(YAOI/1s) VANILLA ICE CREAM

Main Cast: Pairing 2Min

Cast:

  • Onkey
  • Dongwoon (beast)
  • Shindong (Suju)
  • Wooyong (2PM)

Rating:G

Genre: Romance

Bagi yang belum terbiasa membaca FF YAOI, tips dari Kim Jong Gey adalah anggap saja kalian sedang berada di dunia dimana tidak ada perbedaan gender. Namja berpasangan dengan namja adalah hal yang biasa di dunia ini. Tapi bukan berarti namja menyukai yeoja adalah hal yang dilarang didunia YAOI..

RCL!!


Minho POV

Ting~ Tong~

Aisshhhh..tolong jangan dia lagi..

Ting~ Tong~

“SEBENTAR!!” tamu yang gak sabaran!

Langkahku berat sekali menuju pintu. Aku tidak suka tamuku yang satu ini.

Kubuka pintuku dengan agak kasar. Agar tamuku tahu kalau aku sama sekali tidak mengharapkan kedatangannya.

Well.. sudah kuduga. Namja ini datang dengan membawa bucket es krim vanilla, lagi!

“Apa ini milikmu??” dia mengangkat bucket ice creamnya.

“Bukan..” aku menutup kembali pintuku. Aku sudah bosan menjawab pertanyaan yang sama hampir setiap hari.

Ting~ Tong~

Tak usah dihiraukan Minho! Anggap saja kau tidak mendengarkan belnya berbunyi. Aku membenamkan tubuhku disofa, dan menutup kepalaku dengan bantal kursi.

Ting~ Tong~

Jangan hiraukan. Sebentar lagi dia akan menyerah dan pergi.

Ting~ Tong~

Arrggghhhh!!! Menyebalkan sekali namja ini!

Dengan terpaksa aku membukakan lagi pintu untuknya.

“Kau tahu berapa suhu udara malam ini? minus 15 derajat! Dan kau masih mengirimku ice cream??” namja ini langsung mengoceh saat aku membuka pintu.

“Hey! Sudah kukatakan berapa kali kalau ice cream itu bukan milikku! Dan bukan aku yang mengirimkan ice cream itu kerumahmu! Untuk apa aku melakukannya?” aku hendak menutup kembali pintuku, tapi namja ini menahannya dengan bucket ice creamnya.

“Kalau begitu kenapa nama Choi Minho bisa ada di kartu pengirimnya?” dengan kuat dia menyodorkan paksa bucket ice creamnya ke dadaku. Dingin sekali saat dadaku terkena bucket ice cream. Aku hendak menjauhkan bucket ice creamnya dari dadaku, tapi si namja menyebalkan ini melepaskan pegangannya sehingga kini bucket ice creamnya ada ditanganku.

“YA! Taemin!!” dia tidak menghiraukan panggilanku dan terus melangkah pulang kerumahnya.

“Taemin!!” aku terus memanggilnya, aku ingin dia mengambil kembali ice cream ini.

Dia tetap tidak menghiraukanku, dia sudah sampai didepan pintu rumahnya sekarang.

BAM!!!

Dia membanting pintu rumahnya. Apa maksudnya? Seharusnya aku yang marah..

Aisshhh!! Taemin yang menyebalkan!

Oke! Ini bucket ice cream ke delapan yang menghiasi kulkasku. Kulkasku kini penuh dengan ice cream vanilla. Ice cream vanilla dengan kartu atas nama Choi Minho yang dikirimkan untuk Lee Taemin. Aneh sekali! Aku tidak pernah merasa mengirimkan ice cream ini untuk Taemin. Siapa yang mengirimkannya? Siapapun orangnya, dia sudah berhasil membuat hubunganku dengan tetanggaku semakin buruk. Hubunganku dengan Taemin memang sudah memburuk sebelum munculnya ice cream ini. Tapi sekarang semakin buruk saja.

