JALANG!!”

“Jinki juga anakku. Akan kubawa dia dan Taemin bersamaku. Tidak akan kubiarkan kau menjadikan anak-anakku berandalan seprtimu.”

“Apa kau bilang?”

Pllaaakkkk!!

Andwe! Jangan pukul umma lagi. Jangan! Hentikan!

“KAU BOLEH MEMBAWA TAEMIN! DIA LEMAH! TIDAK BERGUNA! TAPI JANGAN JINKI!”

“Aku akan tetap membawa Jinki keluar dari rumah ini. Akan kubesarkan dia menjadi orang baik-baik.”

“Cih! Orang baik-baik? SEJAK AWAL KAU TAHU AKAN MENIKAHI SEORANG MAFIA! APPAMU SUDAH MENJUALMU MENJADI ISTRIKU! UNTUK APA? UNTUK MELAHIRKAN PENERUS MAFIA! JINKI SUDAH DITAKDIRKAN MENJADI MAFIA! Arra?”

Praannkkkk!!

“Daripada kau pergi membawa Jinki. Lebih baik kau pergi sendiri ke surga. DAN LIHAT ANAKMU JINKI TUMBUH MENJADI BERANDALAN SEPERTIKU DARI ATASSANA!”

Andwe jangan lukai umma!!!

Bau amis,  darah. Tangan umma bersimbah darah.

“Taemin?”

Umma bisa melihatku?

 

“Umma baik-baik saja?”

“Umma baik-baik saja. Ayu kita pergi dari sini Taemin.”

“Tapi appa? Bagaimana dengan appa?”

“Dia akan pergi kesurga Taemin. Mungkin.”

“Kita akan pergi kemana umma?”

“Cepat cari hyungmu! Tunggu aku digerbang. Umma akan menyusul setelah selesai mengurusi sesuatu.”

“Umma jangan lama-lama. Aku tidak mau hanya berdua dengan Jinki hyung.”

“Gwenchana Taemin. Hyungmu akan melindungimu. Cepat pergi cari Jinki hyung.”

“Kenapa lama sekali? memangnya umma mau mengajak kita kemana?”

“Aku tidak tahu hyung. Kita tunggu saja umma disini.”

“Pabo! Bagaimana jika umma hanya bercanda? Kau mau membuatku kepanasan disisi? Pabo!”

“Aww. Sakit hyung.”

“Hanya terkena tendangan saja kau sudah mau menangis? Cengeng! Kau bukan adikku! Adikku tidak lemah sepertimu!”

“JINKII!!!”

Kakek?

“Jinki, maafkan kakek na.”

“Wae?”

“Appamu meninggal. Maaf kakek tidak bisa menjaga appamu.”

“Appa? Meninggal?”

“Sssttt. Jangan menangis. Kau kuat, tidak boleh menangis.”

“Appaaa~”

“Gwenchana! Kakek sudah membalas orang yang membunuh appamu. Ayo ikut kakek.”

Hanya tangan Jinki hyung yang digenggam kakek. Hanya mengajak Jinki hyung bersamanya.

“Tapi! Umma menyuruh kami untuk menunggu disini.”

“Ummamu sudah mati Taemin!”

“UMMAA!!!”

Haahh..hhh…hhhh.. Ssshhiiittt!! Mimpi buruk itu lagi!

***

Semakin hari seisi rumah semakin disibukan dengan persiapan pesta pernikahan. Hall rumah kami bahkan sudah dihiasi ribuan bunga.

Tapi aku tidak tertarik pada bunga. Aku lebih tertarik pada selembar kertas ditanganku. Dan seorang namja paruh baya yang sedang sibuk diruang kerjanya, meminum kopi.

Cklekk~

“Annyeong kakek.”

“Taemin! Kenapa tidak mengetuk dulu!”

“Aku sedang buru-buru.”

“Adaperlu apa?”

“Bisa tolong tanda tanganisuratini?”

Kuletakkan selembar kertas berharga dimeja kerja kakek. Kusodorkan bolpoin yang kubawa sendiri.

“Apa ini! kau mau aku menandatanganisuratpenyerahan kekuasaan padamu?”

“Ne. palli”

“Hanya Jinki yang akan meneruskan bisnis ini!”

“Jinki hyung tidak akan kembali. Anggap saja dia sudah mati.”

“MWO? Kau! Dimana cucuku Jinki!”

“Tanda tangani dulusuratitu. Setelah itu aku akan memberitahumu.”

