(STRAIGHT/sequel/Part 3) FIVE LITTLE BEARS

Main Cast:

SHINee

Suzy Miss-A

Cast:

Kristal F(x)

Jessica SNSD

Rain Bi

Heechul SJ

Narsha BEG

Genre: Romance (?)

Annyeooooooooooooong!!!

Cukup lama menunggu part 3 kah?? ㅋㅋㅋ… Mian..*bow

Hari ini cuacanya cukup mendukung buat menyelesaikan FF..mendung..membuatku tidak bisa keluar rumah dan terkurung dikamar..

Sudahlah cukup..tidak usah banyak basa-basi..

Have a nice read chinguya!!

Hari ini Suzy membuat pancake untuk sarapan. Semua mata tertuju pada Suzy. Jessica bahkan tidak mengalihkan pandangannya sedetikpun. Tangan Jessica memotong-motong pancake menjadi bagian-bagian kecil kemudian memasukannya kedalam mulut, tapi matanya terus memandangi wajah Suzy.

“Perawatan dimana??” tanya Jessica kepada Suzy. Wajah Suzy tampak lebih mulus dan licin dari biasanya, bahkan sepertinya nyamukpun tak akan sempat menggigit kulit Suzy karena dipastikan akan terpeleset terlebih dahulu saat mendarat dikulit Suzy.

“hmm??” Suzy berhenti mengunyah saat Jessica bertanya.

“Hari ini Suzy jadi makin cantik..” puji Rain appa.

“Pake pelembab apa??” tanya Kristal.

Suzy memegang wajahnya. Memang terasa lebih licin.

“Ohh..semalem abis facial..” jawab Suzy.

“Dimana??” tanya Jessica.

“hmmm..di Key skin care..he.he..” Suzy melanjutkan sarapannya.

“Key Skin care?? Dimana??” Jessica lebih penasaran, karena setahunya dia belum pernah mendengar keberadaan Key Skin care.

“Di..lupa..” jawab Suzy sambil mempercepat sarapannya dan cepat-cepat membereskan piring.

Kembali ke kemarin malam, saat Kibum mengajak Narsha umma untuk pulang. Narsha umma tidak mau pulang sebelum bertemu rain appa. Rain appa pulang terlambat karena harus lembur. Sambil menunggu Rain appa pulang, Kibum memaksa Suzy untuk menemaninya bermain salon-salonan. Kibum bahkan membawa lengkap peralatan salonnya. Hasilnya, wajah Suzy lolos dari gigitan nyamuk semalam.

Suzy sudah selesai mencuci piring dan mengeringkan tangannya menggunakan celemeknya. Jessica datang menambah piring kotor ke bak cuci piring, membuat Suzy harus memakai kembali celemeknya dan mencuci piringnya. Saat Suzy masih mencuci mobil Rain appa sudah meninggalkan rumah. Suzy sudah tidak panik lagi, toh ada Taemin yang akan mengantarkannya ke sekolah.

Setelah yakin seluruh piring sudah dicuci bersih, Suzy segera mengambil tasnya dan bergegas pergi ke sekolah. Saat sedang mengunci pintu Suzy melihat Taemin dan sepedanya didepan rumah Suzy. Taemin berada diatas sepedanya, ranselnya digantungkan didadanya. Terlihat Taemin sedang berbincang dengan seseorang didepannya. Suzy tidak dapat melihat seseorang yang sedang diajak ngobrol oleh Taemin, dia tertutupi benteng rumah Suzy. Suzy memiringkan badannya agar dapat melihat orang tersebut. Celana jeansnya robek pada bagian lutut, dia mengenakan jaket kulit warna hijau tua. Sepertinya dia bersandar pada benteng sehingga Suzy tidak dapat melihat wajahnya. Suzy kemudian melangkah dua kali kedepan agar dapat melihat lebih jelas.

Itu Jonghyun oppa!

Suzy kemudian berlari masuk kedalam rumah, mengintip lewat jendela. Taemin dan Jonghyun masih mengobrol.

“Aisshhhh.. Eoddeokgae??” Suzy terduduk lemas.

Suzy berfikir untuk lewat belakang rumahnya saja, meskipun arah menuju sekolahnya akan memutar lebih jauh, setidaknya tidak akan bertemu Taemin dan Jonghyun.