//

Whoaammmm~..pagi yang dingin. Aku harus memasak sarapunku sendiri. Umma dan appa belum pulang dari kunjungan mereka ke rumah saudara di Busan. Aku ingin omelete hangat dipagi yang dingin ini, sereal tidak akan membuat perutku hangat. Sedikit kerepotan dengan memasak sarapan sendiri. Semoga tidak terlambat ke sekolah.

//

Hhhaaaahhhh!!! Sedikit menyesali keputusanku untuk sarapan dengan omelete pagi ini. Andai aku lebih memilih sereal, aku pasti akan pergi kesekolah lebih awal dan tidak akan melihat Taemin berjalan didepanku.

Pemandangan yang merusak mataku. Taemin asik bercengkrama dengan yeoja-yeoja disampingnya. Dia pasti mengeluarkan senyuman cute andalannya untuk menarik perhatian yeoja-yeoja tersebut. Yah..harus kuakui senyumannya memang cute, dan membuatnya menjadi lebih cantik dari yeoja-yeoja disampingnya. Tapi senyuman itu sudah tidak mempan lagi terhadapku.

Kruueekkk~

aku tidak memperhatikan jalanku dan menginjak botol kaleng minuman yang sudah kosong. Gara-gara Taemin!

Lagi pula kaleng ini menghalangi jalanku saja! Aku menendangnya ke sudut jalan dan mengarahkannya agar masuk keselokan.

Klontangg~ tangg~ tanggg~

Tendanganku terlalu keras. Suaranya nyaring sekali, sehingga membuat Taemin menoleh kebelakang dan melihatku dibelakangnya. Huh! Dia pasti berfikir aku mengikutinya. Kaleng bodoh! Kenapa kau berisik sekali.

Taemin melihatku kemudian bertingkah seolah-olah tidak melihatku. Dia melanjutkan rayuannya kepada yeoja-yeoja centil itu. Cih! Sudah jangan perdulikan aku! Lihat saja sampai Kibum memergokimu sedang bermesraan bersama yeoja-yeoja itu. Kau pasti akan dicampakannya.

“Taemin ah!!!” haihhhh..suara nyaring itu. Pasti Kibum. Tamatlah sudah kau Taemin.

Kibum datang dari arah belakangku dan berlari menuju Taemin. Dengan sigap Kibum langsung menggandeng tangan Taemin. Dengan tatapannya yang seperti nenek sihir, Kibum berhasil membuat yeoja-yeoja yang berada disamping Taemin pergi meninggalkan mereka berdua. Kibum tidak marah? Bukankah dia sudah menangkap basah Taemin sedang berselingkuh? Hubungan mereka benar-benar tidak sehat.

Kibum melirik kearahku. Apa Kibum?? Kemudian dia menarik Taemin pergi menjauhiku. Apa maksudnya? Kau pikir aku akan merebut Taemin darimu? No thanks! Ambil saja Taemin, aku tidak butuh!Yah..dia harus bekerja ekstra untuk melindungi Taemin dari yeoja ataupun namja yang akan merebut Taemin dari sisinya.

Kibum dan Taemin.. bukan pasangan yang serasi. Aku lebih suka kalau Taemin mencari namja lain. Jonghyun misalnya. Atau Jinki. Setidaknya bukan namja yang senang mengatur kehidupan Taemin. Apa yang harus dikenakan Taemin hari ini, model rambut apa yang bagus untuk hari ini, makanan apa yang enak hari ini.. Kibum terus saja mengatur Taemin. Heran, kenapa Taemin betah sekali diperlakukan seperti itu?

//

Sepertinya aku dan Taemin berjodoh hari ini. Kelasku dan kelas Taemin pulang lebih awal, memaksaku berjalan dibelakan Taemin lagi. Taemin menggosok-gosokan kedua tangannya kemudian meniupnya. Dia kedinginan rupanya. Dimana Kibum? Dia meninggalkan Taemin sendiri? Aku tidak akan membiarkan Taemin pulang sendirian jika aku jadi Kibum. Taemin sering dibully namja-namja yang iri padanya. Membiarkannya sendirian berarti melepaskan Taemin ke alam liar yang penuh dengan serigala.

Bugh!