“Baiklah!”

Tangan penuh keriput itu mulai menggoreskan tintanya dikertasku.

“Walaupun aku sudah menandatanganisuratini, tetap sajasuratini tidak akan berguna selama ada Jinki.”

“Kakek mau tahu dimana Jinki hyung saat ini?”

Kuambil kertas dari meja kerja kakek tua ini sebelum dia merubah pikirannya.

“Katakan dimana Jinki?”

“Hyung pergi ke surga. Mungkin”

“KAU! Aakkkhh~ aakkkk..”

Racunnya sudah bekerja. Sudah saatnya kakek tua ini mati.

Tangannya mencoba menggapaiku, meminta bantuan karena dia kesulitan bernafas. Mau aku memberi nafas bantuan? Tidak mungkin!

“Kakek. Kau tahu aku sangat mencintai umma. Dan inilah balasan yang kau terima karena sudah membunuh ummaku.”

Matanya terbelalak. Nafasnya terdengar semakin sempit. Dia tidak bisa berkata apa-apa.

“Kau terkejut aku mengetahui apa yang kau lakukan pada ummaku? aku bahkan melihat dengan mata kepalaku sendiri saat umma membunuh appa. Usiaku saat itu masihlimatahun . Dan ajaibnya, aku justru senang appa sudah pergi ke surga. Atau neraka?”

Brruugghhh!

Haahhh~ tubuhnya sudah melemah. Terjatuh kelantai masih mencoba menghirup udara sedalam-dalamnya.

“Kakek, kau melakukan kesalahan terbesar karena sudah memilih Jinki hyung. Dia itu bodoh. Mau melepaskan kedudukannya hanya untuk seseorang bernama Kibum. Hanya demi cinta. Kakek tahu siapa cucumu yang memiliki sifat kejam dan tak mengenal cinta sepertimu dan appa? Akulah orangnya.”

“aa~aaakk..”

Tamat! Umur kakek tua ini cukup sampai disini. Sudah waktunya bisnis mafia ini dipimpin oleh seseorang yang menggunakan otaknya, bukan otot. Aku pun sudah mendapatkan dukungan dari rival bisnis ini. Seungho berjanji akan mendukungku menjadi pemimpin.

Persiapan pesta pernikahan ini tidak akan sia-sia. Bisa kugunakan untuk tempat duka.

***

Kibum POV

 

Kakiku meninggalkan jejak disetiap tempat yang diinjaknya. Hanya jejak kakiku yang terukir dibibir pantai ini. Ombak pasang menghapus beberapa jejak kakiku. Gwenchana, bisa kubuat lagi jejak kaki yang baru.

“KEY!!”

“NE?”

Terjadi sesuatu yang buruk. Raut wajah Jinki oppa sangat tegang. Nafasnya memburu.Adasesuatu dimatanya yang mengatakan kalau dia ketakutan.

“Kita mau pergi kemana hyung?”

“Berkemas saja.”

Aku ikut panik sehingga tidak bisa membantunya berkemas. Aku hanya melihat Jinki hyung sibuk mengobrak-abrik isi koper.

“Aiisshhh!! Taemin sialan!”

PRRAAAAKKK!!!

Jinki hyung menemukan sebuah selfon disela-sela koper kami. Dia melemparnya ke dinding sehingga benda itu terpecah menjadi beberapa bagian. Lalu apa hubungannya dengan Taemin?

“Taemin melacak keberadaan kita melalui selfon itu.”

“Taemin?”

Beberapa barang yang sempat kami kemasi dilembar ke jok belakang mobilnya.

Tanpa diperintah aku sudah duduk dijok penumpang dan memasang sabuk pengamanku.

Aku belum pernah melihat Jinki hyung sepanik ini. Dia kesulitan memasang sabuk pengamannya sendiri. Tidak tahan melihatnya menyumpahi sabuk pengaman, maka aku membantu memasangkan sabuk pengamannya.

Klik~

“Gomawo Key.”

Jinki hyung begitu tegang. Dia tidak tersenyum sedikit pun. Kakinya menginjak pedal gas, kami pun meninggalkan rumah pantai kami.

“Kenapa kita harus pergi hyung?”

“Mereka menemukanku.”

“Mereka siapa?”

“Salah satunya hyungmu.”

“Jonghyun hyung?”

Seharusnya aku senang Jonghyun hyung ternyata mencoba mencariku. Tapi saat ini aku ikut merasa tegang. Entah apa yang akan terjadi pada kami, tapi raut wajah Jinki hyung mengatakan kalau akan terjadi hal yang sangat buruk.