Suzy mengecek kembali keberadaan Taemin dan Jonghyun lewat jendela. Baru saja beberapa menit bertemu, kedua namja ini sudah akrab saja. Mereka bahkan sedang bermain tumb wrestling, Jonghyun kalah dan Taemin minta digendong.

Suzy mengendap-endap menuju belakang rumah, sebisa mungkin tidak mengeluarkan suara. Terdapat benteng yang harus dilompati Suzy dibelakang rumahnya. Pertama-tama Suzy melempar tasnya melewati benteng, kemudian Suzy melompat dan berpegangan pada benteng. Sekuat tenaga Suzy menaikan kakinya keatas benteng.

“Busat dah! Tinggi amat..” Suzy ragu-ragu saat hendak melompat turun dari benteng. Tapi tidak ada pilihan lain, Suzy menutup matanya dan mengambil nafas.

“Na..dull..sett…” pada hitungan ketiga Suzy melompat dengan mata tertutup.

Bughh!

“Kok empuk??” perlahan Suzy membuka sebelah matanya, dan mendapati Jinki sedang ditindihnya. Jinki tidak sadarkan diri.

Kedua mata Suzy langsung terbelalak, dengan cepat Suzy langsung berdiri.

“Jinki oppa??” Tidak berani menyentuh Jinki, Suzy menusuk-nusuk tubuh Jinki dengan ranting. Seketika Jinki langsung bangkit dari hampir tewasnya, membuat Suzy ketakutan dan menjauh.

“Suzy!! Gwenchana??” Jinki mendekati Suzy.

“Ne..”

“Aigoo..Suzy jangan binuh diri..” Jinki kemudian memeluk Suzy.

“Si..siapa yang mau bunuh diri??” tangan Suzy mendorong dada Jinki agar Jinki melepaskan pelukannya.

“Barusan??..mau lompat dari atas benteng kan??” Jinki menunjuk-nunjuk kearah benteng. Wajahnya polos sekali.

“Mana ada bunuh diri dari atas benteng??”

“Jadi bukan mau bunuh diri?? Syukurlah Suzy..” Jinki kembali memeluk Suzy, bibirnya dimanyunkan seperti hendak mencium. Kali ini tangan Suzy mendorong wajah Jinki sekuat tenaga membuat Jinki kesulitan mencium Suzy.

“Ya! Oppa! Ngapain mau cium-cium..” Suzy masih berusaha melepaskan pelukan Jinki.

“Gak apa-apa.. Suzy kan pacar oppa..”

“Mwo?? Bukannya oppa marah gara-gara..”

“Oh! Oppa udah gak marah lagi..setelah melihat wajah Suzy yang semakin bening..wajahmu mengalihkan duniaku..” Jinki kembali memanyunkan bibirnya.

“Ahni!” Suzy menjauhkan wajahnya dari Jinki, tapi Jinki semakin mendekatkan manyunan bibirnya kewajah Suzy.

“Oppa!! Liat!! Ada ayam terbang!!” Suzy menunjuk kelangit dibelakang Jinki.

“Mana??” dengan seketika Jinki melepaskan pelukannya dan melihat kearah langit yang ditunjukan Suzy.

Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan Suzy langsung mengambil tas yang tergeletak dijalan dan berlari sekencang-kencangnya menjauhi Jinki.

Jinki sadar telah ditipu saat mendengar hentakan kaki Suzy yang berlari.

“Suzy!! Chaggiya!!” Jinki berlari mengejar Suzy.

“Andwee~!!” Suzy berlari sambil berteriak..

Cckkitttt~..

Sebuah motor menghadang rute berlari Suzy, memaksa Suzy menghentikan langkahnya.

“Butuh tumpangan??” Jonghyun membuka kaca helmnya dan tersenyum nakal pada Suzy.

Suzy masih ragu-ragu.

“Suzy!! Tunggu~…” Suzy menoleh kebelakang dan melihat Jinki masih mengejarnya.

Kali ini tanpa ragu Suzy naik kemotor Jonghyun. Jonghyun pun langsung menancapkan gasnya.

//

Udara semakin dingin menerpa kulit Suzy. Suzy mengeratkan tasnya dalam pelukan. Suzy menoleh kekiri dan kekanan. Ini bukan jalan menuju sekolah.