“Ya! Taemin! Bisa tidak kau berjalan dengan benar?” dongwoon, namja itu langsung membentak Taemin karena sedikit tersenggol Taemin.

“Mianhe hyung, aku tidak sengaja” Taemin berusaha meninggalkan Dongwoon.

Aku rasa Dongwoon sudang sangat membenci Taemin, terlebih lagi setelah Taemin merebut Kibum dari tangan Dongwoon. Dongwoon tidak membiarkan Taemin melewatinya. Aigooo.. apa aku harus turun tangan? Taemin tidak pernah bisa membela dirinya sendiri.

“Hyung..aku benar-benar minta maaf.. aku tidak bermaksud menyenggolmu..” Taemin bersikeras lepas dari cengkraman Dongwoon.

“Aissshhh!! Kau ini! urusanku belum selesai! Selalu bersikap manis di depan semua orang! Cih! Menjijikan!” Dongwoon mendorong kepala Taemin? Melihat itu aku sangat marah. Sepertinya aku memang harus turun tangan.

“Ya! Dongwoon! Dia bilang tidak sengaja! Kenapa tak kau lepaskan saja!” aku menarik Taemin hingga terlepas dari genggaman Dongwoon.

“Minho ya! Membela mantan pacarmu huh? Kau tidak membencinya lagi?” aissshh..namja ini menyebalkan sekali.

“Apa urusanmu?” aku menantangnya. Aku yakin dia tidak akan berani.

“ Taemin!! Kau selamat hari ini!” dongwoon segera pergi meninggalkan kami. Sudah kubilang, Dongwoon hanya berani pada Taemin apabila Taemin sendirian.

“Gwencana??” aku berusaha untuk menanyakan keadaanya, tapi Taemin malah tidak menggubrisku dan pergi. Bagus!

“Kau tidak tahu bagaimana cara berterima kasih??” aku berjalan mendahuluinya kemudian berjalan mundur, sehingga kami berhadap-hadapan sekarang.

“Kenapa kau peduli?” taemin memalingkan pandangannya, menghindari bertatapan denganku.

“Hey Taemin.. seharusnya aku yang marah! Kau sudah menghianatiku!” taemin menghentikan langkahnya dan menatapku kesal. Bodohnya aku mengungkit masa lalu.

“Bukankah kau tidak suka mengungkit masa lalu Minho hyung??” aneh rasanya mendengar Taemin memanggilku hyung, aku sudah terbiasa diapanggil yeobo olehnya.

“Itu karena hatiku sakit sekali saat kau bersama Kibum..”

“Apa yang kau ketahui hyung?? Kau bahkan tidak pernah memberiku kesempatan untuk menjelaskan..” Taemin memutar bola matanya dan melanjutkan langkahnya.

“Untuk apa kau menjelaskannya.. kau sudah bersama Kibum sekarang..semuanya sudah jelas bagiku..” dia menghentikan langkahnya lagi, dan berjalan mendekatiku. Matanya seperti ingin memakanku.

“Pergilah jauh-jauh! Dan jangan mengirimku ice cream lagi!” Taemin mendorong tubuhku dengan kedua tangannya, membuatku melangkah mundur. Dorongannya tidak cukup kuat untuk membuatku terjatuh.

Baiklah. Sekarang Taemin meninggalkanku. Jangan salahkan aku kalau ditengah jalan ada yang membully mu lagi Taemin! Namja pabo!

Ngomong-ngomong soal ice cream, aku penasaran siapa yang sudah mengirimnya. Bukankah toko ice creamnya ada disekitar sini? Mungkin aku akan coba menanyakannya pada penjaga toko.

//

Frizzy Ice Cream.. nama yang sama seperti yang terdapat dikemasan ice creamnya. Sepertinya aku pernah melihat toko ini sebelumnya. Aku masuk kedalam toko ice cream yang cukup ramai dikunjungi orang meskipun dimusim sedingin ini. Banyak anak SMA seusiaku yang membeli ice cream disini. Toko ini memang cukup popular dikalangan anak sekolah. Aku menghampiri counter penjaganya.