“Kau tahu Key?”

“Ne?”

“Kau tahu kenapa kita harus tetap melarikan diri?”

“Karena kakekmu?”

“Ne, karena kakek berusaha menjodohkanku dengan putri rekan bisnisnya. Aku tidak mau.”

“Kenapa kau tidak bicarakan ini secara baik-baik?”

“Kakek tidak akan mau mendengar. Appa dan umma juga dijodohkannya. Setiap hari aku melihat umma dengan luka baru, aku tahu itu karena ulah appa. Tapi umma selalu bilang padaku kalau dia terjatuh. Aku tidak mau memukul yeoja yang akan kunikahi karena aku tidak mencintainya. Sama seperti yang appa lakukan pada umma.”

Tidak mau melukai yeoja itu. Tapi sanggup melukaiku.

“Key.”

“Ne?”

“Maaf kalau aku sudah melukaimu. Aku mencoba sekuat kubisa agar tidak melukaimu tapi aku tak dapat mengendalikan tangan dan pikiranku.”

“Ne, gwenchana hyung.”

Ya Tuhaan. Kenapa terdengar seperti kata perpisahan?

“Aku berusaha sekuat tenaga agar menjadi tangguh. Aku tidak mau dipukul appa dan kakek. Aku tidak mau terluka seperti umma. Oleh sebab itu aku memperisai diriku sebelum orang lain melukaiku.”

“Kenapa kau menceritakannya padaku?”

“Entahlah. Aku hanya ingin berbagi ceritaku pada orang yang kusayangi.”

Benarkah? Aku rasa dia tulus. Tapi justru membuatku lebih takut. Apa yang kutakutkan?

“Key, bisakah kau membantuku?”

“Ne?”

“Jika bertemu dengan Taemin, bilang padanya aku menyayanginya.”

“Kenapa tidak kau katakan sendiri langsung padanya?”

“Aku tidak akan sempat memberitahunya. Bilang juga padanya kalau aku tidak pernah membencinya. Aku berlaku kasar padanya agar dia kuat. Aku tidak mau dia lemah. Agar saat aku tidak ada dia dapat melindungi dirinya sendiri.”

Dadaku sakit. Sebenarnya apa yang akan terjadi? Kenapa Jinki hyung berkata seolah-olah dia akan pergi.

Ccckkkiiitttt~

Jinki hyung menginjak rem secara mendadak. Hampir menabrak mobil didepan kami. Mobil yang menghadang jalan kami. Beberapa namja sudah bersender pada mobil didekatnya, termasuk Jonghyun hyung.

Mata Jinki hyung menatap lurus kearah seorang namja dengan jas yang hanya disampirkan dibahunya.

“Seungho.”

“Siapa Seungho?”

“Rival bisnis kami. Dan boss dari hyungmu.”

Mwo?

Dok! Dok! Dok!

Jonghyun hyung mengetuk kaca jendelaku. Aku menoleh pada Jinki hyung. Dia hanya memandang lurus kedepan.

Jonghyun hyung membuka pintuku, dia melepaskan sabuk pengamanku. Kembali kumenoleh pada Jinki hyung. Kenapa dia hanya diam saja?

“Ayo Kibum. Ikut denganku”

Tanganku ditarik paksa Jonghyun hyung. Tubuhku tidak mau bergerak, mataku hanya bisa melihat wajah Jinki hyung dari samping.

“Kibum!”

Jonghyun hyung menarik tanganku lebih kuat, dan berhasil membawaku keluar dari mobil.

Perasaanku tidak enak. Dadaku semakin sakit dan leherku semakin tercekat. Air mataku tidak dapat kutahan lagi. Hatiku semakin sakit melihat Jinki hyung hanya diam tidak melawan saat tubuhnya ditarik dan dihempaskan kebawah kaki Seungho. Kenapa tidak melawan? Aku mohon lawan dia hyung..

Sakit. Tuhan tolong hentikan. Aku tidak bisa melihat Jinki hyung kesakitan terus dipukuli.

“Jinki Hyung!!”

Kutepis tangan Jonghyun hyung dan ingin berlari menghampiri tubuh Jinki hyung yang merintih kesakitan. Ingin menolongnya.

“Kibum! Kau gila!”

Tanganku kembali ditarik Jonghyun hyung, menyeretku menjauh dari Jinki hyung.