“Oppa!!” Suzy berteriak memanggil Jonghyun tapi Jonghyun tidak menjawabnya. Pandangan Jonghyun masih fokus pada jalan raya.

“Oppa!!” Kali ini Suzy berteriak di dekat telinga Jonghyun.

Jonghyun membuka kaca helmnya. “Wae!!” Jonghyun pun menjawab dengan sedikit berteriak.

“Ini bukan jalan ke sekolah!!” seru Suzy. Jonghyun tersenyum, Suzy mengernyitkan keningnya.

“Oppa!! Kita mau kemana!!”

“Jalan-jalan!!” jawab Jonghyun.

Bagus! Lepas dari kandang ayam masuk ke kandang dinosaurus.. batin Suzy.

//

Angin dingin berhembus cukup kencang. Wajah Suzy tertutupi beberapa helai rambutnya yang tertiup angin. Berkali-kali Suzy mengaitkan rambutnya dibelakang telinga. Sesekali Suzy melempar batu kerikil ke sungai Han. Suzy sedang menunggu Jonghyun di pinggir sungai Han. Jonghyun sedang pergi membeli makanan.

Wussshhhhh~..

“Huwa!! Dingin..” Angin berhembus kencang. Suzy menutupi kepalanya dengan hoody jaket Jonghyun yang dipakainya.

“Makanan datang!!” Jonghyun datang dengan membawa satu kantung makanan. Asap keluar dari kantung makanan yang dibawa Jonghyun.

“Beli apa oppa??” tanya Suzy. Jonghyun duduk disamping Suzy.

“Ubi..” jawab Jonghyun sambil tersenyum.

Aroma ubi rebus menggoda Suzy. Suzy melirik ubi yang masih berada di dalam kantung.

“Makanan yang anget Cuma ini..jadi beli ubi aja..” Jonghyun membuka bungkusan ubi dan memberikan satu ubi kepada Suzy.

“Gomawo..” Suzy menerimanya kemudian meniup-niup ubi yang masih panas. Dilemparnya ubi dari satu tangan ke tangan yang lain. Tangan Suzy tidak tahan lagi dengan panasnya lalu menjatuhkannya kerumput.

“Ini..” Jonghyun mengambil ubi yang baru menggunakan tisu sebagai penghalang panas. Suzy menerima kembali ubinya. Tangannya sudah tidak merasakan panas lagi, ubinya sudah dibungkus tisu.

Mereka belum memakan ubinya. Keduanya masih sibuk mendinginkan ubinya dengan meniup-niupkan udara dari mulut masing-masing.

Beberapa menit kemudian Jonghyun perlahan membelah ubinya menjadi dua dan mulai menggigitnya.

“hmmm..masista..” gumam Jonghyun sambil mengunyah ubinya.

Suzy tersenyum sendiri menyaksikan ekspresi makan Jonghyun yang seperti anak kecil.

Jari telunjuk dan jempol Suzy mencabik-cabik mengupas kulit ubi perlahan. Setelah kulitnya terkelupas Suzy mulai menggigitnya.

“mmm..ne..masista..” Suzy ikut memuji ubi yang dimakannya. Senyum Suzy semakin lebar karena puas merasakan ubi hangat di pinggir sungai Han.

“Uhukk! Uhuk!” Jonghyun terbatuk-batuk.

Suzy memeriksa apakan Jonghyun baik-baik saja.

Suzy terkejut saat melihat kulit Jonghyun sedikit demi sedikit berubah menjadi agak kehijauan.

“oppa!! Gwenchana??” Suzy mulai panik.

“jangan deket-deket Suzy..” Jonghyun mengarahkan tangannya pada Suzy, menyuruhnya untuk diam ditempat.

“oppa??”

“Gawat..oppa baru inget..uhukk..”

“Wae??”
”Oppa alergi ubi uhhukk.. kalau alergi oppa jadi..”

“Hulk??” tebak Suzy.

“Ahni..jadi uhukk..ijo…”

“Shrek??”

“Ahni!! Uhhukk..uhukkk!! ijo..”

“Buta ijo??”

“Aisshhh!! Ahni! Uhhukk! Pokoknya oppa jadi ijo..”

Jonghyun terus terbatuk-batuk. Warna hijau dikulitnya semakin terlihat jelas.