“Permisi..apakah toko ini melayani delivery order?” tanyaku. Kulihat papan namanya ‘Shindong’. Jadi nama namja ini Shindong.

“Ne..kau juga bisa mengirimnya untuk seseorang..” jawabnya, wajahnya ceria sekali.

“emmm..ada yang ingin kutanyakan sebenarnya..”

“emmm..tanyakan saja..” dia menirukan nada bicaraku. Pelayan yang menyenangkan.

“Apakah Choi Minho pernah memesan disini? Dia memesan vanilla ice cream..” aku mengetuk-ngetuk counter dengan jari-jariku. aku gugup. Apakah Shindong akan memberitahuku?

“Tunggu sebentar..” kujinjitkan kakiku, kulirik sedikit apa yang diketiknya dilayar. Mulutnya menyebut nama Choi Minho dan jarinya menelusuri nama Choi Minho. “AHA!..tidak ada Choi Minho didaftar pemesan kami..” jawabnya.

“Apa? Kau yakin?” sedikit kecewa, tapi dikartu itu tertulis namaku.

“Aku yakin.. tapi ada seorang yang bernama Jinki yang mengirimkan Vanilla ice cream kepada Lee Taemin atas nama Choi Minho..”

“Jinki??”

“Kibum juga pernah memesan ice cream yang sama dan atas anam Choi Minho..”

“Kibum??” tidak cukupkah Kibum sudah merebut taemin dariku?? Sekarang dia memperkeruh hubungan kami dengan mengirim ice cream atas anamaku?

“Apa kau Lee Taemin??” Tanya Shindong.

“Bukan..aku Choi Minho.. aku hanya mengecek.. Kamzahamnida..”

“Kau tidak akan memesan??” tawarnya.

“hhmmm..aku ingin vanilla ice cream saja..”

“Kau tidak usah memesan jika kau tidak mau..” Shindong tahu ku terpaksa memesan.

“Tidak apa-apa..aku..sekalian menunggu teman..” jawabku mengelas.

“Kau menunggu Kibum dan Jinki?? mereka sebentar lagi datang untuk memesan..seperti biasanya..” Apa? Benarkah? Senang akhirnya dapat memergoki mereka.

“Kamzahamnida..jika mereka sudah datang.. bisakah kau beritahu kalau aku menunggu mereka?” pintaku sambil mengambil ice cream pesananku. Sebenarnya ice cream yang terpaksa kupesan.

“Baiklah..” jawabnya. Aku membayar kemudian mencari tempat duduk yang kosong dan mudah terlihat dari counter.

//

Ice creamku sudah habis..aku belum melihat batang hidung Kibum. Aku memainkan sendokku, memutar-mutarkannya pada gelas ice cream yang sudah kosong. Aku tidak suka menunggu. Mungkin hari ini bukan hari keberuntunganku, mungkin besok aku bisa bertemu dengan si pembuat onar Kibum.

Aku berdiri beranjak dari kursiku. Seperti mandapatkan lotere, aku melihat Kibum dan Jinki hyung di counter, mereka sedang memesan. Kibum menggandeng tangan Jinki hyung mesra, ternyata dia berselingkuh dengan Jinki hyung? aku akan menghajarnya nanti kalau sampai dia menyakiti Taemin.

Kulihat Shindong menunjuk kearahku, kemudian Jinki hung dan Kibum terkejut melihatku menunggu disini. Mereka saling mendorong untuk menghampiriku. Kekanak-kanakan sekali.

“Minho..kau sudah lama menunggu?” Jinki hyung perlahan duduk didepanku.

“Kami bisa jelaskan..” Kibum langsung duduk disampingku dan memijit bahuku. Senyumnya seperti dipaksakan.

“Apa maksud kalian? Kalian berselingkuh dibelakang Taemin??” aku menapih tangan Kibum dari bahuku.

“Selingkuh??” Jinki hyung terlihat bingung. Apa Jinki hyung juga termasuk korban Kibum?

“Ya! Minho! Biarkan kami menjelaskannya padamu! Kau tidak pernah mau mendengarkan..aisshhh..” Kibum membentakku, seperti umma umma sajah.