Hyung~ air mataku kembali jatuh, mata ku bertemu dengan mata Jinki hyung. Bibirnya tersenyum, memandangku sayu. Hanya air mata yang keluar dari mata sipitnya, tidak ada perlawanan saat tubuhnya turus dipukuli.

Aku tidak mau melepaskan tatapannya, aku ingin terus melihat matanya. Walau tidak terdengar jelas, tapi aku yakin bibirnya menyunggingkan kata ‘saranghae’.

“Kibum. Ayo kita pergi!”

Jonghyun hyung menarik tubuhku kedalam mobil. Aku meronta. Mataku tidak mau kehilangan mata Jinki hyung.

Satiku sakit. Sangat sakit melihat sorot mata yang kecewa karena kutinggalkan. Harus seperti ini kah? Tidak boleh seperti ini.

Tapi apa yang bisa kulakukan? Aku kehilangan mata Jinki hyung, Jonghyun hyung menancapkan gas dan membawaku pergi menjauh dari Jinki hyung.

Bang!

“Andwe!!! HYUNGG!!”

Hanya mendengar letusan senjata. Tapi aku tahu ini berarti buruk.

“Kibum! Kenapa kau menangisinya!”

“Na do saranghae Jinki hyung.”

Hanya bisa membalasnya saat terlambat, dan lebih buruk karena hanya bisikan. Bisakah dia mendengarnya? Na do saranghae Jinki hyung.

***

Taemin terlihat bahagia.

“Bagaimana keadaanmu Kibum hyung?”

“Bagaimana menurutmu? apa aku terlihat baik?”

“Tentu saja kau terlihat baik tanpa Jinki hyung.”

Wajahnya sangat bahagia duduk di tempat yang seharusnya diduduki kakeknya.

“Jadi, sekarang kau pemimpin mafia huh?”

“Ne. Tidak ada lagi yang meneruskan bisnis ini. Hanya aku yang tersisa dikeluarga ini”

“Kalau begitu selamat.”

“Gomawo~”

Aku tidak menyangka kalau wajah manis ini tega menyerahkan hyungnya sendiri pada musuh bebuyutannya. Tapi sayang. Wajah manis ini tidak akan kulihat lagi.

“Taemin.”

“Ne?”

“Adapesan terakhir dari Jinki hyung untukmu.”

“Mwo?”
”Dia bilang dia menyayangimu. Dia bilang, dia memperlakukanmu secara kasar agar kau dapat tumbuh menjadi namja yang kuat. Jadi, jika Jinki hyung tidak disisimu lagi, kau bisa bertahan sendiri. Dan kulihat kau memang sudah cukup kuat.”

“Apa maksudmu mengatakan ini?”

“Aku mengatakan yang sebenarnya.”

Tidak ada lagi senyum yang tersirat diwajah manisnya.

“Kau menyesal Taemin? Menyesal karena sudah membunuhnya?”

“APA MAKSUDMU!!”

“Dia meneteskan air matanya disaat terakhir hidupnya. Aku rasa hatinya sangat terluka karena dongsaeng yang dia sayangi ingin dia mati”

“Kau hanya membual hyung!”

“Ahni. Atau mungkin harus kukatakan kalau aku sangat mencintainya? Sebenarnya kau juga mencintai hyungmukanTaemin? Tenang saja, kau akan segera menyusul Jinki hyung.”

Aku beranjak dari tempat dudukku. Meninggalkan Taemin yang memandang kosong mejanya.

“Kibum Hyung! Apa maksudmu aku akan menyusul Jinki hyung?”

Aku menghentikan langkahku. Berbalik kearahnya.

“Maksudku. Aku sudah menaruh racun di kopimu.”

Matanya membesar. Memandangku tak percaya.

“Oh iya.Adasatu lagi. Aku juga sudah membereskan kekasihmuMinho. Dia terkena tembakan Jonghyun hyung didada kirinya. Bisakah dia selamat? Aku rasa tidak.”

“Kau! Kenapa kau lakukan itu padaMinhohyung.”

“Kenapa? Pertama agar kau merasakan bagaimana rasanya ditinggal pergi oleh orang yang sangat kau sayangi. Kedua, karenaMinhotidak menjawab panggilan Jinki hyung saat dia membutuhkan bantuan anak buahnya. Ketiga, agar tidak ada yang membalas kematianmu padaku. Annyeong~”

“KAU MENJADI PEMBUNUH HYUNG!!!”