“Suzy..Mian..uhukk! gak bisa anter..oppa harus buru-buru pulang..”

“oppa!!”

Jonghyun berlari meninggalkan Suzy yang mematung. Raut wajah Suzy tampak sangat menghawatirkan Jonghyun. Suzy terus memandangi punggung Jonghyun hingga akhirnya hilang dari pandangan Suzy.

“Hahhhhh..” Suzy menghela nafasnya. Pandangannya kini tertumpu pada sisa ubi yang berserakan di rumput. Suzy memungutinya dan memasukannya kedalam kantung. Matanya menelusuri pinggiran sungai Han, mencari sebuah tempat sampah.

“Ah..itu dia..” Suzy menemukan tempat sampah ditepi sungai Han. Dia berjalan pelan menuju tepi sungai Han.

Saat akan memasukan kantung berisi ubi kedalam tempat sampah, mata Suzy tertuju pada sesuatu di sungai han.

Sesuatu yang tampak tidak asing baginya. Sesosok namja berpakaian serba putih terbawa arus sungai Han. Suzy merasa kejadian seperti ini pernah dialaminya. Tanpa berfikir panjang Suzy langsung melompat kesungai Han dan berenang menyelamatkan namja tersebut.

“Heechul angel!!”

Suzy menepuk-nepuk pipi mantan malaikat penjaganya yang tidak berubah sama sekali. Tidak ada reaksi apapun.

“Heechul angel!!”

Suzy memijit hidung Heechul angel dengan jari telunjuk dan jempolnya.

“Hah! Hah.hah..hah..hhh..” akhirnya Heechul angel tersadar dan lagsung terduduk. Nafasnya terengah-engah.

Suzy senang Heechul angel selamat. “Heechul angel..gwenchanayo??” tanya Suzy.

“Ya! Gak bisa napas tau!!” Heechul angel membentak Suzy, namun Suzy justru tersenyum. ini berarti menandakan bahwa Heechul angel baik-baik saja.

“Heechul angel, masih ingat Suzy??”

Heechul angel melihat Suzy dari kepala hingga kaki. “Ahni!” jawabnya.

“Lihat baik-baik..ini Suzy dari negeri yang sangat sangat sangat sangat sangat jauh..”

Heechul angel menyipitkan matanya. “Suzy?” Heechul mulai tersenyum, sepertinya sudah mengingat Suzy. Suzy mengangguk mantap. “Wahh! Kenapa kamu jadi makin cantik..muka kamu mulus, kinclong..jadi pangling..” Heechul angel mencubit-cubit pipi Suzy.

“Hehe..berkat perawatan bareng Kibum oppa..muka Suzy jadi makin kinclong..” jawab Suzy.

“Siapa Kibum oppa??”

“Kibum oppa, salah satu boneka beruang..”

“Boneka beruang?”

“Boneka beruang yang Heechul angel kasih sama Suzy dulu.. boneka penjaga Suzy..”

Hening..

“Oh…boneka beruang yang itu..Suzy kasih nama Kibum oppa??”

“Ehh?? Dia yang ngomong sendiri kok namanya Kibum..”

“Ya! Suzy! Jangan jadi aneh gini..gak mungkin boneka bisa ngomong, apalagi ngasih perawatan..aissshh!! kayanya kamu terlalu sering disiksa Jessica sampe jadi gila..” Heechul angel mendorong kepala Suzy dengan jarinya.

“Tapi..bukannya Heechul angel yang bilang sendiri kan kalau bonekanya akan jadi penjaga Suzy..nah..sekarang bonekanya udah berubah jadi namja-namja penjaga Suzy..”

“Gak mungkin..”

“Apanya yang gak mungkin..”

“He he.. sebenernya..itu cuma boneka biasa..jadi gak mungkin berubah jadi namja..”

“Mwo??”

//

“Jangan yang ini..jelek!” Kibum mengambil baju dari tangan Suzy dan menggantungkannya ketempat semula.

“Kenapa dari tadi baju yang dipilh Suzy jelek-jelek..Udah biar oppa aja yang pilihin..” Kibum mulai menelusuri satu persatu setiap baju, sementara Suzy masih diam mematung.