“Kibum..kau takut aku memberitahu Jinki hyung kalau sebenarnya kau berpacaran dengan Taemin??”

“ahahahah..” Jinki hyung tertawa keras sekali. Kenapa? Dia senang menjadi yang kedua?

“Oke Minho! Diam dan dengarkan aku baik-baik..” Kibum menagkup wajahku dan mengarahkannya agar menatap mata Kibum. Aku segera menangkis tangannya dari wajahku.

“Kau tahu dari mana kalau taemin dan aku pacaran??” Kibum menggeleng-gelengkan kepalanya dan memutar bola matanya.

“Dongwoon..” jawabku. Memang benar, Dongwoon bilang dia ditolak Kibum karena Kibum bilang kalau dia sudah berpacaran dengan Taemin.

“Sudah kuduga..dan kau lebih percaya Dongwoon daripada Taemin??” Kibum melipat kedua tangannya dan bersandar pada kursi.

“Well..Taemin tidak pernah menjelaskannya..”

“Kau tidak pernah memberikannya kesempatan untuk menjelaskannya..kau langsung memutuskan hubungan kalian..” Kibum berkata seolah-olah dia tahu segalanya.

“Lalu maksudmu Dongwoon bohong??”

“Tidak..dia benar..tapi..”

“Apa maksudnya ini?? kau berbelit-belit sekali..” aku memelototi Kibum.

“Dongwoon menembakku paksa.. aku bilang kalau aku sudah punya pacar, memang benar aku sudah berpacaran dengan Jinki saat itu.. dia memaksa untuk bertemu dengan pacarku..karena Jinki masih berada di luar kota, maka aku meminta Taemin untuk berpura-pura menjadi pacarku..”

“Apa??”

“Tadi pagi pun..sebenarnya aku berusaha mengusir yeoja-yeoja yang mendekati Taemin karena melihatmu dengan wajah kesal dibelakang Taemin..”

“Kenapa kau juga menjauhkan Taemin dariku??” Tadi pagi itu jelas sekali Kibum menarik Taemin menjauhiku.

“Taemin bilang akan memberimu pelajaran karena sudah mengikutinya..maka aku kupikir lebih baik aku menjauhkannya darimu..benarkan keputusanku?” Kibum memberikan tanda V padaku.

“Lalu ice cream ini??” aku menunjuk pada bucket vanilla ice cream dimejaku..lengkap dengan kartunya.

“Minho..kau lupa..aigoo..aku pikir rencana kami akan mengembalikan hubungan kalian..” Kibum menarik Bucket ice cream kearahku. “Sepertinya api cemburumu sudah menghanguskan memori kalian..”

“Apa yang kau maksud Kibum??”

“Hyung dan Kibum mengirim vanilla ice cream atas namamu agar Taemin luluh dan kembali padamu..kami merasa bersalah karena sudah membuat kalian putus..maka kami ingin menyatukan kalian kembali..tapi..tampaknya rencana kami sia-sia..” Jinki hyung menggaruk-garuk kepalanya dan tersenyum kearah Kibum.

“Kenapa ice cream ini bisa menyatukan aku dan Taemin??” Kibum memukul belakang kepalaku.

“Aucchhh!!ada apa denganmu Kibum!!” aku mengusap kepalaku yang sudak ternodai pukulan Kibum.

“Cobalah untuk ingat kembali..sekarang tugas mengirim ice cream ini aku serahkan padamu!!” Kibum beranjak dari tempat duduknya dan menarik Jinki hyung dari tempat duduknya.

“Aku pikir akan lebih efektif apabila kau yang langsung mengirimnya..” Kibum memalingkan wajahnya dan pergi meninggalkanku dengan bucket ice cream vanilla ini.

Ice cream vanilla?? Kenapa aku harus mengirimnya ice cream vanilla?

Taemin POV

Ting~ Tong~

Itu pasti kiriman ice cream lagi! Aigoo Choi Minho!! Apa yang kau inginkan!!

Aku membukakan pintu, tadinya mau aku biarkan saja. Tapi rasanya tidak adil menghukum Wooyong hyung yang mengirim ice creamnya karena perbuatan Choi Minho.