“Simpan tenagamu sebelum mati Taemin. Lagipula kau bukan korban pertamaku. Alasan dibalik menghilangnya Seungho dan para kaki tangannya. Itu aku. Dengan sedikit bantuan dari Jonghyun hyung memang.”

Aku sudah tanggung menjadi pembunuh. Jadi kubereskan saja semuanya. Walau sakit hatiku tidak hilang. Tapi setidaknya bukan aku seorang yang merasakan sakitnya.

Dengan begini, mati pun aku tenang.

-tamat-

Otte?

Sudah puaskah Jinkinya mati? Gak perlu ngejedotin kepala Jinki ketembok, gak perlu dibakar, gak perlu ditusuk jantungnya. Noh dah aku tembak.

*Srrrooottt* aku rela mataku bengkak biar si ayam mati dkk mati.

75 responses to “(FF SHINee YAOI ONESHOOT) COULD THIS BE LOVE? I can’t use my logic PART 2

  1. lah gliran yg tes msuk dia hadoooohhh…
    onn…kok onew mtix tragis gtu sich…onew sranghe…ups slah key luv u so much kekekeke…kyx ni intix mti smua…R.I.P deh

    hohoho jrg aq nemu yaoi angst gni…biasax nc 21 kekekeke…humz..

    fighting thor!

  2. aaaa… kenapa semua orang di rumahku pada balik semua sih,,, AKU MAU NANGIS… i love ff sed ending(?)..

  3. omo,,,,
    taemin jhat bnget,,,,huks

    jinki mlah yg trnyta baek,trnyata sayank ma tetem,,
    taemin slah sangka,,,

    key,jd yg pling jhat nich,,,

  4. eonni,aq pengen nangis. .
    astaga,nae nyunyu. .
    ga tega ambo.
    hahahahahhahahahaha, ,
    akhrnya keymma yg jadi pembunuh.

  5. DEMI APAPUN!!! INI KEREN ABIS!!
    SUMPAH GAK NYANGKA BANGET CERITANYA!!KEY JJANG! BEGINI CARANYA DIA BAKAL JADI KETUA MAFIA BARU! (oke sorry pake CL terlalu semangat!)

    sumpah aku suka bgt ini…aaahhh~~~jjang!!

  6. ANDWEEEEE.. knp sad ending gini ?? TTT,TTT

    onkey nggk bersatu doong ?? hweeeee TT,TT

    but after all.. FF nya keren.. ^^

  7. KERENNNNNN…
    bnran dh ini ff terkeren eank prnh sya bca…
    suka bgt crta ya…
    sadis & menguras hti…
    author DAEBAKK!!

  8. andwae, jinkinya mati huhuhuuhhuu
    taeminnya diam2 menghanyutkan. ayah sama kakeknya salah orang.
    kibum juga ga ada bedanya..
    nice ff

  9. KEREN! DAEBAK! JJANG!
    *speechless*
    nangis bombay si jinki dibunuh, ketawa iblis si key bunuh org2 yg bunuh jinki.
    Suka banget (cinta, kyknya) sm ff ini!

  10. Malah kasian ama jinki & jadi sebel ama taemin *lagi” komennya dirapel begini*

    Good job kibum!!

  11. HUWEEEEEEEEEEEEE
    SAYA SALAH PAHAM SAMA JINKI
    EONNI DAEBAK, SAYA TERTIPU😀

    SUMPAH NI FF MASALAHNYA KOMPLIKASI (?)

    seneng ada 2min momentnya wlwpun dikit plus lagi piiiiipp

    TAEMIN NAPPEUN, HYUNGNYA SENDIRI DIBUNUH

    CHUKKAE KEY, KAU SUDAH BALAS DENDAM XDD

  12. Ping-balik: LIBRARY | blinggey·

  13. Keren bgt ini, sungguh keren… Suka sm Jinki preman, mafia, karakter jinki garang tapi baik jg, hohoho.. Endingnya oke, daebak ff

  14. Keren bgt ini, sungguh keren… Suka sama Jinki preman, mafia, karakter jinki garang tapi manis jg, hohoho.. Endingnya top, daebak ff

  15. ONEWW ONEEEEEW JINJJAYO ONEEEWWWWWWWWW
    CRY CRY~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ SEDIH BANGET PAS ONEW DIPUKULIN TAEMIN JAHAAAAAAAAAAAAATTTTTTTTTTTTTTTTTT *plak
    KEYY UMMA~ IKUT ONEW KE SURGA SANA HUHUHU SEDIH ONEW KUUUU TTTT__________TTTT

  16. yak! wlopun ga hepi ending, tapi aq PUAS kak ghea!!!
    hoohohohohohoho
    hmmm, klw uda merana batin karna baca ff yg seperti ini, caranya aq sembuhin ya aq mau baca ulang barby sitter dari pertama lagi ampe tamat lagi ah~~
    chawwww!