Suzy masih memikirkan apa yang dikatakan Heechul angel, bahwa boneka beruangnya hanyalah boneka biasa. Lalu siapa sebenarnya namja-namja yang mengaku sebagai pacarnya ini?.

Kibum muncul sesaat setelah Heechul angel menghilang. Kibum masih mengenakan seragam sekolahnya, dan mengajak Suzy untuk jalan-jalan ke mall. Atau lebih tepatnya lagi belanja ke mall.

Agar tidak terlalu mencolok saat di mall, karena mereka berdua masih mengenakan seragam dan Suzy yang basah kuyup, Kibum mengajak Suzy ketoko baju terdekat untuk membeli baju.

“Oke..” Kibum memandang puas baju yang dipilihkannya untuk Suzy.

“Tunggu disini..oppa mau bayar dulu..” Kibum meninggalkan Suzy yang sedang duduk menunggunya.

Semua mata tertuju pada Suzy, karena Suzy basah kuyup. Suzy mulai salah tingkah, dia memasukan kedua tangannya kedalam sakunya.

“Eh?” Suzy merasakan ada sesuatu disakunya. “Omo!” Suzy baru ingat kakau handphone dari Jonghyun disimpan didalam saku seragamnya. Kini handphonenya ikut basah, Suzy memandang sedih handphonenya.

“Wae??” Kibum muncul dengan kantung belanjanya.

“Ah! Ahni..” Suzy memasukan kembali handphone kedalam saku.

“Handphonenya rusak?? Kenapa gak hati-hati! Kalau mau renang jangan di sungai! Atau setidaknya jangan bawa-bawa handphone waktu berenang! Aisshhh!!” Kibum menatap Suzy kesal.

Hanphone gw yang rusak, kenapa Kibum oppa yang marah!..Suzy berkeletus dalam hatinya.

//

“Jangan bergerak!” Kibum menahan kepala Suzy dengan kedua tangannya. Suzy pasrah saja dengan apa yang dilakukan Kibum padanya.

Bak penata rambut professional, satu persatu jepit rambut yang baru dibeli Kibum dipasangkan ke rambut Suzy.

“Aigoo yeppo~..”Kibum memandang Suzy dari ujung kepala hingga unjung kaki.

“Mwo?” Kibum terkejut saat melihat sepatu Suzy yang basah. “Ayo kita beli sepatu..Khaja!” Kibum menarik tangan Suzy.

//

“Oppa~ sekarang mau kemana lagi??” kaki Suzy bergetar, sudah lima toko sepatu dimasukinya. Tapi tanpa hasil. Kibum bersikeras belum menemukan sepatu yang matching dengan baju Suzy.

“Mungkin dibutik sana ada sepatu bagus..” Langkah Kibum masih bersemangat, tangannya masih memegang erat tangan Suzy.

//

“Oppa~ mau beli apa lagi??” Suzy memijit-mijit lututnya dengan satu tangannya. Satu tangannya yang lain memegang delapan kantung belanja yang dibeli Kibum.

“Tadi oppa liat disana ada kemoceng bagus..” Kibum mempercepat langkahnya, Suzy hampir tertinggal jauh dibelakangnya.

“Aigoo..palli!” Kibum kembali menarik tangan Suzy.

//

“Akkhhh!! Pelan-pelan Narsha umma..” Suzy merintih kesakitan saat kakinya dipijit oleh Narsha umma.

“Aigoo..kasian..” Narsha umma mengelus rambut Suzy.

“Ya! Baru aja keliling mall sehari udah sakit-sakitan..” seru Kibum.

Keliling mall sih gak apa-apa, masalahnya kenapa semua kantong belanja gw yang bawain.. gerutu Suzy dalam hati.

“Umma terharu..ternyata kalian calon kakak adik yang baik..sampai sengaja bolos sekolah demi pergi belanja bareng..” Narsha umma mengelus kepala Kibum dan Suzy. Kibum menepis tangan Narsha umma dan pergi kekamarnya.

Suzy melihat sekeliling rumah Kibum, rumahnya besar, lebih besar dari rumahnya.

“Narsha umma Cuma tinggal berdua?” tanya Suzy.

“Bertiga..” jawab Narsha umma.

“huh? Seorang lagi siapa?”

“Umma punya dua anak laki-laki..kakaknya Kibum..” jawab Narsha umma.