“Ice cream..lagi!!” seru wooyong hyung. Aku menjadi dekat dengan Wooyong karena dia selalu mengirimku ice cream.

“Gomawo..Wooyong hyung..” aku menerima dengan terpaksa, bukan salah wooyong hyung..dia hanya menjalankan tugasnya.

“Selamat menikmati!!Taemin ah!!” Wooyong hyung melambaikan tangannya seraya meninggalkan pekarangan rumahku. Aku membalasnya dengan senyumanku.

Sekarang saatnya mengembalikan kembali ice cream ini kepada pemiliknya! Aku berjalan menuju rumah Choi Minho. Tidak ada mobil digarasi rumahnya, sepertinya orang tua Minho hyung belum pulang.

Aku menekan bel kekuat tenaga, berharap suara yang dikeluarkan lebih nyaring dan merusak gendang telinga Minho hyung.

Aku dengar seseorang berusaha membuka pintunya. Hanya dengan sekali bel? Tumben? Minho hyung yang membuka pintunya. Wajahnya tidak tampak kesal seperti biasanya, tapi itu tidak mengurangi rasa marahku hari ini.

“Ini milikmu??” aku menyodorkan bucket ice cream kedadanya.

“Kau tidak mau??” tanyanya. Kenapa dia melemah hari ini?

“Aku tidak mau memakan yang bukan milikku..” aku terus menyodorkan ice creamnya kepada Minho nyung, tapi dia tetap tidak mau menerimanya.

“Aku sengaja membelikannya untukmu..kau tidak suka?” apa dia salah minum obat? Dia mengakui kalau ini kirimannya? “Bukankah kau bilang ingin aku belikan satu bucket ice cream vanilla untukmu?? Aku sudah membelikannya untukmu sekarang..”

Dia ingat? Kenapa baru sekarang dia ingat permintaanku..pabo Choi Minho! Aku lihat kartu yang tergantung di bucket.. tulisannya berbeda dari hari-hari sebelumnya. Ini memang tulisan Minho hyung.. dan ada kata ‘Mianhe’ dibawahnya.

“Aku sudah tahu semuanya dari Kibum dan Jinki hyung..Mianhe Taemin..aku memang terlalu cemburu..” Minho hyung tersenyum padaku. Aku sangat merindukan senyumannya ini..

Langsung kupeluk tubuh Minho hyung. Aku bahagia sekali Minho hyung mau tersenyum lagi padaku.

“Kau mau menghabiskan ice creammu sendiri Taeminie??” Minho mengusap-usap kepalku.

“Kalau yeobo mau..bisa temani aku menghabiskannya??” Minho hyung mengambil bucket ice cream dari tanganku dan mempersilahkan aku masuk.

//

“Aigoo..aku kenyang sekali..” aku menepuk-nepuk perutku yang membesar karena ice cream.

“Jangan senang dulu Taemin..masih ada delapan bukcket lagi dikulkasku..” Minho mengangkatku dan mendorongku menuju dapur.

Minho hyung membukakan kulkasnya, dan kulihat bucket ice cream vanilla memenuhi kulkasnya.

“Yeobo, kau masih menyimpannya??” tanyaku.

“Entahlah..aku tidak pernah mau membuangnya..mungkin kita bisa mengundang Kibum dan Jinki hyung untuk menghabiskannya..”

“Ide yang bagus!”

“Ahahahahhahah”

-Tamat-

58 responses to “(YAOI/1s) VANILLA ICE CREAM

  1. Onkey bgs jg idenya… 2min blikan lg brarti… Dongwoon ampe segitunya ditolak key… Onkey daebak…2min jg… Jjong ma sapa?

  2. Ping-balik: I LOVE YOU READER *muaaacccchhh* « blinggey·

  3. aishh warnanya kok putih ? Payah baca kalo dari ponsell😦 jadi musti di blog segala macam:/
    ceritanya kerenn aku suka🙂
    LIKE !!