  17. Huks huks tumben yg jahat taem ….
    kuq key q jdi pembunuh,kaciaan tauuuuuuu….
    tapi FF na bgs thor!!❤
    hwaiting bkn lgi ya thooooor…

  18. cerita yg bnr2 ga ketebak
    and aku mau minta maaf banget sama onew yg udh aku katain SAKIT JIWA di part 1
    awalnya engga percaya kalau yeobo aku dngan wajah malaikatnya bsa sejahat itu, mian onew chagi
    onew di ff manapun memang selalu jadi orang baik ya dasarnya

    and akhirnya jongkey brother yg ttp bertahan hidup
    paling kasian sma minho sih yg mati ditembak jjong
    cos si abang frogy khan ga salah apa2, dia cuma anak buah doang

  19. yaampun kakak!!! aku nangis deres. yaampun. hueeeeeee TT___TT

    Jahat. aku suka banget endingnya. aku cinta banget sama jinki disini. hueeee jinki sayanggg T~T

    sumpahye, gue kesel sama tetem disini. licik dasaaar-_- /plak

  20. ASDFGHHGYGB …
    eonni apa ini??
    ige mwoya?
    mwoya ige?

    andweeeeeeeeeee……. kenapa begini?
    kloq Jinki mati harusnya key juga ikut mati donk eonniiiiiiiiiiiii…………….

    ada yg lebih sadiskah eonni?????????

  21. waduhhh. end nih? tamat? beneran? mati semuaaaa???
    fiuuhhh… bagus dehh. aku lebih suka akhirnya begini daripada cuma satu yang matii… hehe
    jadi onkey sama 2min bisa bahagia di alam sanaaa~
    mudah2an di alam lain mereka bakal akur2… rukun… ga berantem dan saling salah paham ky gini… hehe
    tetem… ga nyangka kamu tega bunuh nyu… padahal nyu sayang banget sama kamuuu… huweeeeee
    tapi emang cara nyu salah sih. terlalu keras…
    tetem akhirnya mati di tangan key… huahahahahh
    key yeobo emang paling keren(?) *peluk cium key*
    nice ff author😀

  22. Hiks.. Hikss.. Huwaaaaaaaaaaa T___T
    Seruuuuu bangeeeeeetttt >.<
    (?)
    semua saling bunuh… sekarang giliran aku yang bunuh Kim Brothers #acunginpistol

  23. hikss huwaaaaaaaaaa
    keren banget………
    smua sling bunuh membunuh aku mau bunuh taemin #di tembak taemints#
    knapa taemin bunuh jinki????
    padahal jinki gk jahat….
    pokoknya DAEBAK…………….

  24. hikss hiksss sedih ko jadi lingkaran setan dalam dendam

    Onew ,aku tahu kamu pasti mengkamuflase semua sikap kamu keorg yg kamu cintai * sebab sifat kamu g kaya gini *
    Kalau aja pada buka hati n komunikasi g bakal terjadi kaya gini *btw engga juga sih ter gantung gey nya mau buat ky apa*

  25. WAAAAAA!!!! (heboh) kehyhennnnnnnnn~ daebak!!! Aq suka!!! b(>o<)d
    Wuih!!! Akhirnya gak heppy ending deh… tp gak apa.. masih bias menikmati!!😀

  26. demi apanya juga ini Ff, angst banget,,tragis…akhirnya saling membunuh…
    tapi aku suka akhirnya Jin ki tidak membenci siapapun, malah dia sangat mencintai dongsaeng, key dan keluarganya…
    ff ini penuh kejutan…
    tapi kenapa jin ki oppa harus berkata yang sejujurnya kalau dia sangat mencintai key…hadeuh….si abng nyunyu nih…

  27. waduhhh ternyata dugaanku salah hhhaha…
    si teamin ternyata , menusukkk dari belakang huaaa ngeriiii……
    tega banget dah…
    tapi ending cukup membuatku menganga *ApaLagiIni* kibum balas dendammm,,,,
    jreng.g…..!!!! daebak thorrr,,, unpredictable ending hhehe

  28. arghhh gilaaaa flashback nya sedih banget sih..
    tampilan luar menipu yaa taem yg manis ternyata bisa sadis bahkan melebihi jinki..
    tapi kenapa ga happy ending,,kenapa….
    *korban ff happy ending
    sedihhhh kenapa jinki harus mati disaat uda mulai baik sikapnya..
    hiks..
    dunia kejam ga bisa membuat jinki dan kibum bersatu..
    *apa sih

  29. ternyata taemin ya yg paling kejam dari pada jinki,,
    jinki masih pnya hati, si taemin hati na dh beku..
    tapi untung mereka pada mati dibunuh ma key… hahahaa

  30. yaowoohhh ~
    metonggggggggg !!!!