“Oh..” buset dah! Oppa tiri gw nambah satu..batin Suzy.

“Suzy belum pernah ketemu sama anak pertama umma ya?”

“Hmm..” Suzy menganggukan kepalanya.

“Tunggu sebentar ya..” Umma beranjak dari tempat duduknya, dan pergi mencari sesuatu didalam rak.

“Umma!!” terdengar teriakan seorang namja dari arah teras.

“Ah! Itu dia udah pulang..”

“Siapa?” tanya Suzy kepada Narsha umma.

“Hyungnya Kibum..Suzy beruntung..padahal anak umma yang satu ini jarang ada dirumah..” jawab Narsha umma.

“Umma!!” namja itu akhirnya muncul dihadapan Suzy. Matanya terbelalak saat melihat Suzy. Suzy pun tak kalah terbelalak saat melihatnya.

“Jonghyunie..” Narsha umma memeluk Jonghyun. Suzy berdiri saat Narsha umma memeluk Jonghyun.

“Ah..Jonghyun..ada yang mau umma kenalin..” mata Narsha umma melirik kearah Suzy berada.

“Ini kan Suzy umma..” Jonghyun menghampiri Suzy.

“Kalian udah saling kenal??” tanya Narsha umma.

“Suzy kan yeojachinguku umma..” Tangan Jonghyun merangkul Suzy.

“Mwo?” Narsha umma terkejut.

“Mworago??” Kibum keluar dari kamarnya. Matanya melirik Jonghyun sinis.

//

Suzy memandangi ujung sepatu flat merah mudanya saat berjalan. Sepatunya sangat serasi dengan baju yang dikenakan Suzy. Seperti memang sudah pasangannya. Sepatu dan baju yang dibelikan Kibum.

Suzy jadi merasa bersalah pada Kibum. Saat Jonghyun mengatakan bahwa Suzy yeojachingunya, Kibum langsung ngamuk-ngamuk, melempar semua barang yang ada didekatnya, mencoret-coret dinding, dan menggulung semua karpet. Jonghyun berusaha menghentikannya namun mereka justru jadi saling adu jotos.

Narsha umma yang kesal karena beberapa vas bunga kesayangannya hancur mengusir Suzy pergi.

Disinilah Suzy sekarang. Sendirian, disuatu jalan entah dimana, Suzy belum mengenal daerah ini. Ini kali pertamanya Suzy diajak kerumah Kibum.

“Suzy!!” terdengar suara namja dari belakang Suzy.

Suzy menoleh dan melihat sesosok namja berlari kearahnya. Dia menggunakan training dan menyampirkan handuk dipundaknya.

“Minho oppa??”

“Suzy..ternyata memang Suzy..” Minho terengah-engah. Dibukanya botol minuman dan diminumnya.

“Oppa ngapain disini??” tanya Suzy.

“Harusnya oppa yang nanya..Suzy ngapain disini??” Minho menghapus keringat diwajahnya dengan handuk.

“Suzy baru..”

“Ah! Tadi Suzy bolos sekolah ya! Nakal!” Minho mencubit pipi kiri Suzy dan menariknya keatas dan kebawah.

“Ahni oppa..” Suzy melepaskan cubitan tangan Minho dari pipinya.

“Oh..Suzy abis dari salon ya?? Kinclong bener..” Kali ini Minho mencubit pipi kanan Suzy.

“Oppa..sakit..” Suzy membalas mencubit kedua pipi Minho. Tidak mau kalah, Minho pun mencubit lagi pipi kedua pipi Suzy. Kini keduanya saling mencubit.

“Akkhh!!” Minho menghentikan cubitannya saat tangannya tergigit Suzy. Minho mengibas-ibaskan tangannya yang tergigit.

Krubuk..krubuk..

Terdengar suara dari perut Suzy. “Suzy lapar oppa..”

//

“Huwa!! Kenyang~ gomawo oppa~..” Suzy menaruh menyimpan sendoknya diatas piring yang kosong dan mulai meneguk cola.

“Kapan terakhir makan??” tanya Minho. Matanya tidak percaya melihat lima tumpuk piring didepannya.
”Tadi pagi udah makan sedikit pancake sama segigit ubi..” jawab Suzy.

“Efek perawatan salon bisa bikin lapar ya??” tanya Minho.