  4. wah.. sempat ketipu banyak diawalnya. benar – benar dah bkin tidak bisa tertebak.. tebakan saya salah semua lol
    \hohohohhohoo

    kirain si kodok ama si ketem mushuan.
    eh tengah2 dia ternyata sempat pcara sama si ketem aigooooooooo

    sikodok selalu ye cemburuannya mampus.. hahahahah.. tapi si ketem lebih cemburuan dah..

    kibum.. aku kira emang pacaran ama si ketem. untung lah si jinki.. yuhu.. jinkibum.. lalalalala.. saya senang sekali dah

    itu makan ice cream sebayak itu gimana? o______________O mau dong ..huksss

  5. aku kira tumin emang dendam keramat
    eh ternyata putus toh~~
    tapi ceritanya bikin mewek(?)
    hahahaha
    gara gara baca ini jadi kepingin makan ice cream vanilla pula aku😄
    good job thor

  6. huwaaa….
    nieeh efef kerenn…
    rumit gituee,,, awal nx aq kra tueh 2min musuh’n,,,
    eh, trnxta prnah pcaran toehh….

    itue taekey kirain bner pcaran,,,
    eh, trnxta kgak toh…

    bener-bener rumit,,, baru ngerti stlah minho dngerintt pnjlasan dri onkey…
    daebak deh pkok nx….

    ehh, saia lupa knalin ndriee…..(siapa xg nanxa coba)
    naneun ‘tAeYoteN’u_U imnida…
    readers baruu dcniee,, dn ine efef prtma xg saia baca…

    saia sngatt sneng bca efef 2min baik ituee YAOI atpo puentt SG…
    HWAITING author bkin efef kyak gnie….^^9

  7. kok ga ada apa2 cingu? Mna ff’y, pdhal aq penasaran sma nie ff, dri judul’y aja udh manis, tp ga bisa di baca sedikitpun😦

  8. ampuuun deh, temin kaya es krim vanilla, dingin sma manis.

    Ternyata eh ternyata onkey couple to yg slma nie ngirimin temin es krim mlu spya baean lgi ama c abang minho😀

  9. minho just understanding with taemin,,
    i hate minho who never want listened a reason about taemin and key’s case….
    i like it,,minho and taemin has a big prestige but they’re still love each other,,

  10. Aih judulnya pas banget,, sempet ngira di awal kalo minho ama Taemin musuhan. Dan ternyataaaaaaaaaaaa mereka mantan pasangan yak?!?
    Ckckckckck
    Manis ih, itu minho nya keterlaluan, masak gak mau dengerin penjelasan Taemin dulu? Main mintak putus aja nih bocah, untung saja inin onkey nya punya inisiatif.
    Ayok oenni bikin 2min lagi yang manis manis..
    FIGHTING !!!!!! ^^

  11. 2min beraksi!!! xDD
    berkat si onew ama key .. lagian kenape putus coba, dengerin penjelasan.na tetem dong *gigit.minho* ..
    saia ngira tetem pacaran ama emak key .__.v

  12. Ghea eonnie.. aku numpang baca + komen nih…
    Ehermm…

    Jadi itu semua ulahnya Key ma Onew buat balikin Taemin ma Minho ya?
    Aigooo… tapi tak apalah mereka beneran balikan.. so sweet banget dehh

  13. aaa neomu choaaa><

    si minong cemburuan banget!

    aaa aku suka endingnya eh salah aku suka semuanyaaaaaa*aegyomodeon

    mueheheheehe love ittt!♥▔□▔)/▔□▔)/▔□▔)/

  14. hanya keslahpahaman ternyata.

    hubungan 2min memburuk da membaik karena onkey.
    chukae atas kembali.a hubungan kalian. jangan bertengkar lagi

  15. awalnya aku pikir beneran itu tetem jadian ama key…merekakan uke sama uke…hhe #Ups…

    tapi cara jin ki dan kibum mempersatukan mereka kembali memang cara yang manjur…ahahaha….

    abang minho jangn jemberong buta ama tetem lagi yagh kasian tuh tetemnya….