    AKU PUAS !!!!!
    hahaahahahahahahahahahhaa ~
    Jinki metong ~
    balas dendam pun terlaksana krna Kibum ..
    kibum pun mati dgn tenang menyusul jinki LOL

  31. ige mwoyaa thor?? bngung mw ngmong apa ne…
    Ksian Jinki hrus mati kyag gtu!! G nyangka Taemin yg lemah Kejam Tega bunuh hyungny kyag gtu…
    Aku Setuju n Seneng ma Key coz dy uda bnuh Taemin n Minho coz Jinki org yg baik mskpun tempramen..

  32. Ini tragedi! Angst berat! Deep sad! Psycho ROMANCE FOREVER! dan ini story of the year! Nggak tahu harus ngomong apa karena ini ff bener2 bagus banget emosinya dapet banget! Bikin yang baca terus2an penasaran habis ini apa lagi habis ini kenapa lagi eh andwaeee sumpah ini keren banget once again THANK YOU SO MUCH FOR THE FF SUPER MASHITA!😀 bikin sequel mungkin bisa kali thor ehm bikin key hamil mpreg mpreg atau key ketemu orang yg mirip onew atau nggak cerita awal sebelum mereka jadian apa kek pokoknya bikin lanjutan ff ini thor kalau author mau dan mood nulis hehe😀 okee?

  33. Kak gey jahat banget sih…
    bikin aku nangis padahal aku lg flu,
    aku nangis cos sumpah romantis banget…
    En aku bener2 ga tega bayangin jinki mengalami hal kayak gitu…
    Ngomong ‘saranghae’ ke Key sambil nangis en nahan sakit digebukin…

  34. Ige mwo??
    Nggak ketebak!!
    Ternyata di balik sifat kasarnya jinki sebenarnya sayang dg kibum maupun taemin~
    Tetem menghianati hyung sendiri…….
    Huee jinki tragis sekali ㅠ.ㅠ
    Kibum jg ikut2an kejam balas dendam atas kematian jinki
    DAEBAK!!!

  35. Sumpah….
    aku nangis… #sambil ngelap air mata
    waktu Jinki digebugkin plus nangis en ngomong “saranghae”
    aduuuhh… hancur lebur sudah hatiku
    air mata langsung netes dech…
    ga tega bayangin Jinki kayak gitu…
    tragis banget…

  36. Ga bikin sampe nangis tapi endingnya bener-bener menohok! Bayangan jinki yg diserahin ke seungho nyata bgt di otak sambil kaya ucap saranghae.. Ntah kenapa walau awalnya ga tega baca tapi saya seneng key bales dendam ke orang yg pingin jinki mati. No offense! Mian yah taem aku lg ‘gemes’ banget sm kamu! Balik arah yg tadinya seneng taemin berusaha jauhin jinki yg sadis dari key. Tadinya malah ngira key yg bakal mati. Tapi berbalik semua! Semua mati. Tapi satu-satunya yg masih hidup bahkan bales dendam sampe ngebunuh di ending, tokoh satu-satunya cuma key.. Thumbs up buat authornya! =)

  37. mwoooo???? daebak…..aku kirain key yang mati dan jinki bakalan menyesal….
    tapi wae??? huks….mewek deh….
    kasian jinkiiiii….hiks
    taemin….kau bener” tega dengan hyungmu sendiri….hyung yng sudah menyayangimu….

    sedih banget waktu jinki nyeritain semuanya ke key….huks….huweeeee T__T
    jinki yang begitu keras bisa selembut itu….hiks…..

    huweeeeee…….T___T

  38. Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……….
    Eonni, aku ketipu…………
    Ternyata bukan Jinki yang jahat, tapi Taemin! Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…..aku merasa bersalah udah nuduh Jinku yg enggak2…
    Jinki jangan mati….
    Akhirnya Taemin, Minho, Seunho + anak buahnya mati!
    Paling suka adegan Kibum ngeracuni Taemin keliatan keren buanget…
    Tp aku masih bingung, Jonghyun belain sapa sich? adiknya???