“Suzy bukan dari salon..tapi abis keliling mall..”

“Keliling mall bisa bikin kelaparan??”

“Kalau keliling mallnya bawa dua puluh kantong gimana??” jawab Suzy.

Minho memeriksa Suzy sekali lagi. Suzy tidak membawa apa-apa. “Terus kantong-kantongnya mana??” tanya Minho.

Suzy terdiam sejenak..

“Aigoo..ketinggalan..” Suzy menepuk keningnya.

Drrtttt…drrtttt….

Hanphone Minho bergetar.

“Tunggu ya Suzy..” Minho beranjak darti tempat duduknya dan pergi keluar rumah makan.

Suzy sudah menunggu cukup lama, diluar hari mulai gelap. Suzy memutuskan untuk menyusul Minho saja keluar. Lagipula Minho sudah membayar semua makanannya. Suzy berdiri dan menggeser kursinya. Tiba-tiba seseorang menabraknya dari belakang.

“Ah! Mianhe..” Orang tersebut emnahan Suzy agar tidak terjatuh.

“Taemin oppa??” Taemin terkejut ternyata yang ditabraknya adalah Suzy.

“Siapa Taemin??” Seorang namja dibelakang Taemin bertanya pada Taemin.

“Ah..temen..” jawab Taemin.

Wajah Suzy tampak kecewa saat mendengar kalau dia hanya teman. Entah mengapa Suzy merasa ingin Taemin mengakuinya sebagai yeojachingunya.

“Oiya..kita harus latihan lagi..kajha!!” ajak Taemin kepada teman-temannya.

“Taemin ah..gak ngenalin kita sama temanmu ini??” tanya teman Taemin yang lain.

“Jangan..dia udah punya namjachingu..” jawab Taemin.

“Yahh…sayang banget ya..” keluh teman-temannya taemin.

“Suzy..oppa duluan ya..” Taemin meninggalkan Suzy, teman-teman Taemin mengikuti Taemin dari belakang.

Suzy meneteskan air mata saat Taemin pergi. Hatinya sedih sikap Taemin berubah padanya.

“Suzy..” Minho datang dari luar. Suzy menghapus air matanya.

“Ne..” jawab Suzy tersenyum.

“Oppa harus buru-buru pulang..ada urusan mendadak..Mian gak bisa anterin Suzy pulang..”
”gwenchana oppa..” jawab Suzy.

//

Angin menggoyangkan daun-daun dipohon. Hari ini cuaca terus berangin. Suzy menggunakan syalnya, tangannya perpegangan pada pagar balkon. Matanya terus tertuju pada rumah Taemin.

Sudah pukul delapan malam, tapi Suzy belum melihat Taemin pulang kerumahnya.

Sesosok namja sedang mengayuh sepedanya terlihat dari kejauhan.

“Taemin oppa..” Suzy cepat-cepat berlari keluar rumah menghampiri Teamin.

Teamin masuk kepekarangan rumahnya dan memarkirkan sepedanya.

“Oppa!!” Suzy berlari menghampiri Taemin.

“Suzy..”

“Oppa..tadi waktu direstoran..”

“Suzy.. oppa bukan pacar Suzy lagi..”

“Mwo?”

“Suzy udah punya pacar lain kan?? Jonghyun hyung??”

“O!Jonghyun oppa..” Suzy terkejut taemin sudah mengetahui tentang Jonhyun.

“Hari minggu gak bisa dateng juga gak apa-apa..udah ada janji sama Jonghyun hyung kan??” Suzy terdiam mematung, tidak bisa berkata apa-apa lagi.

“Annyeong Suzy..” Taemin pergi masuk kedalam rumahnya. Suzy masih mematung.

//

Suzy menangis dikamarnya, wajahnya dibenamkan diatas bantal agar suara tangisannya tidak terdengar. Tapi tiba-tiba dia terdiam. Dia memikirkan jika Taemin sudah tahu kalau Jonghyun adalah namjachingunya yang lain, berarti Jonghyun pun tahu kalau taemin juga namjachingu Suzy yang lain, tapi kenapa Jonghyun tidak marah tadi pagi..

Ah!

Suzy teringat kembali perkatann Heechul angel..kalau boneka beruangnya Cuma boneka biasa, lalu kemana perginya boneka-boneka Suzy..