  16. Aishh,. Jadi mereka putus gara2 salah paham,. Minho cemburuan banget dhech Coba dengerin penjelasan taemin dulu pastikan gag bkalan putus,.
    UntUng’a ada onkey~
    .
    Sini aq bantUin abisin es crim *narik jonghyun biar ikut*

  17. Dasar minho egois ga mau denger penjelasan orang lain!!
    Thanks to onkey walopun ini salah mereka kekeke

  18. eh si onkey mah baik pisan..
    ternyata dia yg berusaha nyatuin 2min..
    onkey daebak..

  19. 2min so sweet bgt…
    onkey’a juga baik bgt,,, ngirim eskrim wat nyatuin 2min gy… hehe
    aq jadi mau eskrim’a juga… hehehe

  20. Ahhhh maniss… Semanis vanilla ice creamm.. Suka sekalii… Suka sekali bagian Minho berantem sama taemin… 2min berantem aja tetep manisss…. sweet 2min.. muaachh…

  21. Ceritanya ringan bikin senyam-senyum pas dibaca but sumpah ada part horror disini menurut saya dan part horror itu maksudnya TaeKey ukexuke yaAllah horror banget apalagi dua-duanya sama-sama cantik apa lagi yg lebih horror dari ini? Bisa2 genre berubah dari yaoi jd yuri(?) Hahaha well tp endingnya sweet happy suka :3 oke thanks for the ff today MASHITA!😀

  22. Aigo minho cemburuan bener……gak nunggu penjelasan lngsng main putus ajah….
    Tp tp itu endnya pas balikan 2min manis bngtlah….. *♡*
    vanila ice cream..!!!ah jd pngn nih….. (>_<)

  23. Wkwkwk…. Setelah baikan malah jadi pasangan evil mereka. Kasihan Kibum & Jinki, bakalan mabuk ice cream nich keliatannya…wkwkwk….:D

    Minho sich pake acara nggak mau denger penjelasan Taemin*pukul kepala Minho*…
    Pake acara ngelupain permintaan Taemin lg, yg pengen dibeliin satu bucket ice cream vanilla*pukul kepala Minho lg* wkwkwk…. kabur sebelum dihajar Minho…

  24. yuhuu,,2Min nie…
    sweettt yah,,,kayak judulnya….dingin2 empuk,lembut….suka
    2minshipper jg nie……hehehe

  25. Aigoo.. 2min kl brtengkar tambh lucu. Thanks to onkey yg mmbuat mslh mskipun niatx baik hahaha..
    Critax daebak😀

  26. woiiii 2min undang guee juga donk,,
    Kenapa ice cream vanilla minthor kenapa g yg rasa banana??? #plakk

    Bagus like it

  27. o’o aku tertipuuuuu lagiiiiiii huhuhu….
    dugaanku semuanya SALAH….. akh oeni emg pinter deh bikin alur yg gak ktebak…… ckckkc jempol buat oeniii…..

    aku pikir 2min gak akur soalnya blm apa2 udah saling teriak teriakan tapi ternyataaaaaaaa jreng jreng mereka mantan kekesih berarti itu mereka celebek yah hahahahah

    jiaaaahhh ternyata jibum yg dibalik semua ini,,, akhirnya misteri 2min sudah terkuak semua hoohhohoo
    ini bagussssss daebak!!!!

  28. makanya minho jgn cemburu dluan dan gak mau kasih waktu taemin buat jelasin…
    gini kan jadinya…

    untung akhirnya salah paham ini bisa teratasi…

  29. Ice cream vanila kesukaan w tuch,,, mau donk d undana wat ngabizinnya

    hoho ngareeppp🙂

    Jdi mereka salh faham toch,.,❤

  30. lucu romantis manis seruuu aku suka minho cemburu ama tetem coz akhirnya sweettt…
    aku lbh ska bca ff yaoi d bnding stright… crita ama bahasanya lebih halusss

  31. aku smpe nangis, pdhak ini bkan sad.  aduuuhh, g adil bgt jdi taemin, cuma lgi2 aku suka taemin dsini, dia teggaaaarrrrr..😄 Mestinya taemin hajar aja dlu si minong. wkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s