  39. kak gey…
    Ini gila, perasaanq campur aduk waktu baca. Sebel sedih, aaargh…
    Itu endingnya bener2 bikin frustasi >.<

  40. ANDWEYOOO!!!! Jinki gak boleh mati…hikss..hikss
    ternyata mang Jinki cinta bgt ma Key,meskipun cara nunjukinnya beda,,,,,napa tragis bgt…. bikin Galau dahh..

  41. gilakkk part 2 nya keren.endingnya unexpectable ,
    aku suka sikap key yg uda bersedia menjadi pembunuh demi balas dendam buat kematian jinki ,,,thumbs up !!!!!!!!!!
    tragis banget kisah mereka…
    seddi pas bagian si ayam digebukin trus di tembak mati huks huks,,,,

  42. Apaaaaaaaaaaaaaa…….
    Gilaaaaaaaaaaa….endingny keren bgt thorrrr
    Daeeebakkkk!!!!!!!!!

    Bls dendam dtmbh sakit hati it btul2 mnyakitkan skaligus menakutkan..
    Sperti key..

    Kereeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnnnnnnnnn!!!!!!!!!!!!!

  43. andweyoooo!!! jebal hiks knp jinki ku matiiiiii
    taeminnnn, kau tega!!!!

    aku mendukungmu keyyy, akhir’a dendam ku terbalaskan #lho
    hahaha

  44. Wah..bunuh2an…andweee….ga kbayang member shinee pd bunuh membunuh…
    Wah author..sering nntn pelem mafia yak, aq seremm sama mafia jdnya, ngga ada yg bisa dipercaya…

  45. Kok aku nangis bacanya?
    Huuaaaaa eonni daebakkk!!!!!!!!!!
    Aku makin cinta sama jinki. Kasian ya si taem nyesel pas tau kalo jinki sayang sama dia (˘̩̩̩.˘̩ƪ)
    Pokonya daebak eonnieeee!!!!
    Keep writting \(^▿^)/

  46. kyyaaaaaaaaa ini beneran sad ending…..

    taemiinnn jahaaaaaatttt,,,,
    mana polisi mana polisi laporkan taemin ke polisi

    onew dia berlaku kasar sama taemin karena dia ingin taemin kuaaattttttt akh makin lope ama bang ayaaaammm

    keyyyy bagusssss!! aku suka kau balas dendam demi onew akh demi apa ff ini menguras emosi hhaahaha

    minho juga akkh kenapa menusuk dari belakang
    kasihan jinki kasihaaaaaaa

    oeniiii aku esmosi hhahahahah

  47. ANGST !!!
    aq gk ska ma genre ni , tp wlpn aq gk ska ma genre.nya, aq ttp SUKAAAAAAAAAAAAAA ma crita.nya,,,, tp np ending.nya mlah bunuh”.an ???? trnyata taemin tu jahat yaaaa q kira dya baek trnyta sfat asli.nya sperti itu… huhuhuhu mamilukan !!! T_T

  48. ;;;;_______;;;;; sedih banget anjir!
    Aaaaa ;_; ga mau jinki mati ;_;
    Ga mau!
    Taemin jahat ;_;
    Key harusnya sama jinki ajah ;_;
    Jahaaaaat ;;;;____;;;;;

  49. well~
    walau pun typo lumayan banyak bertebaran, spasi yang kurang dan kata oppamuncul(sama kaya part 1) itu SUMPAAAH!!!
    GA ngilangin sedikit pun kekerenan ff ini.
    good job buat semua bahasa, ide dan alur semua tersusun rapih dan pastinya PALING SUKA GAYA BAHASANYA \(^_^)/
    berangan-angan suatu hari bisa menulis dengan bahasa kaya eonni^^

  50. keren nih ff
    suka lah..biarkan endingnya seperti ini biar adil jdi semua merasakan sakit yg sama….

  51. Oaaaaa… Oaaaaa…*nagis brg orok tetangga… Ga jd gila deh buat jinki, kasian jinki.. G nyangka jg.. Key jd pembunuh.. Dan tetem.. Aaaah..kau sudah menipuku… V key keren euy.. Bs jg tuh jd pembunuh profesional…sumpah daebak bgt nie ff.. Sukkkkaaaaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s