Suzy bangun dari tempat tidurnya dan mulai menggeladah seisi kamarnya.

Tok tok tok..

“Suzy,” Suzy berhenti mencari boneka beruangnya. Dia mendengar ada suara narsha umma.

Suzy membukakan pintu kamarnya.

“Aigoo Suzy..” Narsha umma langsung memeluk Suzy.

“Narsha umma??”

“Suzy..mianhe..kamu jadi nangis gara-gara tadi diusir Narsha umma ya??” Narsha umma menghapus sisa-sisa air mata dipipi Suzy. Suzy tersadar bahwa dirinya baru saja menangis.

“Gwenchana Narsha umma..” Suzy tersenyum.

“Suzy memang baik hati..Narsha umma terharu..”

“Narsha umma..yang tadi sore itu memang salah Suzy..jadi Narsha umma gak usah minta maaf..”

“Mwo?? Ahniyo~.. ini semua salah Kibum dan Jonghyun.. Mianhe Suzy..anak-anak umma udah bikin Suzy pusing kan?? Atas nama mereka berdua Narsha umma mau minta maaf..”

“Kenapa harus minta maaf umma?”

“Ternyata Kibum dan Jonghyun sengaja mengaku sebagai pacar Suzy untuk taruhan mereka..”

“Mwo??”

-bersambung-

16 responses to “(STRAIGHT/sequel/Part 3) FIVE LITTLE BEARS

  1. Ping-balik: LIBRARY | blinggey·

  2. wkwwkwkwk
    Key wlopun dsini ga pake rok tpi ttp aja dikasi jiwa salon2an,
    Nah itu,, kebawa arus sungai emg hoby heechul angel apa?? *guling2*

  3. lah trus bonekanya suzy kemana??
    ahh mungkin jatuh ke closed kali dahh..
    ckckckkckckc

    lah ini jadi gimana dah ceritanya..
    fufufufufuuf

  4. suzy hanya jadi bahan taruhan. darimana mereka mengenal suzy padahal dia baru pindah dari negeri yang sangat sangat sangat jauh.

  5. HAH TARUHAN?!? ckck… Suzy udah pusing mikirin ternyata cuma jd bahan taruhan… Poor Suzy…;(

    Suzy jatuh cintanya ya ama Taemin, kok nangis diomongin gitu ama Taemin? Hihihi… Moga2 aja Taemin nggak ikut2an jadiin Suzy bahan taruhan…

    Lha terus kelima boneka beruangnya ngilang kemana donk? *mikir2*

    Eonni eonni… Emang sich Kibum nggak dikasih rok plus jepit, tp tetep aja sama kalau ujung2nya salon jg… *tendang Eonni ke pelukan Jjong* wkwkwk…

  6. haaaaaaaa kibum ma jonghyun cm taruhan????
    trz taemin, jinki sm minho gmn????
    dan knp mreka bs pd tau ttg suzy? pdhl kan suzy pendatang br di daerah itu
    jd heechul bnr” nelantarin suzy, kirain tuh namja dr boneka yg heechul kasih..trz boneka suzy pd kmn???

  7. alhamdulillah terungkap satu per satu, jd gw gak bingung lagy kak

    Taemin putus ama suzy??? Sini sama gw aja yookk bang ~^^~

  8. Tinggal Jinki dong……. Duh paling males sama minho selalu ada urusan jadi kagak bisa nganter pulang. Dari restoran si Suzy pulang naek apa noh?

  9. mian bangeeet dah 3 part baru cOmment saking asyeknya baca lupa commeNt,, ihhh guaa jadi ngayalin sndroi ni cerita kya gmna, tambah bikin penasaran aja, kemana boneka beruang suzy ??? And misteri apa dibalik cwo2 keren itu bs ngaku jadi pacar suzy, yg dah pasti tuh si key sm junghyon khan yg cuma truhan so yg be3 tu gmn asal usulnya bisa jadian sm suzy ?????

    Aaaahhhhhh T.O.P thoorrrrr😀

  10. Lho, jadi bukan 5 boneka itu?
    Lalu apa dong? Gak mudeng….
    Bener2 tertipu nih… wkwkwkwkwwkkkkkk gak ketebak!!!
    Jadi bener2 penasaran dengan part berikutnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s